Seminar tentang air hexagonal dan kesehatan yang berlangsung di Jakarta, 14 Agustus 2005 ini dihadiri oleh sekitar 150 undangan dari kalangan dokter.
Menurut para pembicara yang terdiri dari Walter Kim PhD, Prof. Hyun-Won kim PhD, dan Prof. Chung Soo Han PhD, air hexagonal disebut sebagai 'air hidup baru' berupa air dengan konsep aktif yang lebih unggul. Air hexagonal merupakan air yang berstruktur segi enam, sedangkan air pentagonal adalah air yang berstruktur segi lima yang terdapat pada air biasa yang kita minum sehari-hari.
Menurut mereka air hexagonal dengan mudah menyerap ke dalam sel tubuh, karena bentuk molekulnya yang kecil, sangat bermanfaat untuk mengangkut nutrisi, membuang sisa racun dan menjaga kelangsungan regenerasi sel. Minum air hexagonal secara rutin akan mengembalikan energi dan vitalitas tubuh tetap sehat tanpa batas usia.
Beberapa perbedaan air hexagonal dibandingkan dengan air pentagonal adalah bentuk molekul yang lebih kecil memudahkan oksigen lebih cepat masuk kedalam sel, dan dengan cepat dapat menghancurkan radikal bebas didalam tubuh. Selain itu dengan proses pemutaran yang berulang kali berlawanan dengan arah jarum jam menurut Prof Kim akan meningkatkan kandungan mineral kalsium, yang berguna untuk absorbsi vitamin dan nutrisi penting lainnya didalam tubuh. Sedangkan pada air pentagonal (air suling) tidak memiliki kandungan mineral, sehingga tidak cocok bagi kita sebagai air minum.
Dengan proses pemutaran yang menggunakan energi kinetik inilah air hexagonal dapat mengisolasi mineral sehingga dapat merubah energi kinetik ini menjadi energi elektris. Air yang berenergi ini mempengaruhi sirkulasi darah sehingga dapat bergerak lebih lancar.
Dengan mekanisme kerja air hexagonal, menurut pambicara secara logika efeknya dapat menyembuhkan tumor dan kanker, menghambat metastasis, meningkatkan sistem imun dan menyembuhkan diabetes serta gangguan peredaran darah.
Dari hasil seminar ini diperoleh pengetahuan baru tentang cara kerja air hexagonal sebagai air minum sehari-hari. Bukti-bukti yang menjelaskan bahwa air heksagonal dapat menyembuhkan berbagai penyakit hanya berdasarkan sistem kerja molekul yang kecil yang mengandung banyak oksigen terikat, namun hasil uji klinis terhadap keberhasilan pasien yang sakit dan berhasil sembuh dengan mengkonsumsi air hexagonal belum pernah dilakukan, sampai saat ini baru dilakukan uji coba pada tikus.
Beberapa hal yang perlu penelitian lebih lanjut adalah:
Demikian pendapat kami sebagai tenaga kesehatan yang mengikuti seminar tersebut.