background image
471
| AGUSTUS 2010
A
cara ini dilangsungkan di Au-
ditorium FK UGM Jogjakarta
pada tanggal 8-9 Mei 2010, di-
hadiri oleh 508 peserta dari berbagai
pihak, dokter spesialis, apoteker, ma-
hasiswa, farmasi bahkan masyarakat
awam yang berminat atau berkecim-
pung dalam dunia herbal dan alter-
natif; acara tersebut juga diramaikan
oleh 12 perusahaan farmasi, perusa-
haan obat herbal dan laboratorium
diagnostik.
Acara tersebut diketuai oleh Dr.dr.
Nyoman Kertia, SpPD-KR, yang dalam
sambutannya menyatakan acara na-
sional ini dilangsungkan sebagai tin-
dak lanjut program Menteri Kesehatan
RI yang sejak tanggal 6 Januari 2010
mencanangkan obat herbal berbasis
pelayanan medis.
Obat dari bahan alami telah digunakan
masyarakat Indonesia sejak berabad-
abad dalam lingkup pengalaman tu-
run menurun, trial and error tetapi be-
lum ada standarisasi bahan baku dan
belum didukung bukti ilmiah tentang
manfaat dan keamanannya secara
klinik, sedangkan dunia kedokteran
bahkan masyarakat saat ini menuntut
cara berpikir rasional; oleh karena itu
bahan alam yang digunakan sebagai
obat perlu dikaji lebih lanjut tentang
standarisasi, manfaat dan keamanan-
nya.
Di Indonesia baru ada 5 sediaan fi to-
farmaka (ada uji klinik dan preklinik),
17 obat herbal terstandar (telah ada
uji preklinik) di pasaran, tetapi sebe-
narnya potensi sumber daya alam
Indonesia sebagai bahan baku obat
masih demikian luas; acara ini dilang-
sungkan untuk memperluas informasi
Seminar Nasional Terapi Medis
Berbasis Herbal
LAPORAN KHUSUS
CDK ed_179 Agustus-September'10 DR.indd 471
CDK ed_179 Agustus-September'10 DR.indd 471
7/23/2010 10:34:30 PM
7/23/2010 10:34:30 PM
background image
472
| AGUSTUS 2010
sumber daya alam tersebut dan men-
ingkatkan minat penelitian lebih lanjut
untuk bukti ilmiah manfaat, keamanan
serta standarisasi klinik.
REMATIK.
Pengembangan obat herbal untuk di-
manfaatkan sebagai pengobatan re-
matik didasarkan atas pertimbangan
hasil penelitian analgetik, diuretik, lak-
satif, antiinfl amasi, antiphlogistik dan
imunostimulan.
Dalam masyarakat Jawa Tengah dike-
nal berbagai jenis jamu antara lain
kunir asem, beras kencur dan paitan :
· Kunyit asem : hasil penelitian di
FK UGM menyatakan kurkumi-
noid lebih stabil dalam lingkun-
gan asam dan memiliki efek anti
radang; dalam masyarakat me-
mang digunakan oleh ibu pasca
melahirkan yang akan mengalami
peradangan sekitar panggul.
·
kurkumin dan xanthorrhizol (salah
empedu, sehingga nafsu makan
bertambah dan membantu proses
pencernaan dengan mengemulsi
runkan kadar trigliserida, koles-
terol total serum.
· Paitan, biasanya diminum para
manula, terdiri dari batang bro-
towali, daun sambiloto, biji ke-
dawung, setelah ditelaah secara
ilmiah diketahui salah satu efeknya
adalah stomachicum (memacu
sekresi HCl lambung), dengan tu-
juan meningkatkan nafsu makan.
· Beras kencur, biasanya diguna-
kan dengan tujuan penyegar
dan mengurangi frekuensi batuk
terutama batuk akibat pergantian
musim, dukungan ilmiahnya ada-
lah efek etil parametoksi sinamat
yang bersifat menghilangkan rasa
(anestetik) sehingga meningkat-
yang memicu batuk.
PURAN.
Nyeri seringkali underdiagnosed se-
hingga penanganannya kurang opti-
mal, yang akan mempengaruhi hidup
pasien.
Penggunaan neurotropik (B1,B2, B12)
bisa mengurangi nyeri nosiseptik dan
nyeri neuropatik (sindroma nyeri cam-
puran) pada low back pain.
Kombinasi vitamin B1 25 mg/hari dan
vitamin B6 50 mg/hari dapat diguna-
kan pada neuropati diabetika yang
dalam penelitian mengurangi nyeri
hingga 88,9%, numbness 82,5% dan
kesemutan 89,7%.
Pemberian gabungan vitamin B (B1,B2
dan B12) ditambah dengan B9 (asam
folat) 3 kali perhari juga secara ber-
makna memperbaiki keluhan dan
gejala polineuropati alkoholik diban-
dingkan plasebo.
3. OBAT BAHAN ALAM UNTUK
KESEHATAN GIGI DAN MULUT
Masyarakat Indonesia sudah sejak
lama mengenal berbagai bahan alam
untuk menjaga kesehatan gigi sep-
erti daun sirih, bunga cengkeh, cabe,
bawang putih dan merah, jeruk nipis,
lidah buaya dsb. Bahan tersebut ser-
ing digunakan untuk mengatasi gang-
guan di mulut seperti nyeri, gusi berd-
arah dan luka di mulut .
o Bawang putih (Allium sativa - lili-
aceae) memiliki aktivitas antimik-
roba gram negatif (P.gingivitis)
tetapi kurang efektif terhadap
gram positif, pengamatan awal
mendukung penggunaan bawang
putih untuk penyakit periodontal
atau penyakit mulut lainnya.
o
Propolis (air liur lebah) bersifat
antibakteri mulut dan mengham-
bat perlekatan S.mutans dan
S.sobrinus pada gelas; aktivitas
antibakterinya mirip dengan chlo-
rhexidine dan lebih baik dari ek-
strak cengkeh.
o
Naringin terbukti juga efektif ter-
hadap Actinomyceta comitans,
Actinobacillus dan P.gingivalis.
o
Curcuma xanthorrhiza (zingiber-
aceae); ekstrak metanol akar tana-
man ini terbukti memiliki aktivitas
antibakteri mirip chlorhexidine
terhadap bakteri mulut.
o
Xylitol, menunjukkan efek anti-
kariogenik dengan menghambat
pertumbuhan S.mutans, sedang-
kan Streptococcus lain tidak ter-
pengaruh.
Aktivitas minyak atsiri terhadap
bakteri rongga mulut
o Sifat antibakteri minyak atsiri ter-
masuk aktivitasnya terhadap bak-
teri rongga mulut telah dilaporkan
di antaranya minyak atsiri Mela-
leuca alternifolia (minyak atsiri po-
hon teh) - bila digunakan bersama
minyak kayu putih secara bermak-
na mengurangi jumlah chlorhexi-
dine yang dibutuhkan.
o Larutan kumur mengandung ek-
strak daun serut (Aper streblus)
dan daun nimba (Adirachta indica)
dapat menurunkan secara selek-
tif jumlah S.mutan dengan tidak
mempengaruhi jumlah bakteri
total, pH dan kapasitas buffer air
ludah.
o Evaluasi in vivo obat kumur 2,5%
ekstrak bawah putih menurunkan
bermakna S.mutans ludah.
o Ekstrak buah delima (Punica gra-
natum) dapat mencegah plak gigi
lebih baik dibandingkan chlorhex-
idine ataupun akuades.
4. OBAT BAHAN ALAM
BERKHASIAT APRODISIAK
UNTUK DISFUNGSI EREKSI PADA
DIABETES MELLITUS
Obat bahan alam sebagai aprodisiak
(dorongan seksual) umumnya men-
LAPORAN KHUSUS
CDK ed_179 Agustus-September'10 DR.indd 472
CDK ed_179 Agustus-September'10 DR.indd 472
7/23/2010 10:34:33 PM
7/23/2010 10:34:33 PM
RING DIGUNAKAN PADA PENYAKIT
1. OBAT BAHAN ALAM YANG SE-
Prof.Dr.phil.nat.Sudarsono,Apt
Temulawak : telah ditelaah meng-
andung kurkumin, desmetoksi-
satu komponen minyak atsiri) ber-
lipid, sehingga mungkin menu-
efek memacu keluarnya cairan
NANGANAN SINDROM NYERI CAM-
kan ambang rangsang iritasi saraf
2. PERAN VITAMIN B DALAM PE-
Dr.dr.Nyoman Kertia, SpPD-KR
(Drg.Goeno Subagyo,Sp.O.Path)
hadap bakteri rongga mulut
Beberapa ekstrak bahan alam ter-
(Dewa P Pramantara S)
background image
473
| AGUSTUS 2010
gandung senyawa turunan saponin,
yohimbin, ginseng, gingko, alkaloid,
tanin dan senyawa lain yang secara
fi siologis dapat memperlancar pere-
daran darah sistem saraf pusat dan
sirkulasi darah perifer termasuk alat
kelamin pria.
Epimedium sagittatum mengandung
senyawa icariin telah diketahui meng-
hambat enzim PDE5 di korpus kaver-
nosum yang kerjanya mirip dengan
obat kimiawi sildenafi l.
Vigor® dengan kandungan ginseng
dan cinnamonum ditujukan untuk
aprodisiak tetapi juga dapat memban-
tu regulasi gula darah dan kolesterol.
5. OBAT BAHAN ALAM UNTUK
PENYAKIT KULIT
Dematitis atopik (DA)
Pengobatan DA antara lain secara tra-
disional Cina (CHM) dan pengobatan
herbal tradiosional Jepang (kampo)
CHM yang telah diteliti menggunakan
10 jenis herbal yaitu : Potentilla chi-
nensis, Tribulus terrestris, Rehmannia
glutinosa, Lophatherum gracile, Cle-
matis armandii, Ledebouriella sase-
loide, Dictamnus dasycarpus, Paeonia
lactifl ora, Schizonepeta tenuifolia dan
G.glabra, herbal tersebut direbus se-
perti teh; menurunkan skor eritema
(51%) dibandingkan kelompok kontrol
(6,15%).
Di Jepang, Hochu-ekki-to berupa
granul halus berisi ginseng radix, At-
ractylodis rhizoma, Astragali radix, An-
gelicae radix, Zizyphi fructus, Bupleuri
radix, Glycyrrhizae radix, Zingiberis
rhizoma, Cimicfugae rhizoma dan Au-
rantii nobilis pericarpium selama 6 bu-
lan diteliti, memiliki efi kasi 19 % lebih
baik dibandingkan plesebo 5%.
Psoriasis
Akar Angelicae dahuricae (CHM)
mengandung furocoumarins impera-
torium, isoimpertorin dan alloimpe-
ratorin; pada penelitian 300 pasien
psoriasis dengan kombinasi UV-A
setara dengan pemberian psoralen-
UV-A dengan methoksalen, dengan
efek samping mual dan pusing lebih
rendah.
Bahan lain adalah indigo naturalis
dari Strobilanthes formosanis Moore
(Acanthaceae) menurunkan skuama,
eritema dan indurasi (81%) diban-
dingkan kelompok kontrol vehiculum
(26%), tidak dilaporkan efek samping
berat.
Aloe vera: 60 pasien psoriasis tipe
plak derajat ringan ­ sedang menda-
pat krim hidrofi lik Aloe vera 0,5% atau
plasebo, terdapat perbaikan (83,3%)
dibandingkan plasebo (6,6%) serta ti-
dak ditemukan efek samping.
Herpes simplex
Melissa offi cinalis - keluarga tanaman
mint, digunakan secara topikal pada
116 pasien; 96% terdapat perbaikan
lesi herpes di hari ke-8 setelah pema-
kaian balm 1% 5 kali sehari.
Hepers zoster
Jel licorice Glyxyrrhiza glabra dan Gly-
cyrrhiza uralensis merupakan peng-
hambat replikasi virus varicella zoster
tetapi belum diuji klinis.
Penelitian bahan alam di bagian
kulit dan kelamin FK UGM
· Suryawati N : ekstrak teh hijau 3
% dibandingkan pembersih asam
salisilat 1% + resorsinol 0,5% un-
tuk akne vulgaris derajat sedang,
hasilnya tidak ada perbedaan
· Hartati F : ekstrak sirih merah dan
ekstrak teh hijau dalam bentuk
sabun : penurunan jumlah koloni
Candida sp vulva pada penggu-
naan ekstrak sirih merah lebih be-
· Qomariah LN : krim ekstrak Aloe
vera 1% memiliki efek hidrasi
sama dengan krim urea 10% se-
bagai pelembab kulit kering non
dermatotik (p>0,05).
(ARI)
LAPORAN KHUSUS
CDK ed_179 Agustus-September'10 DR.indd 473
CDK ed_179 Agustus-September'10 DR.indd 473
7/23/2010 10:34:35 PM
7/23/2010 10:34:35 PM
(Dr.Nurwestu Rusetyanti,Mkes,SpKK )
dingkan ekstrak teh hijau.
sar tetapi tidak bermakna diban-