Peranan Lembaga Konsultan Bagi
Peningkatan
Sarana Pelayanan Kesehatan
(
Rumah Sakit )
Emmyr F. Moeis, Drg., MARS.
Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Padjadjaran, Bandung, Indonesia
ABSTRAK
Pelayanan kesehatan di Indonesia dalam dua dekade terakhir berkembang sangat
pesat, sehingga pada tahun 1990 telah terdapat 1.500 rumah sakit swasta dan peme-
rintah. Dalam 25 tahun mendatang jumlah dan jenis pelayanan kesehatan akan sangat
berkembang, hal ini disebabkan antara lain oleh jumlah populasi yang meningkat, per-
mintaan (demand) yang meninggi, transportasi dan komunikasi yang mudah, berubahnya
pola penyakit, dan faktor-faktor lainnya. Majunya ilmu pengetahuan dan teknologi
kedokteran serta derasnya arus informasi menyebabkan sofistikasi pada banyak rumah
sakit dan sarana pelayanan kesehatan
.
Pelayanan kesehatan swasta akan lebih banyak daripada pemerintah menjelang
tahun 2000 nanti, dan rumah sakit pemerintah akan cenderung menjadi swadana; rumah
sakit pemerintah akan tampil bersaing terhadap swasta dalam artian penampilan fisik,
pelayanan (service) dan kualitas. Perlunya pelayanan yang bermutu dan persaingan yang
ketat, mengakibatkan rumah sakit harus dikelola secara profesional yang didukung oleh
kesiapan sarana dan prasarana yang tangguh.
Di sisi lain didapat suatu keadaan, sulitnya memperoleh tenaga-tenaga profesional
untuk mengelola sarana pelayanan kesehatan/rumah sakit dalam menghadapi keadaan
yang sangat kompetitif di masa mendatang. Serta kesibukan-kesibukan rutin yang
dihadapi para pimpinan rumah sakit di dalam mengelola institusinya, sehingga tidak
memiliki waktu dan tenaga yang memadai untuk mempersiapkan institusinya dalam
menghadapi dan mengantisipasi keadaan-keadaan atau masalah-masalah yang dihadapi
.
Salah satu terobosan yang dapat dilakukan untuk mengatasi keadaan-keadaan ter-
sebut di atas, ialah dengan memanfaatkan lembaga konsultan yang dapat dijadikan
sumberdaya dalam mempersiapkan manajemen rumah sakit menghadapi masalah yang
dihadapi saat sekarang dan untuk masa mendatang, serta peningkatan mutu rumah sakit
sebagai sarana pelayanan kesehatan
.
12 2
Cermin Dunia Kedokteran Edisi Khusus No. 91, 1994