K E G I A T A N I L M I A H
CDK 167/vol.36 no.1/Januari - Februari 2009
69
4th Asia Pacific Congress in Maternal Fetal Medicine
2008, Makau, China, 17-19 Oktober 2008
Acara kongres ini diisi oleh pembicara dari Hongkong,
India, Inggris, Amerika, Australia, Inggris; diikuti oleh lebih
dari 300 dokter Obstetri dan Ginekologi. Topik pertama
mengenai skrining kelainan kromosom (dalam hal ini terutama
Down Syndrome) sejak kehamilan trimester I. Dengan
kemajuan ilmu pengetahuan, saat ini ada beberapa cara
yang dapat digunakan untuk mendeteksi kelainan kromosom
sejak masa kehamilan: dengan pemeriksaan USG (nuchal
translucency, panjang tulang hidung), pemeriksaan biokimia
dari darah ibu, pemeriksaan cairan ketuban atau jaringan
plasenta.
Sel Punca, Potensi dan Pemanfaatannya, Gedung
LIPI Jakarta, 25 Oktober 2008
Bertempat di Gedung Widya Graha LIPI lantai 1, Jl. Gatot
Soebroto Jakarta Selatan, telah diadakan Seminar Sehari
Asosiasi Sel Punca Indonesia (ASPI). Tujuan seminar ini menurut
Ketua Dewan Pelaksana Asosiasi para Peneliti dan Peminat
Sel Punca / Stem Cell ini adalah memperkenalkan dan men-
diskusikan terapi sel punca terutama manfaatnya pada
pelbagai penyakit. Selain itu juga untuk menarik minat para
peneliti dan dokter terhadap penelitian sel punca. Acara
yang - bagi peserta - bernilai 4 SKP IDI ini menampilkan
pakar-pakar sel punca dari Akademisi, Bisnis/Industri dan
Government/Pemerintah atau sering disebut dengan ABG.
Simposium Hepatobiliary-GI-Surgical-Radiological
Update & Workshop on Endoscopy, Surgery and
Imaging, Gran Melia, Jakarta, 24 - 26 Oktober 2008
Simposium dibuka oleh Gubernur Jakarta yang diwakili
oleh kepala Dinas Kesehatan, dr. Wibowo Sugiat; pada
pidatonya beliau menekankan antara lain perlunya kepedulian
dan kemampuan yang baik dalam hal deteksi maupun
penanganan penyakit hati di Indonesia karena saat ini
Indonesia menempati posisi ke 3 dunia sebagai negara
dengan penderita Hepatitis (B dan C) terbanyak (lebih kurang
20 juta penderita) setelah India dan Cina. Dari pasien-
pasien ini 10 % nya berkembang menjadi sirosis hati.
Dengan perkembangan terapi dan diagnostik, diharapkan
deteksi dini dan penanganannya akan semakin cepat
sehingga komplikasi lebih lanjut dapat dicegah.
Konas V Skizofrenia, Lombok, 23-26 Oktober 2008
Pertemuan Nasional Skizofrenia rutin dilaksanakan setiap
dua tahun sekali, kali ini memilih Lombok sebagai tempat
pelaksanaan. Tema yang dipilih dalam Konas ke V ini
adalah Closing the Treatment Gap for Schizophrenia.
Bertempat di Bima Ballrom, Santosa Villas and Resort,
acara Konas V Skizofrenia ini dihadiri ratusan dokter Ahli
Jiwa yang tergabung dalam Perhimpunan Dokter Spesialis
Kedokteran Jiwa Indonesia (PDSKJI) dan dokter umum
yang bertugas di berbagai Rumah Sakit Jiwa di Indonesia.
3rd Talk Show Biotechnology, Universitas Paramadina,
30 Oktober 2008
Rektor Universitas Paramadina, Anies R. Baswedan, Ph. D.,
kembali membuka acara Talk Show: Biotechnology:
The Next Great Entrepreneurial Wave. Talk Show ke-3
hasil kerjasama dengan Yayasan Memajukan Bioteknologi
Indonesia (YMBI) ini, menghadirkan pembicara tamu Dr
Boenyamin Setiawan Ph.D (Kalbe Farma) bersama Bp. M.
Andy Zaki (majalah Teknopreuner). Acara ini dipandu oleh
DR Arief B. Witarto, selaku ketua YMBI.
Dalam sambutannya, Anies mengatakan bahwa ada
kecenderungan seseorang jika menempuh pendidikan tinggi
maka jiwa entrepreneurshipnya berkurang. Namun tidak
dengan para lulusan Universitas Paramadina. Meskipun
lembaga yang dipimpinnya ini baru berusia 10 tahun,
namun tak kurang dari 50% lulusannya saat ini telah
menjadi pengusaha. Diharapkan ke depan, banyak lulusan
dari Paramadina yang datang dengan membawa proposal
bukan membawa CV (untuk menjadi karyawan).
(tampak dalam foto kiri ke kanan: Ir. Wijayanto, Dr. Boen PhD, DR. Arief dan Bp. M.Andy )
L A P O R A N K H U S U S
CDK 167/vol.36 no.1/Januari - Februari 2009
68
Extend menilai luas daerah yang terinfeksi; pemeriksaan dilakukan
setelah kaki pasien dibersihkan dengan NaCl. Untuk Depth, harus
dinilai apakah luka di kutis saja atau sudah mencapai tulang.
Untuk Infection, dapat diberi antibiotika broad spectrum dan
kadang perlu kombinasi dengan antibiotik anaerob. Pemberian
antibiotik diteruskan sampai tidak ada infeksi. Kultur tetap harus
dilakukan, dan wound control harus dikerjakan sesegera mungkin.
Thiazolidinediones merupakan obat golongan antihiperglikemik
yang bekerja menurunkan resistensi insulin dengan cara meng-
aktifkan PPAR gamma dalam tubuh, terutama di jaringan otot,
lemak dan hati. Obat golongan thiazolidinediones memiliki banyak
manfaat seperti menurunkan plasminogen activator inhibitor,
menurunkan marker inflamasi, meningkatkan kolesterol HDL,
menurunkan mikroalbuminuri, meningkatkan fungsi endotel,
menurunkan lipolisis, menurunkan lipogenesis, memperbaiki
sensitivitas insulin, menurunkan CRP, menghambat proliferasi
otot polos pembuluh darah, menurunkan peradangan vaskular
dan menghambat migrasi sel.
Diabetes meningkatkan risiko CVD sebesar 3-4 kali lipat. Radikal
bebas seperti cytosolic calcium, PARP-1 dan PKC terlibat dalam
patologi sel pada keadaan hiperglikemi. Obat antihipertensi
golongan CCB (calcium channel blocker) dapat menghambat
peningkatan cytosolic calcium, sehingga mungkin dapat mence-
gah komplikasi vaskular pada keadaan hiperglikemi. Pada masa
mendatang, mungkin bukan hanya obat antihipertensi ACEi atau
ARB yang bermanfaat untuk hipertensi pada pasien diabetes;
CCB mungkin saja mengambil peranan penting.
Vitamin D dapat menstimulasi ekspresi reseptor insulin dan dengan
demikian meningkatkan respon insulin terhadap transport
glukosa; juga terlibat dalam normalisasi calcium ekstraseluler,
sehingga kalsium dalam jumlah normal dapat masuk sel. Sekresi
insulin merupakan proses yang bergantung pada kalsium,
sehingga dapat dikatakan kalsium juga berpengaruh terhadap
sekresi insulin. Pada pasien diabetes, pemberian kalsium oral
meningkatkan sekresi insulin. Kombinasi suplemen kalsium dan
vitamin D diperkirakan berperan dalam pencegahan penyakit
diabetes melitus. (YYA)
G E R A I
CDK 167/vol.36 no.1/Januari - Februari 2009
71
Kalbe turut serta dalam acara WECOC (Weekend Course on
Cardiology) ke 20 di Hotel Gran Melia, Jakarta tanggal 7-9
November 2008. Seperti terlihat pada foto Tim Medical Support
dan Marketing Discovery dalam stan Kalbe yang menampilkan
produk CPG dan Irvask.
Tempat pendaftaran PIT XVIII PERABOI di Hotel Lor In Solo, Jawa Tengah,
tanggal 30 Oktober - 1 November 2008. Tim Marketing Explorer Kalbe turut
serta dalam acara tersebut dengan menampilkan produk Brexel dan Hemapo.
Kalbe turut serta pada acara APGC (Asia Pasific Geriatric
Conference) 2008, yang berlangsung di Discovery
Kartika Plaza Beach Hotel, Bali 13-16 November 2008.
Dengan menampilkan produk Durolane, Osteonate
dan Mexpharm.
Kalbe berpartisipasi pada acara Kongres Nasional ke 7 PERSADIA
dan KONKER PERKENI, KONKER PEDI di Hotel Agrowisata, Kota
Baru, Malang tanggal 23-25 Oktober 2008.
K E G I A T A N I L M I A H
CDK 167/vol.36 no.1/Januari - Februari 2009
70
2nd Indonesian PICU NICU Update, Jakarta,
1-2 November 2008
Simposium ini diselenggarakan di Golden Ballroom, Hotel
Sultan, Jakarta; dihadiri sekitar 500 dokter, baik Dokter
Spesialis Anak serta Dokter yang bertugas di unit-unit
PICU dan NICU di berbagai Rumah Sakit di Indonesia.
Simposium yang dilaksanakan dalam 2 tahun berturut-
turut ini rupanya menarik perhatian para dokter untuk ikut
serta, mengingat makin banyaknya kasus-kasus kegawatan
yang ditangani di berbagai RS.
Asia Pasific Geriatric Conference 2008,
Bali, 13-16 November 2008
Konferensi Asia pasific Geriatric 2008 kali ini dilangsungkan
di Hotel Discovery Kartika Plaza Beach Hotel, Bali Indone-
sia. APGC 2008 mengambil tema Geriatric Giants: The
New Epidemic in the 21st Century dihadiri oleh sekitar
800 peserta dari 28 negara. Kata sambutan diberikan oleh
dr. RA Tuty Kuswardhani, SpPD-KGER sebagai Presiden
APGC 2008, dilanjutkan oleh dr. C.H Soejono, PhD., sebagai
Chairman of Organizing Committee dan dr. Dewa Oka, MPH,
yang mewakili Departemen Kesehatan Bali. Pembukaan
APGC 2008 dimulai dengan sebuah tarian etnik Bali yang
menggambarkan seorang tua dengan permasalahan kesehat-
annya. Dilanjutkan oleh tarian Mahapuja untuk menyambut
para tamu. Tarian-tarian ini mendapat sambuatan yang meriah
khususnya dari para peserta dari luar negeri.
Bedah Buku PERMAPKIN "Management Lessons
from Mayo Clinic", Jakarta 13 Desember 2008
Dokter Indonesia sering menghindari menangani pasien
dengan penyakit kompleks (penyakit yang membutuhkan
waktu lama untuk mendiagnosanya), karena sudah ada
pekerjaan lain yang menunggunya. Demikian kesimpulan
Drs Johny Setyawan MBA saat berbicara di depan anggota
PERMAPKIN (Perhimpunan Manajer Pelayanan Kesehatan
Indonesia) pada acara Bedah Buku "Management Lessons
from MayoClinic, What we can learn from inside of one of
the world's most admired hospitals". Acara yang dipandu
oleh Ketua PERMAPKIN Dr Supriyanto Riyadi, berlangsung
cukup meriah.
PEROSI (Perhimpunan Osteoporosis Indonesia) ke-3,
Hotel Sahid Jaya Makassar, 7-9 November 2008
Acara ini dibuka oleh Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin
Limpo dan ketua PEROSI Prof. Ichramsjah Rachman; dihadiri
oleh sekitar 250 dokter dari bagian penyakit dalam,
rehabilitasi medik, ortopedi, obstetri ginekologi dan dokter
umum dengan disponsori oleh 3 perusahaan farmasi yaitu
Sanofi Aventis, Roche dan Novartis. Dalam pembukaan,
dijelaskan osteoporosis merupakan penyakit menahun
dan serius tetapi tidak menunjukkan gejala khas. Osteo-
porosis di seluruh dunia pada tahun 1950 yang berakibat
terjadinya fraktur panggul tercatat sekitar 1,6 juta dan
diprediksi pada tahun 2050 meningkat menjadi 6,25 juta
penduduk, di Asia sendiri mencapai 3,2 juta penduduk.
3rd International e-health and Telemedicine (eHT)
Workshop, Perth Australia, 27-28 November 2008
Jika di Indonesia telemedicine (diagnosis / terapi) masih
kontroversial dan mendapat banyak kendala dari pelbagai
pihak, tidak demikian di Australia. Demikian sekilas penga-
matan Redaksi saat mengikuti Workshop yang diadakan
The University of Western Australia (Lions Eye Institute).
Selama 2 hari, workshop yang diikuti 60 peserta tersebut
berlangsung di UWA Club, Perth, Western Australia.
WECOC (Weekend Course on Cardiology) ke-20,
Jakarta, 7-9 November 2008
Acara WECOC ke-20 diselenggarakan di Hotel Gran
Melia, Jakarta dari tanggal 7-9 November 2008. Acara ini
diikuti oleh kurang lebih 1.500 peserta dari berbagai
daerah di tanah air. Banyak topik menarik yang dibicara-
kan dalam kesempatan ini, diantaranya : pathophysiology
and basic mechanism of ACS, HDL cholesterol as a thera-
peutic target in the management of CHD, management
of insulin therapy on hospitalized patients, abdominal aortic
aneurism: curent update, venous thromboembolism: whats
new, serta beberapa topik menarik lainnya. Pada acara ini,
ada banyak perusahaan farmasi yang mengambil bagian,
diantaranya adalah adalah Kalbe, Merck, Pfizer, DexaMedica,
Soho, Lapi, Abbot, Novo Nordisk dan perusahaan-perusahaan
farmasi lainnya. Kurang lebih 34 perusahaan farmasi yang turut
serta dalam acara ini. Berikut ini adalah rangkuman beberapa
bahasan acara yang disampaikan pada WECOC ke-20 ini.