background image
458
| AGUSTUS 2010
SEJARAH SINGKAT STETOSKOP
Sejak ditemukan pertama kali di Per-
ancis pada 1816 oleh René-Théophile-
Hyacinthe Laennec, stetoskop telah
menjadi simbol pekerjaan seorang
dokter selama berabad-abad. Kata
`Stetoskop' sendiri berasal dari bahasa
Yunani (stethos, dada dan skopeein,
memeriksa) yang berarti sebuah alat
medis akustik untuk memeriksa suara
dalam tubuh. Alat ini banyak diguna-
kan untuk auskultasi suara jantung dan
pernapasan, meskipun juga diguna-
kan untuk mendengar bising usus dan
aliran darah arteri dan vena.
Bentuk awal alat ini pertama kali
adalah tabung kayu kosong. Konon
beliau menciptakan stetoskop sehing-
ga ia tidak perlu menaruh telinganya
di buah dada wanita Perancis. Tidak
jelas apakah Laennec mencoba men-
ghindarinya, atau untuk menghindari
rasa malu pasien. Apabila dilihat dari
bentuk dan teknologinya, stetoskop
dibagi menjadi 2 jenis :
1. Stetoskop
Akustik
Ini bentuk paling umum yang dicip-
takan oleh Rappaport & Sprague di
awal abad ke-20 berdasarkan prinsip
penjalaran suara dari tubuh pasien
akan diteruskan ke dalam tabung
kosong lewat 2(dua) sisi chestpiece
untuk memperjelas suara. Sisi "dia-
phragma" (lempengan plastik) untuk
memproduksi gelombang akustik dan
sisi "bell" (mangkuk kosong) untuk
menyalurkan suara frekuensi rendah.
Masalah yang sering timbul dari ste-
toskop akustik adalah tingkatan suara
sangat rendah membuat diagnosis
relatif sulit
2. Stetoskop
Elektronik
Stetoskop elektronik atau steto-
phone, merupakan pengembangan
versi akustik dengan penambahan
beberapa teknologi baru untuk bisa
meng-amplifi
kasi suara tubuh dari
tingkat frekuensi terendah sampai
yang tertinggi agar memudahkan di-
agnosis. Modifi kasi yang ditambahkan
bermacam-macam mulai dari penggu-
naaan Diaphragma Elektronik, Kristal
Piezo-Elektrik, hingga Piranti Nirkabel
yang akan mulai muncul di pasaran
beberapa saat lagi.
STETOSKOP MASA DEPAN
Perkembangan teknologi yang makin
cepat telah merambah ke alat-alat
medis konvensional. Improvisasi den-
gan teknologi nirkabel hingga kristal
piezo-elektrik pun menambah fungsi
stetoskop masa kini dan akan terus
berkembang di masa depan.
Banyak produk stetoskop mutakhir
telah muncul saat ini, beberapa di
antaranya:
1. 3M-Littmann 3200 Bluetooth
Stethoscope
Penggunaan teknologi Bluetooth ser-
ing berhubungan dengan audio atau
suara tetapi tidak menyangka kalau
penggunaan Bluetooth sampai untuk
stetoskop. 3M Littmann 3200 adalah
sebuah stetoskop digital yang telah di-
lengkapi dengan teknologi Bluetooth.
Stetoskop yang satu ini mempunyai
fi tur yang biasanya ada di sebuah
earphone yaitu dikenal dengan nama
Ambient Noise Reduction, sebuah
fungsi untuk mengurangi suara berisik
Stetoskop - Stetoskop Masa Depan
Penggalih Mahardika Herlambang
Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret / RSUD Dr. Moewardi Surakarta, Indonesia
OPINI
CDK ed_179 Agustus-September'10 DR.indd 458
CDK ed_179 Agustus-September'10 DR.indd 458
7/23/2010 10:33:54 PM
7/23/2010 10:33:54 PM
background image
459
| AGUSTUS 2010
dari luar sehingga suara yang dihasil-
kan benar-benar baik.
Stetoskop ini juga bisa merekam suara
detak jantung, paru-paru dan lainnya
dan kemudian fi le suara tersebut dapat
ditransfer ke komputer melalui koneksi
Bluetooth. Dalam paket penjualannya
juga telah disertakan sebuah software
Zargis Steth Assist yang dapat digu-
nakan untuk menganalisis suara yang
direkam dan bisa juga untuk berkomu-
nikasi sekaligus berkonsultasi dengan
sejawat lain secara jarak jauh dengan
fi tur Zargis TeleMed. Harga resmi 3M
Littmann Electronic Stethoscope ada-
lah US$ 379 sedangkan perangkat
lunaknya dijual terpisah seharga US$
385.
2. GE Vscan Pocket UltraSound
Ultrasound diprediksi akan menjadi
salah satu teknologi masa depan yang
akan diterapkan. Teknologi ini telah
dikembangkan oleh General Electric
(GE).
CEO GE Jeff Immelt telah memajang
perangkat baru yang dilengkapi den-
gan mesin ultrasound. Perangkat yang
diberi nama Vscan ini digadang-gad-
ang akan menggantikan stetoskop di
masa depan. Perangkat pencitraan
ukuran saku ini memiliki desain lipat
yang dilengkapi dengan layar beru-
kuran kecil 135x73x28 mm pada cang-
kang atas dan tombol keypad yang
terintegrasi di cangkang bawah yang
langsung tersambung pada probe.
Teknologi ultrasound pada Vscan me-
mungkinkan dokter memeriksa kondisi
kesehatan pasien, selain pemeriksaan
fi sik luar juga bisa melihat kelainan di
dalam tubuh secara pencitraan hitam
putih dan kode warna aliran darah
(echo) secara langsung di tempat.
Tujuan aplikasi klinis alat ini, menurut
GE, adalah sebagai alat bantu diag-
nosis cepat untuk kelainan jantung,
abdomen, vesica urinaria, obstetrik
& ginekologi, pediatri, vaskularisasi
perifer, dan pergerakan cairan pleura
dalam thoraks.
Dilengkapi slot memori MicroSD yang
bisa di-upgrade hingga 32GB, data
pasien dengan format `.jpg' (gambar),
`.mpg'(video) dan `.wav'(suara) akan
makin banyak tersimpan dalam piranti
VScan ini dan bisa ter-integrasi den-
gan aplikasi Vscan Gateway Software
. Sayangnya piranti ini belum dapat
dinikmati secara umum walaupun su-
dah lolos uji dari FDA Amerika Serikat,
Kanada, dan Uni Eropa.
OPINI
CDK ed_179 Agustus-September'10 DR.indd 459
CDK ed_179 Agustus-September'10 DR.indd 459
7/23/2010 10:33:57 PM
7/23/2010 10:33:57 PM
background image
460
| AGUSTUS 2010
3. iStethoscope Pro (iPhone
2G/3G/3Gs + Stethoscope)
Dikembangkan oleh Peter J.Bentley,
seorang pakar komputer sekaligus
penulis 7(tujuh) buku sains populer
yang tergabung dalam perkumpulan
The Undercover Scientist di Univer-
sity College London. Aplikasi iStetho-
scope Pro merupakan pengembangan
bersama dengan pakar kardiologi dari
aplikasi pendahulunya yaitu iSteto-
scope yang masih tergolong software
iseng saja. Terdapat 6 (enam) mode
pengoperasian dari mode mute,
heartbeat pure, heartbeat fi ltered,
conversation, clear sound, hingga
mode accelerometer.
Prinsip pemakaiannya sangat sederha-
na, cukup men-download aplikasi ini
di Apple AppStore seharga US$0,99
ke dalam iPhone, lalu aktifkan, kemu-
dian pasang headset lalu atur sen-
sitifi tas microphone dan tempelkan
pada permukaan daerah dada. Bisa
juga dengan membeli iStetho adapter
rancangan Dr.Blaine Warkentine, MD
yang berbentuk chestpiece stetoskop
dan bisa langsung dipasang pada iP-
hone.
Kekurangan pasti ada di setiap
teknologi buatan manusia, begitu-
pula iStethoscope. Karena belum me-
lewati uji FDA maka aplikasi ini tidak
disarankan untuk praktek resmi para
tenaga medis di AS saat ini. Di sisi lain,
pengembang aplikasi ini sudah mem-
peringatkan untuk tidak mecobanya
pada pasien yang memiliki implant
pacemaker karena dapat mempenga-
ruhi fungsi alat pacu jantung.
BIJAK MENGGUNAKAN
TEKNOLOGI
Perkembangan nirkabel untuk piranti
digital pemeriksan dasar yang lain
sangat mungkin makin berkembang.
Meski begitu, faktor manusia teta-
plah yang paling utama. Perlu dikha-
watirkan jika kelak sinergisme kinerja
piranti-piranti tersebut dipakai seba-
gai parameter absolut. Jika ini terjadi,
justru dapat menimbulkan kesalahan
interpretasi. Alhasil, yang bicara ada-
lah mesin (program). Dampak lebih
jauh, setiap orang bisa `merasa bisa'
mendiagnosis hanya dengan meng-
gunakan piranti digital tanpa dilandasi
dasar-dasar pengetahuan medis yg
terintegrasi. Padahal, pasien adalah
manusia dinamis dengan banyak un-
sur subyektifi tas. Terlepas dari kelema-
han-kelemahan tersebut, kehadiran
piranti medis digital patut kita sambut
dengan gembira dan juga lebih bijak
menggunakannya. (pm)
DAFTAR PUSTAKA:
1. Wikipedia, 28 Februari 2010. Stethoscope, http://en.wikipedia.org/wiki/Stethoscope
2. Medgadget.
2010.
Litmann 3200 Bluetooth stetoschope Brings Auscultation to PC For Sharing, Futher
Review. http://www.medgadget.com/archives/2009/08/littmann_3200_bluetooth_stethoscope_brings_
auscultation_to_pc_for_sharing_futher_review.html
3. Bentley, PJ. 2008. iStethoscope Pro. http://www.peterjbentley.com/
4.
Steth Assist User Manual, 2009, download dari http://www.mystethoscope.com/littmann-3200-electron-
ic-stethoscope-bluetooth-p-429.html ,
5. Vscan Data Sheet., 2010, download dari https://www2.gehealthcare.com/portal/site/vscan/aboutvs-
can/
OPINI
CDK ed_179 Agustus-September'10 DR.indd 460
CDK ed_179 Agustus-September'10 DR.indd 460
7/23/2010 10:34:05 PM
7/23/2010 10:34:05 PM