25.Uji Klinik
27/01/2006
.gif)
Sekitar separuh dari penelitian-penelitian yang dimuat dalam majalah-majalah terkenal di dunia menggunasalahkan statistik, demikian dikutip Dr. Arini Setiawati dalam tulisannya pada nomor ini. Mungkin sedikit mengagetkan kita, tetapi sekaligus ini juga membuka mata kita mengenai sulitnya melakukan penelitian kedokteran secara benar. Itu pun baru satu aspek dari penelitian, segi statistiknya, belum aspek lainnya. Dengan harapan mengembangkan kualitas serta kuantitas penelitian kedokteran di Indonesia, nomor CDK kali ini menyorot uji klinik secara khusus. dr. Armen Muchtar mengawali nomor ini dengan membahas Prinsip Dasar Uji Klinik. Prinsip-prinsip dasar ini harus dipahami benar-benar. Melakukan uji klinik secara sembarangan berarti membuang biaya besar, memboroskan waktu, membahayakan subyek manusia dalam uji klinik itu, serta hasilnya menyesatkan dokter-dokter lain yang mempercayai hasil uji tsb, sehingga akhir-nya dapat membahayakan banyak orang.
4.
Fase-fase dalam Uji Klinik
Penulis :
CDK
9.
Uji Klinik dalam Nefrologi-Hipertensi : Praktek dan kesulitannya
Penulis :
R.P. Sidabutar
11.
Percobaan pada Manusia dan Etika Kedokteran
Penulis :
CDK
12.
Declaration of Helsinki
Penulis :
CDK
16.
Perkembangan : Sindroma Disuria-Piuria
Penulis :
CDK
17.
Kisah Rauwolfia
Penulis :
CDK
18.
Resensi Buku
Penulis :
CDK
19.
Catatan Singkat
Penulis :
CDK
20.
Humor Ilmu Kedokteran
Penulis :
CDK