26.Rasa Nyeri
12/02/4800
.gif)
Tiada hewan yang tidak berontak bila disakiti. Tapi manusia memang aneh. Ada yang menjerit bila kesakitan, ada yang diam saja, sebagian lagi bahkan merasa nikmat, seperti kaum masochistik. Itu polareaksinya. Terhadap persepsi nyeri itu sendiri juga ditemukan demikian banyak variasi. Ada orang yang telah merasa sakit dengan rangsang nyeri yang sedikit saja; di pihak ekstrim lain dapat dipertanyakan: apa yang dirasakan oleh seseorang yang mandi minyak mendidih (dalam keadaan trance)? atau yang tidur di atas paku-paku? Rasa nyeri masih tetap menjadi teka-teki, juga pada masa kini ketika dunia kedokteran telah merasa demikian maju. Namun sedikit demi sedikit bertumbuh juga pengertian kita akan rasa nyeri. Dan konsep-konsep pun datang silih berganti. Bila dulu analgesia akupunktur dianggap hanya sebagai efek "plasebo", kini ada data-data ilmiah yang menunjukkan mekanisme kerja akupunktur, yang diduga kuat dimediasikan lewat endorphine (Baca artikel dr. Husniah R). Dan plasebo tidak hanya bekerjalewat "mekanisme kejiwaan", tapi juga di-mediasikan lewat endorphine! Jadi, anggapan dahulu itu tidaklah terlalu salah, hanya pengertiannya berbeda. Dalam fisiologi nyeri kini muncul konsep tentang peranan prostaglandin, cyclic AMP, dan ion kalsium. Yang terakhir ini perlu mendapat perhatian lebih banyak, karena kini muncul obat-obat baru yang berfungsi sebagai antagonis kalsium tersebut.
3.
Renik tetapi Menyeramkan : Perkembangan suatu segi dalam ilmu dan teknologi menurut pandangan seorang pesimis
Penulis :
A. Hadyana Pudjaatmaka, dr.
12.
Perkembangan : Pengendalian Nyeri Kronik
Penulis :
CDK
13.
Sindroma Obstruksi Akutdari Vena Cava Superior
Penulis :
Susworo, dr
14.
Penyakit Paru Obstruktif Menahun : Diagnosisdan Penanganannya
Penulis :
Hadiarto, dr.
15.
Pengalaman Praktek : Shock Anafilaktik Akibat Pemakaian Obat per oral
Penulis :
A. Guntur Hermawan
16.
Sejarah Kedokteran
Penulis :
CDK
17.
Resensi Buku
Penulis :
CDK
18.
Catatan Singkat
Penulis :
CDK
19.
Humor Ilmu Kedokteran
Penulis :
CDK