
Kalbe.co.id - Studi yang dilakukan oleh Dr. Khajehei dan rekan dari Universitas Shiraz , Iran sebagaimana yang dipublikasikan dalam
Int J Gynaecol Obstet 2009, May 01; 105(2) menunjukkan bahwa pemberian Kalsium + Vitamin D mempunyai efek yang serupa dengan hormon Dydrogesterone ( progesteron) pada wanita PMS (
Premenstrual syndrome) yang mempunyai gejala berat.
Secara obyektif studi yang dilakukan Dr. Khajehei ini untuk membandingkan efek dari dydrogesterone dan kalsium plus vitamin D pada wanita dengan gejala
Premenstrual syndrome (PMS) yang berat.
Dengan metode studi yang dilakukan secara acak / randomisasi, buta ganda (
double-blind), dengan placebo-controlled, sebagai sampel penelitian adalah 180 pelajar
Shiraz University, Iran dengan menggunakan kuesioner PMS harian untuk menilai gejala selama 2 siklus menstruasi. Kemudian, secara acak para pelajar mendapatkan tablet yang mengandung 5 mg dydrogesterone, 500 mg Kalsium plus 200 mg vitamin D, atau tablet plasebo dua kali sehari dari hari ke 15 sampai hari ke 24 dari siklus, selama lebih dari 2 siklus dan tetap menggunakan kuesioner yang sama selama intervensi siklus tersebut.
Data yang terkumpul kemudian dianalisis dengan design pengukuran berulang dan test model multilevel.
Adapun dari hasil studi menunjukkan bahwa pengobatan dengan dydrogesterone atau kalsium plus vitamin D menurunkan gejala PMS yang berat dengan hasil yang hampir serupa masing-masing penurunan 4,64% dan 4, 20% sedangkan pada placebo penurunan sekitar 3, 42% .
Sebagai kesimpulan studi tersebut bahwa pengobatan dydrogesterone atau kalsium + vitamin D mempunyai efek yang hampir serupa dalam gejala yang berat pada wanita dengan
Premenstrual syndrome (PMS).