
Kalbe.co.id - Penelitian yang dilakukan oleh dr. Sara Tehrani dan rekan dari Karolinska Institutet,
Department of Clinical Sciences, Danderyd Hospital, Division of Internal Medicine, Stockholm, Swedia, memperlihatkan bahwa atorvastatin kemungkinan memiliki efek antitrombotik pada pasien-pasien diabetes tipe-1 dengan dislipidemia. Hasil penelitian ini telah dipublikasikan secara
online dalam
Journal of Thrombosis Research 2010 bulan Juli.
Dr. Sara Tehrani sebagai pemimpin penelitian mengatakan bahwa terapi atorvastatin memiliki efek antitrombotik yang tidak berhubungan dengan kemampuannya dalam menurunkan kadar lemak darah, dan menunjukkan efek pleiotropik obat-obat golongan statin.
Penelitian yang dilakukan oleh dr. Sara dan rekan merupakan penelitian acak, tersamar ganda, silang, melibatkan 20 pasien diabetes tipe-1 dengan peningkatan kadar kolesterol LDL (low-density lipoprotein) >2.5 mmol/L. Pasien yang dilibatkan dalam penelitian ini rata-rata berusia antara 30-70 tahun. Pasien secara acak diterapi dengan atorvastatin 80 mg sehari atau plasebo selama periode 2 bulan. Para ahli penelitian ini mengukur koefisien permeabilitas struktur jaringan fibrin dalam plasma yang dikumpulkan dari peserta penelitian pada
baseline dan selama penelitian berlangsung.
Hasil penelitian memperlihatkan bahwa selama penelitian berlangsung, koefisien permeabilitas struktur jaringan fibrin meningkat secara bermakna pada kelompok pasien yang diberikan terapi atorvastatin. Selain itu pada akhir masa terapi, ekspresi glikoprotein IIIa, P-selectin dan tissue factor menurun secara bermakna dibandingkan dengan baseline pada kelompok yang diberikan atorvastatin
Sedangkan pada kelompok yang diberikan plasebo tidak mengalami perubahan positif seperti yang terjadi pada kelompok atorvastatin.
Dr. Sara Tehrani dan rekan meynimpulkan bahwa selain dapat menurunkan kadar lemak darah, obat-obat golongan statin diperkirakan memiliki efek pleiotropik baru, yaitu efek melindungi vaskular.
Selain memiliki efek dalam menurunkan kadar lemak darah, atorvastatin dalam penelitian yang dilakukan oleh dr. Sara Tehrani dan rekan diperkirakan memiliki efek antitrombotik.