Rating : ratings 0.0%

Aripiprazole Menurunkan Risiko Gangguan Metabolik pada Pasien yang diterapi dengan Clozapine

(09-Jul-2010)
Oleh: YYA
Print Preview
Aripiprazole Menurunkan Risiko Gangguan Metabolik pada Pasien yang diterapi dengan ClozapineKalbe.co.id - Penelitian yang dilakukan oleh dr. Wolfgang Fleischhacker dan rekan dari Biological Psychiatry Division, Medical University Innsbruck, Innsbruck, Austria dan Helsinki City Health Centre, Department of Psychiatry, Community Mental Health Services, Helsinki, Finlandia, memperlihatkan bahwa pemberian aripiprazole sebagai terapi tambahan pada pasien-pasien yang telah diterapi dengan clozapine menghasilkan penurunan berat badan, IMT (indeks massa tubuh), lingkar pinggang , serta penurunan kadar kolesterol total dan kolesterol LDL (Low Density Lipoprotein). Hasil penelitian dr. Wolfgang dan rekan ini telah dipublikasikan dalam The International Journal of Neuropsychopharmacology 2010 edisi bulan Mei.

Dalam penelitian-penelitian, aripiprazole terbukti efektif, aman dan ditoleransi dengan baik oleh pasien-pasien dengan skizofrenia (dengan gejala positif maupun negatif) serta pada pasien-pasien dengan gangguan skizoaktif. Aripiprazole merupakan obat antipsikotik yang relatif baru dan merupakan obat non-D2 reseptor antagonist pertama dengan efek antipsikotik yang nyata. Dalam penelitian-penelitian jangka panjang, pemberian aripiprazole menurunkan efek-efek metabolik, tidak menyebabkan peningkatan berat badan, serta tidak meningkatkan kadar lemak darah. Hal ini penting karena pada pasien-pasien dengan gangguan psikotik seringkali terjadi peningkatan risiko obesitas dan kematian dibandingkan dengan masyarakat pada umumnya. Selain itu obat-obat antipsikotik generasi kedua diperkirakan juga berhubungan dengan gangguan metabolik, sehingga munculnya aripiprazole ini diharapkan dapat menurunkan risiko gangguan metabolik pada pasien-pasien skizofrenia.

Pemberian terapi clozapine disertai dengan peningkatan berat badan dan gangguan metabolik. Berdasarkan hal inilah, dr. Wolfgang dan rekan melakukan suatu penelitian untuk mengetahui apakah pemberian aripiprazole pada pasien-pasien yang sudah diterapi dengan clozapine dapat menghambat peningkatan berat badan serta memperbaiki faktor-faktor risiko metabolik yang yang terjadi pada pasien-pasien yang diterapi dengan clozapine.

Sebuah penelitian multisenter, acak, tersamar ganda, dengan 2 fase: fase pertama pasien diberikan terapi kontrol plasebo selama 16 minggu dan setelah itu dilanjutkan dengan fase kedua secara terbuka selama 12 minggu. Sejumlah 207 pasien yang terlibat dalam penelitian ini memenuhi kriteria DSM-IV-TR (Diagnostic and Statistical Manual, Fourth Edition, Text Revision) untuk skizofrenia. Pasien-pasien ini tidak terkontrol dengan optimal dengan terapi clozapine selama 3 bulan dan mengalami peningkatan berat badan sebesar 2,5 kg selama terapi dengan clozapine. Pasien-pasien ini secara acak diberikan terapi aripiprazole 5-15 mg sehari atau plasebo, disamping terapi clozapine yang terus diberikan. Hasil akhir primer (primary endpoint) penelitian ini adalah perubahan berat badan pada minggu ke-16 (dibandingkan baseline). Hasil akhir sekunder (secondary endpoint) diantaranya adalah efektifitas terapi, indeks massa tubuh dan lingkar pinggang.

Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa pada kelompok yang diterapi menggunakan aripiprazole, terjadi penurunan berat badan yang bermakna dibandingkan dengan pasien-pasien yang diterapi dengan plasebo. Selain itu pada pasien-pasien dalam kelompok aripiprazole terjadi penurunan IMT dan penurunan lingkar pinggang secara bermakna dibandingkan dengan pasien-pasien dalam kelompok plasebo.

Selain itu pasien yang diterapi dengan aripiprazole mengalami penurunan kadar kolosterol total dan kolesterol LDL yang lebih besar secara bermakna. Keamanan dan tolerabilitas pasien tidak berbeda bermakna antar kelompok penelitian. Para ahli dalam penelitian ini menyimpulkan bahwa terapi kombinasi aripiprazole dengan clozapine menghasilkan penurunan berat badan, IMT, dan kolesterol, pada pasien-pasien yang tidak terkontrol dengan baik dengan terapi clozapine. Pemberian aripiprazole pada pasien-pasien ini dapat mengurangi risiko gangguan metabolik.

Kesimpulan:
  • Pemberian aripiprazole menurunan berat badan, IMT (indeks massa tubuh), lingkar pinggang , serta penurunan kadar kolesterol total dan kolesterol LDL (Low Density Lipoprotein) pada pasien-pasien yang diterapi dengan clozapine.
  • Pemberian aripiprazole pada pasien-pasien ini mengurangi risiko gangguan metabolik, yang sering terjadi pada pasien-pasien skizofrenia dan pada pasien-pasien yang mendapatkan terapi antipsikotik.

Bookmark and Share

Related Articles:

http://www.kalbe.co.id/files/product/banner/kalxetin_(120x50)
http://www.kalbe.co.id/files/product/banner/zypraz_(120x50)
http://www.kalbe.co.id/files/product/banner/zofredal_(120x50)
Calendar of Events