
Kalbe.co.id - Studi klinis Prospektif yang dilakukan oleh peneliti Dr. Kimmie Ng dan rekan-rekan, dari Departemen Medical - Onkologi,
Dana–Farber Cancer Institute, Universitas Harvard, USA yang di publikasikan pada
British Journal of Cancer, bulan September 2009 menunjukkan bahwa peningkatan vitamin D berkaitan dengan peningkatan kelangsungan hidup pada penderita kanker Kolorektal.
Sebagai latar belakang adalah dari studi yang ada sebelumnya, nilai 25-
hydroxyvitamin D(3) atau (25(OH)D) yang dihitung dari status perkiraan vitamin D yang diketahui, dapat memperkirakan level plasma keseluruhan vitamin 25(OH)D serta risiko terhadap kanker kolorektal, tetapi sampai sejauh ini adanya pengaruh dari nilai vitamin D atau 25(OH)D terhadap kelangsungan hidup penderita kanker kolorektal masih belum diketahui.
Penelitian dilakukan secara metode prospektif, dengan memeriksa pengaruh dari level perkiraan dari 25(OH)D paska diagnosis, serta pengaruh terhadap angka kematian (mortalitas), dikumpulkan dari 1.017 subyek dengan menggunakan
the Nurses' Health Study and Health Professionals Follow-Up Study yang telah terdiagnosa kanker Kolorektal dari tahun 1986 sampai 2004. Kanker Kolorektal yang spesifik dan angka mortalitas keseluruhan dimasukan, berdasarkan level quintiles of predicted 25(OH)D. Cox proportional hazards models digunakan untuk menghitung
hazard ratio (HR) yang disesuaikan dengan faktor resiko terhadap kelangsungan hidup lainnya.
Temuan dari studi ini adalah level dari perkiraan yang lebih tinggi dari 25(OH)D ternyata berhubungan dengan penurunan yang signifikan dari kanker kolorektal yang spesifik ini (P
trend=0,02) dan angka kematian keseluruhan (P
trend=0,002). Dibandingkan dengan level
quintile yang terendah, subyek dengan level 25(OH)D yang diprediksi pada
quintile tertinggi menunjukkan HR sebesar 0,50 (95% CI, 0,26-0,95) untuk kematian yang spesifik karena kanker dan 0.62 (95% CI, 0,42-0,93) untuk angka mortalitas keseluruhan.
Adapun kesimpulan studi adalah nilai/level Vitamin D atau 25(OH)D yang lebih tinggi pada diagnosa kanker Kolorektal mempunyai hubungan dengan peningkatan kelangsungan hidup (
survival). Adapun mekanisme Vitamin D terhadap perbaikan ini tetap diperlukan selanjutnya.