Suatu meta-analisis yang dilakukan oleh Capriani A. dkk., dan dipublikasikan dalam Jurnal The Lancet tahun 2009,menunjukkan bahwa tidak semua antidepresan mempunyai efektivitas dan keamanan yang sama. Meta-analisis ini dilakukan dengan me-review secara sistemik dari 117 studi acak terkontrol dengan total pasien 25.928 pasien dari berbagai studi klinis yang dilakukan dari tahun 1991 sampai bulan November 2007, yang mempergunakan berbagai antidepresan dengan berbagai rentang dosis untuk terapi pada gangguan unipolar akut dengan depresi mayor menunjukkan adanya antidepresan yang memberikan efek baik jika dibandingkan dengan antidepresan yang lain.
Adapun antidepresan yang tercatat dipakai dalam studi-studi tersebut adalah: bupropion, citalopram, duloxetine, escitalopram, fluoxetine, fluvoxamine, milnacipram, mirtazapine, aproxetine, reboxetine, sertraline, dan venlaxetine. Sedangkan outcoma utama yang dievaluasi adalah proporsi dari pasien yang memberikan respon perbaikan dan atau drop-out terhadap pengobatan. Analisis dilakukan secara ITT (intention-to-treat). Hasil dari review tersebut menunjukkan bahwa: Mirtazapine, escitalopram, venlafaxine, dan sertraline secara bermakna lebih efektif dibandingkan dengan duloxetine (odds ratios [OR] masing-masing 1,39; 1,33; 1,30 dan 1,27), fluoxetine (OR masing-masing 1,37; 1,32; 1,28; dan 1,25), fluvoxamine (OR masing-masing: 1,41; 1,35; 1,30 dan 1,27), paroxetine (OR masing-masing: 1,35; 1,30; 1,27; dan 1,22) dan reboxetine (OR masing-masing: 2,03; 1,95; 1,89; dan 1,85). Reboxetine secara bermakna kurang efektif jika dibandingkan dengan semua antidepresan yang dilakukan evaluasi.
Escitalopram dan sertraline menujukkan profil yang yang lebih bagus dan dariprofil efeksamping secara umum dapat diterima, kedua produk tersebut juga lebih sedikit dalam hal drop out dari pasien pengguna jika dibandingkan dengan duloxetine, fluvoxamine, paroxetine, reboxetine, dan venlafaxine. Interpretasi klinis penting digunakan untuk membedakan peresepan antidepresan yang mempunyai efektivitas dan aseptabilitas yang baik dari kedua antidepresan tersebut yaitu escitalopram dan sertraline. Namun peng-review menambahkan bahwa sertraline mungkin merupakan pilihan yang lebih tepat jika digunakan sebagai terapi awal depresi derajat sedang sampai berat pada dewasa dikarenakan mempunyai keseimbangan dalam hal keuntungan, penerimaan pasien, dan dari sisi pembiayaan