FIMA HES 200®
Indication
- Terapi dan profilaksis untuk hipovolemia
- Syok yang berhubungan dengan perdarahan misalnya pada operasi, trauma,
luka bakar dan DBD
- Infeksi ( septik syok )
Contra Indication
Gagal jantung kongesif berat, gagal ginjal, gangguan koagulasi berat, hipervolemia, kehilangan cairan tubuh berat, perdarahan otak yang tidak dioperasi dan alergi pada HES
Warning
Interaksi Obat :
FIMA HES 200® mengandung ion Ca++. Dapat terjadi
endapan jika diberikan bersama fosfat anorganik, hidrogen karbonat dan oksalat.
Adverse Reaction
Efek Samping :
Muntah, demam, alergi dan kenaikan α amilase dalam darah
Dosage
Hanya untuk pemberian intravena
Jika tidak diresepkan, sesuai dengan kehilangan darah dan hematokrit sampai
kira-kira 20 ml/kg BB/hari dapat digantikan dengan 1,2 gram HES/kg BB/hari atau
setara dengan 1500 ml FIMA HES 200® pada pasien dengan BB 70 kg.
Pada keadaan syok septik atau syok kerena luka bakar, FIMA HES 200®
diberikan secara lebih lambat.
Dosis maximum 33 ml/kgBB/hari
Reference
- Messmer, K., L. Sunder-Plassmann: Schock In: Pathophysiologische Grundlagen der Chirurgie, 159-199 Hrsg.: Th.-O.Lindenschmidt, Thieme Verlag, Stuttgart, 1975
- Moretti EW, Robertson KM, El-Moalem H, Gan TJ: Intraoperative colloid administration reduces postoperative nausea and vomiting and improves post operative outcomes compared with crystalloid administration, Anesth Analg 2003;96:611-7
- J. Wilkes Nicholas, FRCA, Woolf Rex, FRCA, Mutch Marjorie, RGN, V. Mallet Susan, FRCA, Peachey Tim, FRCA, Stephens Robert, MBChB and G. Mythen Michael, MD: The Effect of balanced versus saline-based hetastarch and crystalloid solutions on acid-Base and electrolyte status and gastric mucosal perfusion in elderly surgical patients, Anesth Analg 2001; 93:811-6
- Gan T.J, MB, FRCA, Guerrero E.Bennet, MD, Phillips-Bute B, Ph.D, Wakeling H, MB, FRCA, D. Moskowitz M, MD, Olufolab Y, MB, S.N. Konstadt, MD, Bradford C, RN, Glass P.S.A, MD: Hextend, a physiologically balance plasma expander for large volume use in major surgery: A randomized phase III clinical trial, Anest, Analg. 1999;88:992-8