PRESS RELEASE
LABA BERSIH PER SAHAM PT KALBE FARMA Tbk MENINGKAT 25,5%
PADA TRIWULAN KETIGA TAHUN 2009
Press Release No. 009/KFCP-DIR/PR/X/09, Tanggal 30 Oktober 2009
Jakarta, 30 Oktober 2009, PT Kalbe Farma Tbk (“Kalbe” atau “Perseroan”) telah menyampaikan Laporan Keuangan Konsolidasi (Tidak Diaudit) untuk periode Sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2009.
Untuk periode sembilan bulan tahun 2009, Penjualan Bersih Perseroan naik sebesar Rp 776 miliar atau 13,6% menjadi Rp 6.494 miliar dibandingkan periode yang sama pada tahun 2008. Hal ini didukung oleh kenaikan Penjualan Bersih Divisi Obat Resep yang menggembirakan pada sembilan bulan tahun 2009 yaitu sebesar 20,7%.
Penurunan harga-harga bahan baku utama yang disertai dengan menguatnya kurs tukar Rupiah terhadap mata uang asing terutama US Dollar telah menunjang pertumbuhan Laba Kotor Perseroan sebesar 13,9% menjadi Rp 3.192 miliar pada sembilan bulan tahun 2009 jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2008.
Jumlah Beban Usaha pada sembilan bulan tahun 2009 tercatat sebesar Rp 2.139 miliar, atau naik sebesar 7,8% dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2008. Pengendalian biaya penjualan serta biaya umum dan administrasi pada sembilan bulan tahun 2009 telah berhasil memperbaiki Marjin Laba Usaha Perseroan hampir sebesar 2% dari 14,3% pada sembilan bulan tahun 2008 menjadi 16,2% pada sembilan bulan tahun 2009.
Dengan demikian, Perseroan berhasil meningkatkan Laba Usaha sebesar 28,8% menjadi Rp 1.053 miliar pada sembilan bulan tahun 2009.
Berikut detail kinerja dari masing-masing Divisi Perseroan:
„X Divisi Obat Resep, memberikan kontribusi sebesar 25% terhadap Penjualan Bersih Konsolidasi, dengan membukukan Penjualan Bersih sebesar Rp 1.640 miliar pada sembilan bulan tahun 2009 atau meningkat sebesar 20,7% jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2008.
„X Divisi Produk Kesehatan, memberikan kontribusi sebesar 20% terhadap Penjualan Bersih Konsolidasi, dengan membukukan Penjualan Bersih sebesar Rp 1.284 miliar pada sembilan bulan tahun 2009 atau meningkat sebesar 12,0% jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2008. Peningkatan penjualan produk obat bebas beserta membaiknya penjualan produk minuman energi telah berhasil mengembalikan stabilitas penjualan Divisi tersebut.
„X Divisi Nutrisi, memberikan kontribusi sebesar 21% terhadap Penjualan Bersih Konsolidasi, dengan membukukan Penjualan Bersih sebesar Rp 1.350 miliar pada sembilan bulan tahun 2009 atau meningkat sebesar 6,3% jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2008. Turunnya harga bahan baku susu hingga hampir 50% dibandingkan dengan tahun 2008 dapat menekan jumlah Beban Pokok Penjualan.
„X Divisi Distribusi dan Kemasan, memberikan kontribusi sebesar 34% terhadap Penjualan Bersih Konsolidasi, dengan membukukan Penjualan Bersih sebesar Rp 2.220 miliar pada sembilan bulan tahun 2009 atau meningkat sebesar 14,3% jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2008. Peningkatan pendapatan dari pihak prinsipal dan penjualan alat-alat kesehatan menjadi faktor utama pertumbuhan Divisi tersebut.
Pada periode sembilan bulan tahun 2009, Perseroan berhasil membukukan Laba Bersih sebesar Rp 616 miliar, atau naik 22,2% jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2008. Hasil dari aksi korporasi pada bulan Agustus tahun 2009 yang berupa peningkatan kepemilikan Kalbe atas PT Enseval Putera Megatrading Tbk (“Enseval”) dari sebelumnya sebesar 58,19% menjadi 83,64% melalui Penawaran Tender telah terlihat dari peningkatan Laba Bersih Perseroan tersebut.
Dengan peningkatan Laba Bersih dan didukung oleh program Pembelian Kembali Saham, Perseroan dapat meningkatkan Laba Bersih per Saham sebesar 25,5% menjadi Rp 64.
Aksi Korporasi
Sampai dengan akhir bulan Oktober tahun 2009, Perseroan telah melaksanakan beberapa aksi korporasi, yaitu:
Pembayaran Obligasi Kalbe Farma I Tahun 2006
Pada tanggal 28 Juni 2009, Perseroan telah membayar lunas Obligasi Kalbe Farma I Tahun 2006 yang jatuh tempo sebesar Rp 300 milyar.
Pembagian Dividen Tunai
Sesuai dengan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan yang telah diselenggarakan pada tanggal 14 Mei 2009, Perseroan telah membagikan dividen sebesar Rp 12,5 per lembar saham pada tanggal 14 Agustus 2009 kepada setiap Pemegang Saham yang berhak atas Dividen.
Pembelian Kembali Saham
Program Pembelian Kembali Saham Berdasarkan Peraturan XI.B.3 Tahap C telah berakhir pada tanggal 18 Agustus 2009. Jumlah saham yang telah dibeli kembali sejak Pembelian Kembali Saham Tahap I, II, Berdasarkan Peraturan XI.B.3 Tahap A, Tahap B hingga Tahap C adalah sejumlah 782.490.000 atau sebesar 7,70% dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh Perseroan. Dengan berakhirnya Pembelian Kembali Saham Berdasarkan Peraturan XI.B.3 Tahap C, Perseroan melanjutkan kembali dengan Pembelian Kembali Saham Berdasarkan Peraturan XI.B.3 Tahap D sesuai dengan Keterbukaan Informasi Yang Perlu Diketahui Oleh Publik yang telah disampaikan kepada Bapepam dan LK serta Bursa Efek Indonesia pada tanggal 20 Agustus 2009.
Penawaran Tender
Perseroan juga telah menyampaikan hasil pelaksanaan Penawaran Tender atas sebanyak-banyaknya 725.239.000 saham yang mewakili 31,81% dari seluruh saham yang dikeluarkan dan disetor dalam Enseval. Selama Periode Penawaran yang dimulai pada tanggal 14 Juli 2009 sampai dengan 12 Agustus 2009, sebanyak 580.161.820 saham telah ditawarkan untuk dibeli oleh Perseroan. Dengan demikian, Perseroan dapat meningkatkan kepemilikan atas Enseval sebesar 25,45% dari 58,19% menjadi 83,64%. Mengingat jumlah saham yang ditawarkan oleh Pemegang Saham Enseval tidak melebihi maksimum jumlah saham yang telah ditentukan, maka tidak dilakukan penjatahan.
Pembelian Kepemilikan Saham Atas PT Saka Farma Laboratories (“Saka Farma”)
Perseroan melalui Anak Perusahaannya yang dimiliki 100% yaitu PT Bintang Toedjoe, membeli 20% kepemilikan saham atas Saka Farma. Transaksi tersebut secara tidak langsung meningkatkan kepemilikan Perseroan atas Saka Farma hingga 100%. Saka Farma mempunyai beberapa produk unggulan yaitu Mextril, Mikorex, Sakatonik Liver dan Sakatonik ABC.
Dengan kondisi ekonomi yang semakin stabil disertai perkembangan pasar yang baik, Perseroan memperkirakan penjualan tahunan Perseroan dapat meningkat sebesar 12% hingga 14%. Seiring dengan menguatnya nilai tukar mata uang Rupiah terhadap US Dollar, perbaikan Marjin Perseroan akan terus berlanjut. Perseroan memperkirakan akan terdapat perbaikan Marjin Laba Usaha sebesar 2% pada akhir tahun 2009 dibandingkan dengan akhir tahun 2008.
Laporan Keuangan Konsolidasi (Tidak Diaudit) untuk periode Sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2009 dan informasi diatas tersedia pada website Perseroan dengan alamat website www.kalbe.co.id atau untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi:
Vidjongtius / Sekretaris Perusahaan
PT Kalbe Farma Tbk.
Gedung KALBE
Jl. Let. Jend. Suprapto Kav. 4
Cempaka Putih – Jakarta
Telp: (021) 428-73688
Fax : (021) 428-73678
Email : vidjongtius@kalbe.co.id
Demikian informasi yang dapat disampaikan dan terima kasih atas perhatiannya.
Jakarta, 30 Oktober 2009
Direksi