Rating : ratings 0.0%

Misoprostol dalam Pencegahan dan Pengobatan Pendarahan Postpartum

(19-May-2010)
Oleh: IWA
Print Preview
Misoprostol dalam Pencegahan dan Pengobatan Pendarahan PostpartumKalbe.co.id - Perdarahan post partum atau paska melahirkan didefinisikan sebagai hilangnya 500 ml atau lebih darah setelah anak lahir. Penyebab awal perdarahan paska melahirkan dapat disebabkan oleh atonia uteri, dimana beberapa faktor predisposisinya seperti partus lama & terlantar, terjadi pada persalinan multi dan grandepara, usia kehamilan yang terlalu muda / tua, regangan uterus yang besar pada bayi kembar.

Faktor lain selain atonia uteri, dapat juga disebabkan adanya laserasi  jalan lahir misal robekan perineum, Hematoma, serta faktor retensi dan sisa plasenta. Faktor sosial ekonomi seperti malnutrisi dapat juga mempengaruhi pendarahan ini. Untuk mencegah terjadinya perdarahan paska melahirkan dengan cara  yang baik adalah dengan memimpin kala II dan kala III persalinan secara lege artis.

Namun bila terjadi pendarahan maka penanganan umum pada perdarahan paska melahirkan dengan melakukan observasi melekat pada 2 jam pertama pasca persalinan dan lanjutkan pemantauan terjadwal hingga 4 jam berikutnya di ruang perawatan. Persiapan untuk keperluan tindakan gawat darurat  serta mengatasi keadaan syok serta pastikan kontraksi berlangsung baik seperti dengan mengeluarkan bekuan darah, serta pemberian uterotonika 10 IU IM yang dapat dilanjutkan secara infus 20 IU dalam 500cc cairan isotonis. Tindakan pembedahan/ operasi yang dilakukan dalam kala uri persalinan dengan Perasat CREDE, sedangkan untuk retensi/ sisa plasenta dengan manual plasenta serta eksplorasi kavum uteri bila diperlukan.

Sedangkan bila menggunakan pengobatan dengan medikamentosa, mengunakan oksitosin dalam penanganan kasus pendarahan paska persalinan tersebut. Selain itu Misoprostol berdasarkan beberapa studi klinis menunjukkan efek yang positif dalam pencegahan dan pengobatan pendarahan post partum/ paska melahirkan.

Berdasarkan konsensus dan panel review dari US Pharmacopeia, penggunaan dalam pencegahan terjadi pendarahan tersebut menggunakan dosis tunggal 400-600 mikrogram yang dapat diberikan secara per oral atau rektal segera setelah pengeluaran bayi tersebut. Untuk pengobatan dengan menggunakan dosis tunggal 600 mikrogram secara peroral atau sublingual.

Bookmark and Share

Related Articles:

http://www.kalbe.co.id/files/product/banner/premaston_(120x50)
http://www.kalbe.co.id/files/product/banner/pospargin_(120x50)
http://www.kalbe.co.id/files/product/banner/kalnex_(120x50)
Calendar of Events