CDK 173/vol.36 no.7/November - Desember 2009
485
TINJAUAN PUSTAKA
Cara
Obat yang sering digunakan dalam terapi puls adalah metilpred-
nisolon dengan dosis 15-30 mg/kgbb/hari dan siklo-fosfamid
500-1000 mg/kgbb/hari.
Terdapat berbagai cara pemberian terapi puls.
1. Metilprednisolon
a. Metilprednisolon dengan dosis 30 mg/kgbb (maksimum 1500
mg) dilarutkan dalam 50-100 ml dekstrose 5%, diberikan melalui
infus selama 1 jam
1,11,15,16
atau dapat juga selama 6 jam.
(5)
Selama pemberian perlu pemantauan tanda vital terutama
tekanan darah dan frekuensi jantung.
(1,11,16)
Terapi puls diberikan
selang sehari 3 kali seminggu pada minggu 1 sampai 2.
Pada minggu 3 sampai 10 metil-prednisolon 30 mg/kgbb diberi-
kan satu kali seminggu, pada minggu 11 sampai 18 metilpredni-
solon 30 mg/kgbb diberikan setiap 2 minggu, pada minggu 19
sampai 50 metilprednisolon 30 mg/kgbb diberikan setiap 4
minggu, dan pada minggu 51 sampai 82 metilprednisolon 30
mg/kgbb diberikan setiap 8 minggu. Mulai minggu ke tiga diberi-
kan prednison oral dengan dosis 2 mg/kgbb/hari selang sehari
dan pada minggu ke sebelas prednison diturunkan secara
perlahan-lahan sampai minggu ke-82.
Jika dengan pengobatan ini terdapat perbaikan yang menetap,
maka obat alkilating tidak diberikan. Obat alkilating diberikan jika
tetap terdapat proteinuri nefrotik persisten setelah 10 minggu
pengobatan metilprednisolon puls atau jika pada mulanya ter-
dapat perbaikan tetapi diikuti dengan peningkatan proteinuri
bermakna. Biasanya diberi siklo-fosfamid 2-2,5 mg/kgbb/hari
atau klorambusil 0,2 mg/kgbb/ hari selama 8-12 minggu.
(4,11,16)
Tabel 1. Regimen terapi metilprednisolon puls
(11,16)
b. Metilprednisolon puls 1.000 mg/1,73 m
2
LPB diberikan dengan
bantuan pompa infus dalam 6 jam sebanyak 3 kali selang sehari.
Setelah itu diberikan prednison 30 mg/m
2
LPB setiap hari selama
1 bulan, kemudian 30 mg/ m
2
LPB selang se-hari selama 2 bulan,
dan 15 mg/m
2
LPB selang sehari selama 2 minggu. Pemberian seri
metilprednisolon puls ini dapat dilanjutkan sampai 8 bulan
hingga 4 tahun, tergantung pada gejala klinis penyakit.
(5)
c. Bergstein dan Andreoli (1995) memberikan metil-prednisolon
puls 30 mg/kgbb/dosis (maksimum 1,5 g) secara infus intravena
dalam 50 100 ml cairan dekstrose 5% selama 30-60 menit,
diberikan selang sehari sebanyak 6 kali diikuti dengan prednison
2 mg/kgbb/hari (maksimum 60 mg/hari) dosis tunggal selang
sehari selama rerata 37 bulan (12-66 bulan) atau prednison 2
mg/kgbb/hari selama 1 bulan dan ke-mudian diturunkan secara
perlahan-lahan.
(8,10,17)
Penghentian pengobatan bergantung pada
stabilitas klinis penyakit.
(13)
2. Siklofosfamid
a. Siklofosfamid 500 mg/m
2
LPB dalam 250 ml NaCl 0,9%,
diberikan melalui infus perlahan-lahan dalam 3-4 jam untuk
menurunkan risiko mual dan muntah. Selain itu dianjurkan juga
pemberian cairan per oral dengan jumlah banyak selama 24 jam
berikut dan dianjurkan sering berkemih untuk menurunkan risiko
sistitis hemoragik. Siklofosfamid puls diberikan setiap bulan
selama 6 bulan. Prednison 60 mg/m
2
LPB diberikan setiap hari
selama 2 bulan, dilanjutkan dengan pemberian selang sehari
(alternate day) selama 4 bulan, dan selanjutnya dengan dosis 30
mg/m
2
LPB selang sehari selama 6 bulan. Satu tahun setelah
dosis awal siklofosfamid intravena dan prednison, steroid
diturunkan secara perlahan-lahan 10 mg per bulan dan dihenti-
kan dalam 2-6 bulan tergantung dosis awal.
(12)
b. Siklofosfamid puls diberikan dalam 100 - 150 ml dekstrose 5%
selama 1 jam diikuti hidrasi dengan infus dekstrose 5% dalam
NaCl 0.5% 2 l/m
2
LPB yang diberikan selama 24 jam. Setelah
pemberian awal, siklofosfamid puls diberikan setiap bulan selama
6 bulan sehingga menjadi 7 dosis dan di-lanjutkan setiap 3 bulan
sampai 3 tahun. Pada permulaan siklo-fosfamid diberikan
dengan dosis 500 mg/m
2
LPB, dinaikkan menjadi 750 mg/m
2
LPB
sampai 1000 mg/ m2 LPB.
(9)
c. Siklofosfamid puls diberikan dengan dosis 750 mg/m
2
LPB.
Setelah terapi siklofosfamid puls, pasien mendapat hidrasi
intravena selama 24 jam dan dianjurkan sering berkemih. Pada
awalnya siklofosfamid puls diberikan setiap 1-2 bulan tergan-
tung aktivitas penyakit. Dosis dikurangi jika klirens kreatinin <40
ml/menit. Setelah dosis total 6 kali, pengobatan dihentikan jika
tidak terdapat bentuk aktif penyakit. Dosis ini dapat dilanjutkan
www.Kalbe.co.id
1 - 2
30 mg/kgbb 3x/minggu
6
-
3 -10
30 mg/kgbb
2 mg/kgbb/
setiap 1 minggu
8
selang sehari
11 - 18
30 mg/kgbb
setiap 2 minggu
4
Dosis diturunkan
19 - 50
30 mg/kgbb
Dosis diturunkan
setiap 4 minggu
6
perlahan-lahan
51 - 82
30 mg/kgbb
Dosis diturunkan
setiap 8 minggu
4
perlahan-lahan
Minggu
Dosis
metilprednisolon
Jumlah
dosis
Pemberian
prednison
3 -10
30 mg/kgbb
2 mg/kgbb/
setiap 1 minggu 8
selang sehari
19 - 50
30 mg/kgbb
Dosis diturunkan
setiap 4 minggu 6
perlahan-lahan