Aerrane®
Composition
Setiap botol Aerrane 250 ml mengandung isoflurane 100%.
Pharmacology
Isoflurane merupakan cairan yang mudah menguap (volatil) yang digunakan untuk anestesia inhalasi. Baunya sedikit tajam sehingga membatasi kecepatan induksi.Isoflurane tidak dianjurkan untuk induksi tunggal (sebaiknya bersama dengan obat I.V).
MAC Isoflurane 1,15. Isoflurane bersifat depresan napas sehingga napas harus dimonitor ketat dan bila perlu diberi penunjang ventilasi. Semakin tua usia, MAC isoflurane semakin kecil.
Kelarutan isoflurane dalam darah dan jaringan rendah (koef.partisi darah:gas= 1,46) sehingga onset cepat dan pulih sadar cepat. Isoflurane sedikit dibiotransformasi oleh enzim sitokrom P450 di hati (0,17%) sehingga metabolit inorganic fluoride (bersifat nefrotoksik) yang dihasilkan sedikit sehingga tidak toksik terhadap ginjal. Kelarutan isoflurane dalam darah dan jaringan rendah sehingga isoflurane cepat dieliminasi dan menyebabkan pulih sadar yang cepat.
Indication
Aerrane® digunakan sebagai senyawa inhalasi untuk induksi dan untuk pemeliharaan anestesia.
Contra Indication
• Hipersensitif terhadap obat anestesia berhalogen
• Pasien yang secara genetik rentan terhadap hipertermia maligna / punya riwayat
hipertermia maligna
• Pasien dengan riwayat gangguan fungsi hati
• Operasi obstetrik
• Pasien dgn pengobatan MAOI nonselektif
Warning
• Aerrane® diberikan melalui vaporizer khusus utk isofluarane oleh orang yg
berpengalaman.
• Aerrane® dapat mempengaruhi pernapasan sehingga sistem pernapasan dan
ventilasi harus dimonitor.
• Aerrane® dapat meningkatkan aliran darah ke otak sehingga tekanan cairan otak
meningkat.
• Hati-hati pemberian Aerrane® pada pasien miastenia gravis dan pasien dengan
penyakit arteri koroner.
• Pasien yang dipulangkan dari rumah sakit harus didampingi dan tidak boleh
mengkonsumsi alkohol.
• Selama kehamilan, Aerrane®digunakan jika manfaatnya lebih besar daripada
resikonya terhadap janin.
• Hati-hati pemberian Aerrane® pada ibu menyusui.
Adverse Reaction
• Hipertermia maligna
• Hipotensi arterial
• Takikardia
• Batuk & laringospasme pd induksi
• Gangguan fungsi hati
• Mual muntah
• Ruam kulit
Dosage
Induksi anestesia :
• Mulai dosis 0,5% lalu dinaikkan secara bertahap.
• Dosis 1,3 – 3,0% dpt menyebabkan anestesia dlm 7-10 menit
Pemeliharan anestesia :
• 1,0 – 2,5 % Aerrane® + N2O/O2
• 1,5 – 3,5 % Aerrane® + O2100%
Pemulihan :
• Dosis diturunkan hingga 0,5 % saat operasi berakhir sampai 0 %
Presentation
Botol kaca coklat 250 mL.
Store at room temperature (25-30 0C)