
Kalbe.co.id -
Bertempat di Hotel Ritz Carlton Pacific Place Jakarta, berkumpul sekitar 600
dokter yang
berminat terhadap Kedokteran Estetika.
Sebagian besar peserta
yang datang dari seluruh
Indonesia adalah anggota perhimpunan seminat
Dokter
Estetika Indonesia (PERDESTI). Dalam
sambutannya, Ketua Panitia dr Theyroto
menjelaskan mengenai tema yang diusung acara
yang juga diikuti dengan
Rakernas pertama dari organisasi ini yaitu, "the latest breakthrough in
aesthetic
medicine".
Sesudahnya tampil Ketua PERDESTI, dr Teguh Tanuwidjaja. Menurut Teguh,
dengan adanya perhimpunan ini, para
dokter yang berpraktek di bidang
estetika (dokter
umum maupun dokter spesialis), mempunyai wadah untuk
saling tukar menukar informasi,
menambah ilmu. Ini semua tentu untuk
kepentingan
bersama termasuk kepentingan
masyarakat yang dilayani.
Setelah seremoni pembukaan dilanjutkan dengan presentasi mengenai "Pedoman
Penyelenggaraan Klinik Kecantikan Estetika" oleh dr Embry Netty M. Kes,
Direktur Bina Pelayanan Medik Dasar Depkes RI.
Kemudian berturut-turut topik yang ditampilkan pada hari pertama Simposium
Kedokteran Estetik ini adalah:
-
Regulation of Production, Distribution and Usage of Aesthetic Product
-
Reviewing legal aspect of Aesthetic Medicine Practise related to the
recent regulation
-
Aspek Medikolegal dokter yang bekerja di bidang Estetik Medik