samping pada penggunaan obat tunggal. Pada session terpisah,
juga dibicarakan mengenai kemungkinan terapi stemcell untuk
penyakit ini.
Bahasan yang juga menarik ialah mengenai rasa gatal
dikatakan bahwa mekansime rasa gatal mempunyai banyak
persamaan dengan rasa nyeri, yaitu mempunyai pola sensitisasi
sentral dan perifer; dalam keadaan normal keduaya berinter-
aksi antagonis; tetapi pada keadaan patologis telah terjadi
sensitisasi perifer maupun sentral, dan kedua sensasi tersebut
saling berinteraksi; dalam hal ini obat-obat seperti gabapentin
dan klonidin yang bekerja sentral dapat digunakan baik untuk
mengatasi rasa nyeri maupun gatal kronik.
Masalah nyeri, nyeri kepala, gangguan tidur dan vertigo masing-
masing dibahas dalam session khusus. Juga mengenai sklerosis
multipel, penyakit yang semula dianggap jarang dijumpai di Asia,
khususnya di Indonesia.
Pada diskusi panel mengenai kematian berlangsung tukar
pendapat menarik mengenai aspek medis dan hukumnya; di
sini ditekankan peranan penting para spesialis saraf dalam hal
penentuan kematian seseorang. Pedoman resminya dalam
waktu singkat akan dikeluarkan oleh Departemen Kesehatan
agar tidak terjadi kesimpangsiuran dalam hal kriteria dan siapa
yang berkompeten.
Pertemuan ini juga dilengkapi dengan presentasi makalah
bebas dan presentasi poster sebagai ajang para peneliti muda
untuk menampilkan hasil penelitiannya, sekaligus berkompetisi
untuk menjadi yang terbaik.
(BRW)
CDK 172/vol.36 no.6/September - Oktober 2009
461
L A P O R A N K H U S U S