Rating : ratings 0.0%

Clopidogrel Memiliki Efek Antiplatelet Yang Sama Pada Pria Maupun Wanita

(20-Nov-2009)
Oleh: YYA
Print Preview
Clopidogrel Memiliki Efek Antiplatelet Yang Sama Pada Pria Maupun WanitaKalbe.co.id - Sebuah penelitian meta-analisis yang dilakukan terhadap penelitian-penelitian besar yang menggunakan clopidogrel, memperlihatkan bahwa clopidogrel mengurangi kejadian kardiovaskular baik pada pria dan wanita, tanpa perbedaan yang bermakna antara keduanya. Penelitian yang dipimpin oleh Dr Jeffrey Berger dari New York University School of Medicine, New York, Amerika Serikat ini, dipublikasikan dalam Journal of the American College of Cardiology edisi bulan November 2009.

Beberapa penelitian terdahulu memperlihatkan bahwa pria dan wanita berespon berbeda terhadap obat-obat antiplatelet. Perbedaan ini terlihat pada pasien-pasien yang diterapi dengan aspirin dan penghambat GP IIb/IIIa. Sebuah penelitian yang melibatkan pasien-pasien yang memiliki riwayat stroke iskemik atau TIA (transient ischemic attack) dan menggunakan aspirin sebagai terapi pencegahan stroke sekunder memperlihatkan bahwa aspirin memiliki efektifitas yang lebih rendah pada wanita dibandingkan dengan pria. Selain itu, perbedaan efektifitas aspirin berdasarkan jenis kelamin juga dijumpai pada pasien-pasien dengan penyakit jantung koroner. Beberapa penelitian meta-analisis lainnya menunjukkan perbedaan efek terapi penghambat GP IIb/IIIa yang berbeda antara pria dan wanita.

Penelitian yang dilakukan oleh dr Jeffrey Berger dan rekan bertujuan untuk mengetahui apakah ada perbedaan efek terapi clopidogrel pada pria dan wanita, karena clopidogrel merupakan salah satu obat antiplatelet yang sering diberikan pada pasien dan hingga kini belum pernah dilakukan penelitian yang meneliti akan hal ini.

Meta analisa yang dilakukan melibatkan penelitian-penelitian besar yaitu CURE (Clopidogrel in Unstable Angina to Prevent Recurrent Events), CREDO (Clopidogrel for the Reduction of Events During Observation), CLARITY TIMI 28 (Clopidogrel as Adjunctive Reperfusion Therapy–Thrombolysis in Myocardial Infarction 28), COMMIT (The Clopidogrel and Metoprolol in Myocardial Infarction Trial), dan CHARISMA (The Clopidogrel for High Atherothrombotic Risk and Ischemic Stabilization, Management, and Avoidance), dengan keseluruhan melibatkan 79.613 pasien yang 30% diantaranya adalah wanita.

Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa terapi dengan clopidogrel secara bermakna mengurangi kejadian kardiovaskular sebesar 14% (kematian karena kardiovaskular infark miokard dan stroke), dan tidak ada perbedaan efek terapi clopidogrel antara pria dengan wanita. Efek samping perdarahan juga sama antara pria dengan wanita.

Dr Jeffrey Berger dan rekan menyimpulkan bahwa tidak ada perbedaan efek terapi clopidogrel yang bermakna antara pria dan wanita. Secara keseluruhan, dapat dikatakan bahwa dari 79.613 pasien yang diteliti, clopidogrel efektif mengurangi kejadian kardiovaskular baik pada pria maupun wanita.

Tidak ada perbedaan efek terapi clopidogrel yang bermakna antara pria dan wanita. Secara keseluruhan, dapat dikatakan bahwa clopidogrel efektif mengurangi kejadian kardiovaskular baik pada pria maupun wanita, dengan risiko perdarahan yang tidak berbeda bermakna antara pria dan wanita.

Bookmark and Share

Related Articles: