background image
P R A K T I S
CDK 167/vol.36 no.1/Januari - Februari 2009
49
Sumber: Posner JB, Saper CB, Schiff ND, Plum F. Plum and Posner
,
s Diagnosis of Stupor and Coma. 4
th
ed. 2007. p.242
(BRW)
Deteksi zat
Darah/urin
Tidak ada
Darah/urin
Tidak ada
Darah/urin
Darah
Darah
Darah/urin
Darah/urin
Darah/urin
Darah/nafas
Darah/urin
Gangguan tingkah laku
Hipertensi, agresi, kadang paranoid
berlanjut menjadi delirium
Halusinasi visual dan auditorik
Seperti amfetamin, lebih euforik,
kurang paranoid
Bingung, disorientasi, distorsi
persepsi. Menarik diri atau
impulsif dapat menyebabkan cedera
atau tindak kekerasan
Delirum, agitasi, halusiansi visual,
mengantuk sp. coma
Mengantuk, delirium, agitasi,
kadang coma
Somnolen, jarang coma
Letargi, bingung, mutisme sp. coma.
Kejang multifokal. Gejala dapat
muncul lambat beberapa jam/hari
setelah overdosis
Stupor
Halusinasi, agitasi berlanjut sp. coma
Stupor, coma
Disartri, ataksia, stupor. Kesadaran
cepat berubah dengan stimulasi
Stupor, coma
Zat/obat
Amfetamin
Kokain
MDMA/
Ecstasy
Atropin/
Skopolamin
Antidepresan
triskilik
Fenotiazin
Litium
Benzodiazepin
Metakualon
Barbiturat
Alkohol
Opiat/opioid
Tanda fisik
Hipertermi, hipotensi, aritmi,
dilatasi pupil, tremor, distonia ;
kadang kejang
Variabel
Gelisah, ataksia, sulit konsen-
trasi, kejang. Dilatasi pupil,
kematian akibat hipertermi
Demam, flushing, dilatasi pupil,
takikardi sinus/supraventrikuler,
kulit kering dan panas
Demam, takikardi supravetrikuler,
gangguan konduksi jantung,
fibrilasi ventrikel, hipotensi,
distoni
Aritmi, hipotensi, distoni
Bingung, roving conjugate eye
movement, pupil normal,
paratonia, tremor, akithisia
Tidak ada depresi pernapasan/
kardiovaskuler
Ringan: serupa intoksikasi
barbiturat. Berat: rx. tendon
meningkat, mioklonus, distoni,
kejang, takikardi, payah jantung
Hipotensi, kulit kering dan dingin,
pupil reaktif, doll,s eye (-),
hiporefleks, hipotensi, apnea
Stupor, hipotermi, kulit dingin
dan lembap, takikardi, pupil
reaktif di tengah sp. midriasis
Hipotermi, kulit dingin dan
lembap, pupil pinpoint, reaktif,
bradikardi, hipotensi,
hipoventilasi, edema paru
Beberapa zat/obat
Beberapa zat/obat
yang sering menyebabkan
yang sering menyebabkan
Delirium/Coma
Delirium/Coma
Beberapa zat/obat
yang sering menyebabkan
Delirium/Coma
B E R I T A T E R K I N I
CDK 167/vol.36 no.1/Januari - Februari 2009
48
Menurut penelitian baru dari E-health Insider, perkembangan internet yang menampilkan situs-situs
seperti Facebook, YouTube dan Wikipedia saat ini sedang diatur untuk merevolusi layanan kesehatan.
M
enurut penelitian baru dari E-health Insider, perkembangan
internet yang menampilkan situs-situs seperti Facebook,
YouTube dan Wikipedia saat ini sedang diatur untuk me-
revolusi layanan kesehatan.
Laporan berjudul "Web 2.0 in the Health sector : Industry
Review with a UK Perspective" menyimpulkan bahwa aplikasi
baru berdasarkan jaringan kesehatan sosial dan konten yang
dibuat oleh pengguna layanan kesehatan sendiri, seperti
tinjauan ulang dokter dan rumah sakit, akan meningkat cepat
dalam menghadapi tantangan sistem kesehatan yang ada dan
menciptakan cara baru dalam memberikan layanan kesehatan.
Laporan penelitian menjelaskan detil tentang bagaimana aplikasi
teknologi web 2.0 saat ini mengendalikan jauh perubahan
dalam sistem kesehatan di Inggris, Amerika dan Eropa, sebuah
trend yang dinamakan e-health 2.0. Laporan menjelaskan
mereka yang mengabaikan trend e-health 2.0 berisiko ke-
hilangan tahap awal sosial, ekonomi dan pergeseran teknologi
dalam perencanaan dan pemberian layanan kesehatan.
Chief Knowlegde Officer di NHS, Sir Murray Gray mengatakan
dalam pembukaan laporan bahwa publikasi ini meringkas
beberapa efek revolusi dan mengidentifikasi ke mana arahnya
di masa depan.
Diproduksi oleh perusahaan layanan berita IT kesehatan online,
E-Health Insider, laporan ini menguji bagaimana jaringan
teknologi web 2.0 partisipasi seperti Facebook, YouTube dan
Wikipedia sedang diaplikasikan dalam layanan kesehatan.
Laporan berargumen bahwa e-health 2.0 akan menjadi
yang pertama dan terutama dikendalikan oleh pelanggan.
Kesehatan merupakan salah satu subyek online yang secara
konsisten paling dicari. Aplikasi teknologi web 2.0 dalam
kesehatan sudah menjadi tantangan dalam hubungan dokter-
pasien dan mulai menempatkan kekuatan lebih besar di tangan
pelanggan.
Revolusi Web 2.0 dalam
Revolusi Web 2.0 dalam
kesehatan sedang berlangsung
kesehatan sedang berlangsung
Revolusi Web 2.0 dalam
kesehatan sedang berlangsung
Editor E-Health Insider Research dan penulis laporan, Lindsay
Birnsteel mengatakan bahwa walaupun penting, laporan ini
bukan sekedar user generated content melalui alat networking
seperti wiki, blog, video klip atau mash-up. Teknologi web
2.0 saat ini digunakan sebagai interaksi baru antara pasien
dan pemberi jasa pelayanan.
Birnsteel menunjuk UK Service Patient Opinion sebagai standar
dalam menghubungkan umpan balik masyarakat ke dalam
pengembangan layanan kesehatan. Pandangan publik yang
diberikan langsung ke NHS mendorong perbaikan pelayanan.
Dua puluh perusahaan dan organisasi e-health 2.0 pemimpin
sektor yang tumbuh cepat ini dibuat profilnya melalui kuesioner
dan wawancara lanjutan. Profil menghasilkan luasnya jang-
kauan aplikasi e-health yang telah tersedia. Profil ini juga
menghasilkan ilustrasi inovasi dalam layanan kesehatan: dari
organisasi yang menghasilkan komunitas online pasien dengan
kondisi khusus, alat-alat untuk mengelola penyakit kronik,
situs yang memungkinkan pasien menilai mutu layanan yang
mereka terima, alat yang memungkinkan para klinisi untuk
pencarian yang lebih baik dan berbagi data penelitian.
Laporan ini mengundang para pemimpin dari semua area
layanan kesehatan untuk memperhatikan e-health 2.0 yang
mulai mendefinisikan kembali praktek dan bisnis dalam layanan
kesehatan. (NFA)