
Kalbe.co.id -
SIARAN PERSPEFINDO menetapkan kembali peringkat “idAA” untuk Obligasi I/2006 senilai Rp.300 milyar yang diterbitkan oleh PT Kalbe Farma Tbk. (KLBF atau Perusahaan), yang akan jatuh tempo pada 28 Juni 2009. Perusahaan akan menggunakan dana internal untuk melunasi Obligasi tersebut. Per 31 Desember 2008, KLBF memiliki kas dan setara kas sebesar Rp.1,31 triliun. PEFINDO juga masih memantau perkembangan kasus tuntutan JP Morgan Chase Bank, NA London terhadap KLBF yang menurut pihak JP Morgan diakibatkan atas pelangaran pasal tertentu pada 2002 ISDA Master Agreement mengenai transaksi derivatif. KLBF juga melakukan tuntutan balik pada JP Morgan pada 4 Februari 2009 karena Direksi Perusahaan belum pernah menyetujui dan belum pernah menandatangani perjanjian kontrak derivatif tersebut.
KLBF adalah operating holding bagi Kalbe Grup, salah satu grup farmasi terbesar di Indonesia. Selain farmasi, KLBF juga bergerak di bidang usaha produk kesehatan, produk nutrisi, distribusi dan kemasan. Pada tanggal 31 Desember 2008, pemegang saham KLBF terdiri dari PT Gira Sole Prima (9.94%), PT Santa Seha Sanadi (9.43%), PT Lucasta Murni Cemerlang (9.27%), PT Diptanala Bahana (9.13%), PT Ladang Ira Panen (9.01%), PT Bina Artha Charisma (8.59%), dan publik (44.63%).
Periode Pemeringkatan: 27 Maret 2009 – 28 Juni 2009
Analis: Vonny Widjaja & Niken Indriarsih