Kalferon®
Composition
Tiap vial mengandung
Interferon alfa-2b rekombinan ………………………….. 3 juta
UI
Indication
Kalferon® diindikasikan untuk pengobatan hepatitis C akut maupun kronis. Untuk mencapai hasil pengobatan hepatitis C kronis yang optimal sebaiknya dikombinasikan dengan Ribavirin (Hepaviral®).
Contra Indication
Kalferon® rekombinan dikontraindikasikan terhadap pasien yang memiliki riwayat hipersensitivitas terhadap interferon alfa-2b rekombinan atau komponen lainnya dari produk ini.
Warning
Hati-hati pada pasien dengan kondisi medis yang lemah seperti pada pasien dengan riwayat penyakit jantung dan pembuluh darah, penyakit paru atau diabetes melitus yang cenderung ketoasidosis, pasien-pasien dengan gangguan koagulasi (misalnya tromboflebitis, emboli paru-paru) atau mielosupresi berat.
Pasien yang menerima terapi interferon alfa-2b dosis tinggi sebaiknya menghindari pekerjaan yang membutuhkan kesiagaan mental penuh, seperti mengoperasikan mesin atau mengendarai kendaraan bermotor.
Reaksi hipersensitivitas akut (seperti urtikaria, angioedema, bronkokonstriksi, anafilaksi) terhadap injeksi interferon alfa-2b jarang dijumpai selama terapi dengan injeksi interferon alfa-2b. Bila terjadi reaksi tersebut, obat harus dihentikan dan segera diberikan terapi medis yang sesuai. Ruam kulit, yang sifatnya sementara, dilaporkan terjadi pada beberapa pasien setelah penyuntikan, tetapi tidak sampai menyebabkan penghentian terapi.
Adverse Reaction
Efek samping yang umumnya terjadi adalah gejala yang menyerupai flu, seperti demam, sakit kepala, lelah, anoreksia, mual dan muntah yang makin ringan saat terapi dilanjutkan. Beberapa gejala flu tersebut dapat diminimalkan dengan cara penyuntikan dilakukan menjelang tidur. Antipiretik juga dapat digunakan untuk mencegah atau mengatasi demam dan sakit kepala. Efek samping lainnya adalah menipisnya rambut.
Dianjurkan agar pasien terhidrasi dengan baik, terutama pada tahap awal pengobatan. Efek samping spontan yang juga terjadi adalah gejala nefrotik, pankreatitis, psikosis, termasuk halusinasi, gagal ginjal dan insufisiensi ginjal.
Dosage
Hepatitis C akut
Dosis yang dianjurkan adalah 3 juta UI Kalferon®,
3 kali seminggu selama 12 minggu.
Hepatitis C kronis
Dosis yang dianjurkan adalah 3
juta UI Kalferon®, 3 kali seminggu selama 24-48 minggu (sesuai
genotipe virus hepatitis C), dikombinasikan dengan Ribavirin (Hepaviral®).
Pemberian Ribavirn (Hepaviral®)
disesuaikan dengan berat badan pasien
|
Berat Badan Pasien |
Dosis Ribavirin (Hepaviral®)
per hari |
Jumlah kapsul 200 mg |
|
< 55 kg |
800 mg |
2 kapsul pagi, 2 kapsul sore |
|
56 – 75 kg |
1000 mg |
2 kapsul pagi, 3 kapsul sore |
|
> 75 kg |
1200 mg |
3 kapsul pagi, 3 kapsul sore |
KALFERON® diberikan secara subkutan atau intramuskular.
Dosis Penyesuaian
Untuk pasien dengan penurunan jumlah sel darah putih, ganulosit, atau trombosit,
sebaiknya mengikuti panduan modifikasi dosis sebagai berikut :
|
Dosis Kalferon® |
Jumlah Trombosit |
Jumlah Sel Darah Putih |
Jumlah Granulosit |
|
Dikurangi 50% |
< 1,5 x 109/L |
< 0,75 x 109/L |
< 50 x 109/L |
|
Dihentikan secara
permanen |
< 1,0 x 109/L |
< 0,5 x 109/L |
< 25 x 109/L |
Pasien dengan jumlah trombosit kurang dari 50.000/mm3 jangan diberi
Kalferon® secara intramuskular,
tetapi dengan pemberian subkutan.
Terapi Kalferon® dapat
dilanjutkan dengan dosis seperti dosis awal, jika kadar sel darah merah,
granulosit, dan/atau jumlah trombosit kembali normal.
Kalferon® harus disuntikkan
segera setelah dilarutkan dengan 1 ml agua pro injeksi steril atau 1 ml larutan
NaCL untuk injeksi.
Presentation
Kalferon® 3 juta UI/vial : Box berisi 3 vial
Kalferon® Kit : Box berisi 3 aqua pro injection + 3 disposable syringe + 3 alcohol Swab
Hepaviral® : Box berisi 4 blister @ 10 kapsul Ribavirin 200 mg
Simpan Kalferon® interferon alfa-2b, sebelum dan setelah rekonstitusi pada suhu 2-80C(36-460F).
Kalferon® Kit disimpan pada suhu kamar (<300C). Hepaviral disimpan pada suhu < 250C.