43.Bedah Mikro
08/05/2007
.gif)
Teknik pembedahan makin berkembang dan bervariasi dengan berhasil dibuatnya mikroskop bedah. Orang boleh bersyukur, oleh karena bila dahulu suatu tindakan operasi tertentu dianggap hal yang muskyil, kini bukan apa-apa lagi. Ahli bedah dapat dengan mudah melihat jaringan-jaringan yang halus dan bagian-bagiannya yang sangat kecil dengan bantuan mikroskop tersebut, sambil tangan dan jari-jarinya tetap bekerja. Istilah bedah mikro sendiri baru pertama kali dikemukakan oleh Jacobsen dan Suarez, pada tahun1960, dalam "Clinical Congress of The American College of Surgeons".Walaupun sesungguhnya pembedahan dengan bantuan mikroskop telah dilakukan lama sebelumnya, yaitu oleh Nylen (1921) dan kemudian mulai populer setelah Perang Dunia keII, dibantu oleh pembuatan mikroskop bedah secara massal oleh perusahaan CARLZEISS pada tahun 1953. Siapa saja yang beruntung dengan makin berkembangnya teknik bedah mikro ini?Hampir dapat dikatakan seluruh bagiandari ilmu bedah, dokter ahli THT, mata, saraf kebidanan menikmati manfaatnya. Bedah mata misalnya, banyak sekali mengambil manfaat dengan adanya mikroskop bedah ini. Operasi-operasi semacam keratotomi, keratoplasti, keratotomi refraktif, epikerato fakia, ekstraksilensa ektrakapsular, dan bedah badan kaca untuk mengangkat benda atau jaring-andi.dalam badan kaca, sekarang dapat dilakukan. Tanpa bantuan mikroskoptersebut,operasi-operasidiatas sulit untuk berkembang. Tepatlah bila dikata-kan, menurut Chehab; bedah mikro itu suatu teknik bedahyangtidak memerlu-kan suatu keahlian tersendiri, melainkan merupakan suatu bagianintegral dari setiap keahlian pembedahan. Seorang ahli bedah harus terlatih dalamt eknik-teknik bedah mikro, dan sekaligus dapat mengembangkan kegunaan bedah mikroter-sebut dalam bidangnya.Bagaimana perkembangan bedah mikrodi Indonesia? Ini mungkin suatu pertanyaanyangbanyak orang ingin tahu jawabnya. Di Surabaya pernah diselenggarakan kursus bedah mikro. Demikian juga di Jakarta, pernah diadakan simposium dan lokakarya bedah mikro. Beberapa dari artikel-artikel yang diajukan dalam simposium tersebut dapat anda nikmati dalam CDK kali ini. Semoga bermanfaat.
5.
Operasi Katarak Ekstrakapsuler dan Implantasi Lensa Artifisial
Penulis :
Djoko Sarwono, dr
7.
Trabekulektomi: Teknik dan Penyulit Selama Pembedahan
Penulis :
Edi S. Affandi
10.
Penyambungan Tuba Faloppii
Penulis :
Yunizaf
13.
Menata Ilmu Gizi TerapanBagi Peningkatan Mutu Olahragawan Indonesia Menjelang Tahun 2000
Penulis :
S. Hadian
16.
Bahan Pemeriksaan Untuk Diagnosa Parasitologik
Penulis :
Noertjahjo
18.
Hukum dan Etika
Penulis :
CDK
19.
Kalender Kegiatan Ilmiah
Penulis :
CDK
20.
Humor Ilmu Kedokteran
Penulis :
CDK