background image
CDK 167/vol.35 no.8/Januari - Februari 2009
R P P I K
Karsinoma kolorektal merupakan keganasan yang
relatif jarang ditemukan di Indonesia
Masalah penting pada pengelolaan karsinoma kolo-
rektal ialah sulitnya diagnosis
Ekskresi EGFR pada kasus karsinoma kolorektal
berkaitan dengan prognosis buruk
Aktivitas EGFR menstimulasi faktor imunitas ter-
hadap tumor
Manipulasi EGFR dilakukan melalui penggunaan
antibodi monoklonal
Modalitas terapi karsinoma kolorektal yang utama
ialah radioterapi
Masalah penggunaan sitostatik pada karsinoma
kolorektal ialah resistensi
Indikator prognostik terpenting ialah penentuan
stadium penyakit menurut TNM
Obat terpenting karsinoma kolorektal ialah 5FU
Inhibitor EGFR digunakan untuk menghambat per-
tumbuhan sel kanker
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
Anemia menurut WHO ialah jika Hb < 10
Anemia akibat keganasan dikaitkan dengan sering-
nya perdarahan
Eritropoetin digunakan untuk merangsang pemben-
tukan eritrosit
Anemia pada kanker biasanya disebabkan malnutrisi
Komplikasi pemberian eritropoetin yang tersering
ialah urtikaria
Komplikasi serius pemberian eritropoetin ialah aplasia
Salah satu alternatif pengobatan anemia ialah transfusi
darah
Eritropoetin dibuat oleh sumsum tulang belakang
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
Ruang Penyegar dan Penambah Ilmu Kedokteran
Dapatkah sejawat menjawab pertanyaan-pertanyaan di bawah ini?
Jawablah B jika benar, S jika salah
JAWABAN : 1.S 2.S 3.B 4.S 5.B 6.S 7.B 8.B 9.B 10.B
JAWABAN : 1.S 2.S 3.B 4.S 5.S 6.B 7.B 8.S
Epidermal Growth Factor
Receptor (EGFR) sebagai
Sasaran Terapi Kanker
Kolorektal
76
Eritropoietin Rekombinan
pada penderita kanker
Santosa, C. Suharti
Syafrizal Syafei