300
| MEI - JUNI 2010
F
DA telah menyetujui perlua-
san indikasi untuk telmisartan,
salah satu obat antihipertensi
golongan ARB (angiotensin-receptor
blocker). Kini, telmisartan dapat diber-
ikan sebagai terapi untuk mengurangi
risiko infark miokard, stroke dan keja-
dian kematian karena kardiovaskular
pada pasien-pasien dengan usia 55
tahun atau lebih dengan risiko tinggi
kejadian kardiovaskular, namun tidak
dapat mentoleransi efek samping
obat antihipertensi golongan ACEi
(angiotensin converting enzyme).
Keputusan ini merupakan rekomen-
dasi
the Cardiovascular and Renal
Drugs Advisory Committee, didasar-
kan pada hasil penelitian ONTARGET
(The ONgoing Telmisartan Alone and
in combination with Ramipril Global
Endpoint Trial), yang membandingkan
efektifitas telmisartan dengan ramipril
pada pasien diabetes atau dengan
risiko tinggi kejadian kardiovaskular.
Sebenarnya perluasan indikasi ini
dipertanyakan, karena dalam peneli-
tian-penelitian lain seperti PROFESS
(Prevention Regimen for Effectively
avoiding Second Strokes) dan TRAN-
SCEND (The Telmisartan Randomised
AssessmeNt Study in ACE iNtolerant
subjects with cardiovascular Disease),
pemberian telmisartan tidak lebih baik
dibandingkan dengan plasebo.
Penelitian PROFESS, yang merupakan
penelitian multisenter yang melibat-
kan 20332 pasien, memperlihatkan
bahwa pemberian telmisartan 80 mg
langsung setelah
stroke iskemik dan
dilanjutkan selama 2,5 tahun tidak le-
bih baik dibandingkan dengan plase-
bo dalam menurunkan angka kejadian
stroke, kejadian kardiovaskular, mau-
pun diabetes melitus. Dalam peneli-
tian TRANCEND, 6000 pasien dengan
penyakit kardiovaskular atau diabetes
risiko tinggi diterapi secara acak den-
gan telmisartan atau plasebo. Setelah
follow-up selama 5 tahun, outcome
primer yang merupakan gabungan
kematian karena kardiovaskular, infark
miokard, stroke atau rawat inap karena
gagal jantung, tidak berbeda antara
kelompok telmisartan dengan kelom-
pok plasebo.
Walaupun FDA telah menyetujui per-
luasan indikasi telmisartan untuk pasi-
en dengan risiko tinggi kardiovaskular,
perlu dilakukan tinjauan ulang mengin-
gat penelitian-penelitian sebelumnya
seperti PROFESS dan TRANSCEND,
memperlihatkan bahwa telmisartan ti-
dak lebih baik dibandingkan plasebo
dalam hal penurunan kejadian kardio-
vaskular
sIMPulan:
· FDA menyetujui perluasan indika-
si untuk telmisartan untuk mengu-
rangi risiko infark miokard,
stroke
dan kejadian kematian karena kar-
diovaskular pada pasien-pasien
dengan usia lebih dari 55 tahun
atau lebih dengan risiko tinggi ke-
jadian kardiovaskular, berdasarkan
penelitian ONTARGET
· Walaupun demikian, perlu dilaku-
kan peninjauan lebih lanjut karena
dalam penelitian lain seperti PRO-
FESS dan TRANSCEND, pembe-
rian telmisartan tidak lebih baik
dibandingkan dengan plasebo
dalam menurunkan kejadian kar-
diovaskular. n (YYA)
referensI:
1. McIness GT. Telmisartan to Prevent Recur-
rent Stroke: The PRoFESS Study. Was the
Baby Thrown Out with the Bathwater? Stroke.
2009;40:1938. Abstract. [cited 2009 February
25]. Available from:
http://stroke.ahajournals.org/cgi/content/
extract/40/5/1938
2. Medscape. Expanded Indication for Telmisar-
tan. Abstract. [cited 2009 February 25]. Avail-
able from:
http://www.medscape.com/viewarticle/71098
1?src=mpnews&spon=2&uac=117092CG
3. Journal Watch. Telmisartan Not Better Than
Placebo in ACE-Inhibitor-Intolerant Patients.
[cited 2009 February 25]. Available from:
http://firstwatch.jwatch.org/cgi/content/
full/2008/903/2?maxtoshow=&HITS=1
0
&hits=10&RESULTFORMAT=&fullt
ext=telmisartan+not+better+than+placeb
o+
transcend&andorexactfulltext=and&
searchid=1&FIRSTINDEX=0&resourcetype
=HWCIT
4. Effects of the angiotensin-receptor blocker
telmisartan on cardiovascular events in high-
risk patients intolerant to angiotensin-convert-
ing enzyme inhibitors: a randomised controlled
trial. Lancet 2008; 372: 1174-83. Abstract. [cit-
ed 2009 February 25]. Available from: http://
www.thelancet.com/journals/lancet/article/
PIIS0140673608612428/abstract?isEOP=true
apakah Perluasan Indikasi
untuk telmisartan Merupakan
Keputusan yang tepat?
BERITA
TERKINI
CDK ed_177 mei ok2.indd 300
4/25/2010 7:43:41 PM