
Kalbe.co.id - Kurang lebih 40% wanita hamil diseluruh dunia mengalami anemia, hal ini salah satunya disebabkan karena supplementasi yang rendah dari suplementasi zat besi yang masih rendah di negara berkembang, selain itu hal ini berkaitan dengan meningkatnya angka kematian anak sebagaimana yang dipublikasi dalam
American Journal of Epidemiology edisi September 2009.
Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh para peneliti dari Kesehatan Masyarakat Universitas
Johns Hopkins Bloomberg, bahwa anak dari Ibu yang mendapatkan supplementasi zat besi dengan asam folat selama kehamilan, menurunkan angka kematian / mortalitas sampai anak tersebut mencapai usia 7 tahun.
Hasil penelitian yang dipimpin oleh Dr. Christian P. beserta rekan-rekannya, dari tahun 1999 sampai 2001 secara randomisasi,
double masked trial dengan memeriksa efek jangka panjang terhadap suplementasi mikronutrien pada kelangsungan hidup anak, pertumbuhan dan petanda awal penyakit kronik yang diikuti kurang lebih 4.926 wanita hamil dibagian rural, Nepal dan di
follow up selama kurang lebih 7 tahun.
Sebagai kontrol trial meliputi 4 kombinasi alternatif dari supplementasi mikronutrien, yang masing-masing diberikan juga vitamin A, dengan tambahan Asam folat, zat besi dan juga Zinc. Peneliti memeriksa berat lahir dan kematian dini dari bayi dibandingkan kontrol, yang hanya menerima vitamin A saja. Hal ini lalu diikuti pada wanita ini selama 7 tahun dengan menggunakan suplementasi in uterus bagi kelangsungan hidup anak tersebut. Dari sekitar 4.130 kelahiran hidup , 209 bayi meninggal pada 3 bulan pertama dan 8 lainnya tidak dapat ditelusuri. Selanjutnya dari sekitar 3761 yang diikuti kembali 150 meninggal antara usia 3 bulan sampai 7 tahun, dan 152 tidak dapat di
follow-up. Angka kematian (
Mortality rates) per 1.000 anak pertahun yang dihitung dari suplementasi kepada ibu dengan menggunakan sebagai berikut : Asam folat 13,4; Asam folat dan besi, 10.3; Asam folat dan besi serta zinc 12,0 sedangkan beragam mikronutrien adalah 14,0 sedangkan kontrol 15,2.
Hazard ratio masing masing 0,90 (95%
confidence interval (CI): 0,65, 1,22), 0,69 (95% CI: 0,49, 0,99), 0,80 (95% CI: 0,58, 1,11), dan 0,93 (95% CI: 0.66, 1.31) dalam ke - 4 kelompok suplementasi.
Adapun penambahan suplementasi pada ibu dengan asam folat dan zat besi menurunkan angka kematian diantara anak-anak tersebut sampai 31% antara sejak kelahiran dan usia 7 tahun. Sehingga melihat hal ini, program antenatal dengan pemberian untuk zat besi dan asam folat pada ibu hamil harus mendapatkan perhatian guna menurunkan angka kematian anak.