Latest News

Mixagrip War Day Sumbangkan 30 Tong Sampah Kepada Puskesmas di Bandung

Mixagrip War Day Sumbangkan 30 Tong Sampah Kepada Puskesmas di Bandung

Kalbe.co.id - Mixagrip War Day mencapai puncak acara pada tanggal 17 April 2011 yang diselenggarakan di GOR Bandung dimana pada hari tersebut dilakukan pendeklarasian 180 SATGAS MIXAGRIP WAR Flu dan Batuk agar di kemudian hari mereka menjadi duta kesehatan bagi lingkungan sekitarnya untuk memerangi flu dan batuk agar generasi muda dapat terus berprestasi dan berkreatifitas.

Selain itu, pada hari tersebut juga diserahkan 30 tong sampah yang telah dihias oleh siswa-siswa SMA dari 30 sekolah di Banung untuk iserahkan kepada puskesmas-puskesmas-puskesmas di wilayah Bandung. Tong sampah tersebut merupakan hasil kreasi siswa yang menunjukkan tekadnya memerangi flu dan batuk. Diharapkan semangat dari para siswa dapat juga diikuti oleh masyarakat sekitar. Selain itu, sumbangsih ini diharapkan dapat melatih kepedulian sosial siswa terhadap lingkungan sosial di sekitar kita.

Mixagrip War Day merupakan sebuah rangkaian acara besar yang mengkampanyekan gerakan WAR, yaitu Waspada, Antisipasi, dan Redakan dari penyebab dan gejala flu dan batuk kepada generasi muda di Bandung. Diharapkan acara ini dapat menjadi pemacu generasi muda untuk terus memerangi flu dan batuk dan menjadi duta kesehatan bagi lingkungan sekitarnya agar generasi muda Indonesia dapat terus berprestasi dan berkreatifitas.

Pada Mixagrip War Day juga diserahkan beberapa penghargaan, yaitu sekolah sehat yang dimenangkan oleh SMA 2 Bandung sementara guru pembimbing dan satgas terbaik dimenangkan oleh Dedi Heryadi dari SMK Pasundan 1.Ajang pemberian penghargaan sekolah sehat merupakan pilot project PT Kalbe Farma untuk meminimalisasi penyebaran penyakit flu dan batuk. "Berdasarkan data, sekitar 70 persen ketidakhadiran siswa di sekolah diakibatkan flu dan batuk," ucapnya.

Ditambahkan Kasi Penyehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Kota Bandung, Anhar Hadian, flu dan batuk yang terlihat sepele justru lebih mematikan dan bisa menjangkiti penderita dalam jumlah banyak.

"Sejarah mencatat, pernah terjadi pandemik flu dan batuk yang mengakibatkan ratusan ribu orang meninggal," terangnya. Karena itu, siswa SMA diharapkan akan memutus mata rantai penyebaran penyakit flu dan batuk tersebut.

Print
1531 Rate this article:
No rating

Please login or register to post comments.

Name:
Email:
Subject:
Message:
x