V-Bloc
- Carvedilol terbukti efektif menurunkan tekanan darah sistolik maupun
diastolik baik pada saat istirahat maupun aktivitas.
- Penyebab kematian karena gagal jantung, kematian mendadak dan iskemi
miokard lebih rendah pada kelompok Carvedilol dibanding dengan plasebo.
- Pemberian Carvedilol terbukti meningkatkan LVEF baik pada pasien iskemi
maupun noniskemi.
- Peningkatan LVEF pada kelompok Carvedilol lebih besar dibanding dengan
kelompok Metoprolol.
- Penurunan resiko kematian pada kelompok Carvedilol lebih besar dibanding
dengan kelompok Bisoprolol dan Metoprolol.
Composition
V-Bloc mengandung carvedilol 25 mg
Pharmacology
Antagonis reseptor beta1, beta2 dan alfa1 sehingga mampu menurunkan tekanan darah dengan mekanisme inotropik negatif & kronotropik negatif
Indication
Hipertensi Esensial
Contra Indication
Gagal Jantung NYHA kelas IV yang membutuhkan inotropik positif iv, asma bronkhial,PPOM, AV blok derajat 2-3, sick sinus, hipersensitif terhadap Carvedilol.
Warning
1. Perlu pengawasan pada penggunaan Carvedilol untuk penderita Diabetes Mellitus yang menunjukkan fluktuasi kadar gula darah dan pada kondisi puasa/diet yang ketat karena dapat terjadi hipoglikemia.
2. Penurunan tekanan darah yang cukup besar dapat terjadi pada pasien lanjut usia setelah pemberian dosis awal V-Bloc®, terutama bila sebelumnya telah mendapat obat diuretik.
3. Carvedilol tidak dianjurkan pada penderita dengan gangguan fungsi hati.
Adverse Reaction
Sakit kepala, gangguan saluran cerna, hipotensi, bradikardi, biasanya ringan dan terjadi pada awal terapi.
Dosage
12.5 mg satu kali sehari untuk 2 hari pertama, kemudiaan dilanjutkan dengan 25 mg satu kali sehari
Presentation
V-Bloc 25 mg dalam box isi 3 strip x 10 tablet
Reference
1. Packer M. Cardiovascular Dis 1998 41 (suppl.1) : 39-52
2. Drugs.1993.45(2) : 232-258
3. N. Engl J. Med. 1996 May 23; 334(21) : 1349-55
4. Circulation, 1996,94,2807-16
5. Circulation,102 : 546-51
6. AM,J.Health-Syst Pharm, 2001,58(2):140-51