Rating : ratings 0.0%

Penanganan Sleep Apnea lebih sederhana Tampaknya lebih Efektif dan Terjangkau

(13-Mar-2009)
Oleh: NFA
Print Preview
Penanganan Sleep Apnea lebih sederhana Tampaknya lebih Efektif dan TerjangkauKalbe.co.id - Menurut para penelitia Australia, metode lebih sederhana dan murah dalam diagnosis dan penanganan obstructive sleep apnea (OSA) sama efektivitasnya dengan protokol tradisional yang mengandalkan dokter spesialis dan telaah tidur. Studi ini dipublikasikan dalam edisi kedua Maret the American Journal of Respiratory and Critical Care Medicine.

Penderita OSA mengalami 20-30 kali lebih henti napas dalam sejam tidurnya. Kondisi ini berdampak pada 20-30 juta orang Amerika dewasa, yang dapat menyebabkan masalah kardiovaskular, hipertensi dan masalah kesehatan lainnya. Kelelahan siang hari yang disebabkan oleh OSA juga meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas dan kecelakaan kerja.

Di dalam studi, tim peneliti membandingkan pendekatan diagnosis dan penanganan yang disederhanakan pada hampir 200 orang penderita OSA sedang dan berat, menggunakan perawat berpengalaman, diagnosis di rumah dan mesin otomatis continuous positive ariway pressure (CPAP) versus pendekatan tradisional.

Penderita di kelompok perawat memerlukan rata-rata 0,18 konsultasi dokter dibandingkan rata-rata 2,36 konsultasi pada kelompok dokter. Tidak ada perbedaan pada hasil akhir, termasuk kadar mengantuk, kualitas hidup yang diukur, kemampuan memecahkan teka-teki dan kepatuhan penggunaan CPAP. Biaya rata-rata diagnosis dan penanganan penderita di kelompok perawat lebioh rendah $722 dibandingkan di kelompok dokter.

Nick A. Antic dari Adelaide Institute for Sleep Health mengatakan rilis berita the American Thoracic Society bahwa temuan utama studi ini adalah pelayanan model sederhana tidak lebih inferior dibandingkan model berbasis rumah sakit yang dipimpin dokter. Mereka senang indikasi yang mengarah akses yang lebih baik bagi pelayanan kesehatan tidur untuk penderita OSA sedang-tinggi, dengan biaya efektif tanpa mengorbankan hasil.

Menurut Antic, negara-negara barat menunggu pelayanan pengobatan tidur sangat lama. Di negara-negara berkembang, tidak ada pelayanan pengobatan tidur di hampir semua area. Edward Grandi, direktur eksekutif American Sleep Apnea Association mengatakan bahwa pendekatan ini bermanfaat dalam jumlah yang signifikan pada kasus apnea komplikasi karena tidak tertangani akibat biaya tinggi.

Bookmark and Share

Related Articles:

http://www.kalbe.co.id/files/product/banner/ftgss
http://www.kalbe.co.id/files/product/banner/
Calendar of Events