Berita Terbaru

KALBE EDUKASI WASPADA BRAIN FOG SEBAGAI EFEK JANGKA PANJANG PASCA COVID-19

KALBE EDUKASI WASPADA BRAIN FOG SEBAGAI EFEK JANGKA PANJANG PASCA COVID-19


       Press Release No. 046/KFCP-DIR/PR/VIII/21

Jakarta, 18 Agustus 2021, PT Kalbe Farma Tbk (Kalbe) mengadakan edukasi kesehatan bersama media secara daring dengan tema “Waspada Brain Fog Sebagai Efek Jangka Panjang Pasca COVID-19 yang menghadirkan narasumber Dr. dr. Yuda Turana, Sp.S – Dokter Spesialis Saraf RS Atmajaya (Counselor – ALZI/Alzheimer Indonesia) dan Nandhita Octavia Nugriani, S.T., B.Eng – Product Management PT Kalbe Farma Tbk. Edukasi ini bertujuan memberikan informasi kepada masyarakat mengenai gejala Brain Fog sebagai fenomena long covid pasca sembuh dari infeksi COVID-19, sosialisasi bagaimana bisa terjadi Brain Fog, apakah berbahaya, dan bagaimana tips terapi nya untuk mencegah gejala tersebut menjadi salah satu resiko terjadinya penyakit pikun usia dini (demensia dini) serta memperkenalkan suplemen kesehatan Citicoline (Brainact Odis®) yang berfungsi membantu terapi Brain Fog dengan efek samping aman, rasa segar, dan benefitnya cepat larut dalam mulut tanpa perlu dibantu air minum (praktis).

 

“Kalbe berkomitmen dalam memberikan edukasi kesehatan guna meningkatkan pengetahuan dan kesadaran kepada masyarakat dalam menjaga kesehatan mulai dari pencegahan hingga pengobatan,” ujar Anita Lestari Halim, Senior Product Manager PT Kalbe Farma, Tbk. “Di tengah pandemik COVID-19 ini, banyak masyarakat yang terkonfirmasi COVID-19 namun pasca sembuh mereka harus menjalani terapi untuk menurunkan frekuensi gejala Brain Fog sebagai fenomena long covid, dan selalu memperhatikan protokol kesehatan dalam beraktivitas. Oleh karena itu, kita harus tetap menjaga kesehatan dan memulihkan daya tahan tubuh dengan pola hidup sehat, rutin olah raga dan memenuhi kebutuhan nutrisi dari makanan & suplemen,” lanjut Anita.

 

“Tidak semua pasien yang sembuh dari infeksi Covid-19, mengalami bebas gejala pasca sembuh. Banyak di antara mereka yang dilaporkan mengalami rasa lelah dan pusing yang berkelanjutan. Penurunan fungsi kognitif menjadi dampak klinis jangka panjangnya, yang dikenal dengan istilah Brain Fog yaitu gejala yang terkait fungsi otak pada kemampuan konsentrasi, memori, dan komunikasi,” kata Dr. dr. Yuda Turana, Sp.S – Dokter Spesialis Saraf RS Atmajaya (Counselor – ALZI). “Penyebab gangguan kognitif bersifat multifaktor, sehingga melakukan pola hidup sehat, sehat fisik dan psikis sangat diperlukan saat pandemik COVID-19 saat ini,” tambah Dr. dr. Yuda.

 

“Salah satu upaya untuk mencegah terjadinya penyakit pikun usia dini (demensia dini) akibat gejala Brain Fog sebagai fenomena long covid pasca sembuh dari infeksi COVID-19 dengan menjaga daya tahan tubuh agar tetap produktif dengan konsumsi suplemen kesehatan,” ujar Nandhita Octavia Nugriani, S.T., B.Eng – Product Management PT Kalbe Farma Tbk.Suplemen kesehatan Citicoline (Brainact Odis®) yang berfungsi membantu terapi Brain Fog dengan efek samping aman, rasa segar, dan benefitnya cepat larut dalam mulut tanpa perlu dibantu air minum (praktis) sangat cocok dikonsumsi untuk menjaga daya tahan tubuh dan tetap produktif khususnya di era pandemik ini,” tutup Nandhita. 

 

Sekilas tentang Kalbe

PT Kalbe Farma Tbk (“Kalbe”) berdiri sejak tahun 1966 dan merupakan salah satu perusahaan farmasi terbuka terbesar di Asia Tenggara. Kalbe memiliki empat divisi utama yang menangani portofolio merek yang handal dan beragam; divisi obat resep (Cefspan, Brainact, Broadced, dll); divisi produk kesehatan yang menangani obat bebas (Promag, Mixagrip, Komix, Woods, Fatigon, dll), multivitamin (Fatigon, H2, XonCe, Hevit-C, JossC1000 dll), dan minuman supplemen dan siap saji (Hydro Coco, Extra Joss), divisi nutrisi (ChilKid, Prenagen, Diabetasol, Zee, dll); dan divisi distribusi. Kalbe kini memiliki lebih dari 40 anak perusahaan and 14 fasilitas produksi berstandar internasional, dan mempekerjakan sekitar 17.000 karyawan, yang tersebar di 76 cabang di seluruh Indonesia. Sejak tahun 1991, saham Kalbe tercatat di Bursa Efek Indonesia (IDX:KLBF).

Print
1753 Rate this article:
No rating

Please login or register to post comments.

Name:
Email:
Subject:
Message:
x