
Kalbe.co.id - Piracetam sering disebut sebagai “nootropic”, telah banyak digunakan di beberapa Negara untuk terapi perbaikan gangguan fungsi kognitif akibat proses penuaan, trauma kepala, termasuk demensia. Mekanisme piracetam dalam hal memperbaiki dan dapat berfungsi sebagai nootropic ini belum diketahui dengan jelas namun diperkirakan berhubungan dengan kemampuan dalam hal memperbaiki fuiditas membran sel saraf terutama yang mengalami proses penuaan, hal ini berdasarkan studi pada hewan coba pemberian piracetam tidak bermanfaat pada sel yang masih muda. Dalam tingkat seluler, efek perbaikan fluiditas membran sel oleh piracetam ini ditunjukkan pada sinaptosomal membran plasma dan pada mitokondria. Efek sinaptosomal pada membran plasma ini akan memberikan efek diantaranya adalah: perbaikan transduksi sinyal antar sel, memperbaiki densitas reseptor dan fungsi pelepasan neurotransmiter. Adanya gangguan dari fluiditas membran sel akan menyebabkan terjadinya gangguan uptake glukosa ke dalam sel, dengan perbaikan dari fluiditas membran sel ini akan memperbaiki uptake dari glukosa sehingga akan memperbaiki proses produksi ATP.