Rating : ratings 0.0%

Pasien Diabetes dan Ramadan

(05-Aug-2010)
Oleh: ARI
Print Preview
Pasien Diabetes dan RamadanKalbe.co.id - Berdasarkan studi demografi tahun 2009, penduduk muslim sekitar 1,57 milyar atau 23% dari seluruh penduduk dunia yang mencapai 6,8 milyar dan jumlah penderita bertambah 3% setiap tahunnya. Puasa selama Ramadan yang merupakan bulan suci adalah kewajiban bagi setiap muslim dewasa sehat. Dari studi EPIDIAR (Epidemiology of Diabetes and Ramadan) menunjukkan diantara 12.243 penderita diabetes dari 13 negara Islam, 43 % nya adalah penderita diabetes tipe 1 dan 79% adalah penderita diabetes tipe 2 yang akan menjalani puasa selama Ramadan, dengan estimasi diseluruh dunia ada sekitar 50 juta penderita diabetes yang akan berpuasa.

Ada beberapa risiko mayor penderita diabetes berpuasa yaitu:
  • Hipoglikemia karena menurunnya asupan makanan, berdasarkan hasil penelitian puasa selama Ramadan meningkatkan risiko beratnya hipoglikemia 4,7 kali bagi diabetes tipe 1 dan 7,5 kali bagi diabetes tipe 2.
  • Hiperglikemia dapat terjadi ketika terjadi penurunan berlebih dari dosis obat diabetes yang rutin diterima oleh pasien dilaporkan 5 kali terjadi peningkatan bagi hiperglikemia diabetes tipe 2 dan 3 kali pada diabetes tipe 1
  • Ketoasidosis diabetes terutama sering pada penderita diabetes tipe 1 dengan riwayat kontrol glukosa yang tidak baik atau penurunan besar dari dosis insulin yang diterima akibat asumsi akan menurunnya asupan makanan selama puasa Dehidrasi dan trombosis  dapat terjadi akibat terbatasnya asupan cairan selama puasa dapat bertambah berat pada iklim yang panas terutama pada para pekerja lapangan,  hiperglikemia juga dapat menyebabkan diuresis osmotik yang akan menambah menurunnya cairan dan elektrolit tubuh, hipotensi ortostatik dapat terjadi terutama pada pasien dengan kondisi awal telah terdapat neuropati autonomik, meningkatnya kekentalan darah sebagai akibat dehidrasi akan meningkatkan risiko trombosis dan stroke.

Manajemen puasa pasien diabetes
Secara Umum


Individual
Perencanaan manajemen diabetes akan berbeda beda setiap individu, ini merupakan isu yang paling penting untuk dapat mengatasi risiko berat pasien diabetes berpuasa.

Monitor kadar gula darah lebih sering
Penting untuk melakukan monitor kadar gula darah beberapa kali sehari terutama krusial bagi diabetes tipe 1 dan tipe 2 yang mendapatkan terapi insulin.

Nutrisi
Selama ramadan perubahan pola makan biasanya sangat besar dibandingan waktu waktu lainnya, umumnya karena pola makan yang tidak sesuai, makan berlebih saat diluar jam puasa dan kurangnya waktu tidur, dari sisi nutrisi anjuran adalah pasien diabates harus tetap mempertahankan masa tubuh secara tetap. Asupan dalam jumlah besar karbohidrat, lemak khususnya saat berbuka puasa harus dihindari, sedangkan karbohidrat komplek (makanan dengan penyerapan lambat) dianjurkan pada saat waktu akan mulai berpuasa dini hari,  tingkatkan asupan cairan pada waktu waktu tidak berpuasa.

Olah raga
Aktivitas olah raga fisik normal mungkin dapat dipertahankan, dianjurkan tidak saat waktu akan berbuka karena risiko hipoglikemia tetapi dilakukan beberapa waktu setelah waktu berbuka puasa.

Menghentikan puasa
Setiap pasien harus memahami, bahwa mereka harus menghentikan segera puasanya jika terjadi keluhan hipoglikemia (kadar gula darah < 60 mg/dL) atau ketika pemeriksaan gula darah dibawah 70 mg/dL, demikian juga jika gula darah melebihi 300 mg/dL atau jika pasien jatuh dalam kondisi sakit lainnya.

Kehamilan dan puasa selama ramadan
Meningkatnya kadar gula darah atau kadar HbA1c pada saat kehamilan akan meningkatkan risiko malformasi kongenital mayor, risiko lain dari puasa pada wanita hamil diabetes juga akan meningkatkan risiko mortalitas dan morbiditas baik bagi ibu maupun janinnya, sehingga seorang wanita muslim diabetes (diabates tipe 1 atau 2) pregestasional maupun gestasional jika tetap akan berpuasa maka akan masuk dalam kelompok risiko tinggi yang memerlukan perawatan lebih intensif dan harus mendapatkan perhatian baik dari dokter obgin, dokter endokrin, ahli gizi dan mungkin didampingi oleh edukator diabetes.

Bookmark and Share

Related Articles:

http://www.kalbe.co.id/files/product/banner/promag-120x50-2
http://www.kalbe.co.id/files/product/banner/metrix_(120x50)
http://www.kalbe.co.id/files/product/banner/promag-120x50-2
Calendar of Events