background image
129
CDK 175 / vol.37 no. 2 / Maret - April 2010
P
enelitian baru melaporkan obat baru bagi penderita
tekanan darah tinggi yang tidak dapat dikontrol oleh
obat-obatan yang ada, sangat baik dalam uji klinis.
Penelitian ini dilaporkan dalam Lancet edisi online 13 Sep-
tember.
Penurunan tekanan darah substansial dicapai dengan
berbagai dosis obat darusentan, untuk orang yang masih
hiper tensi walaupun sudah menggunakan tiga atau lebih
obat-obatan.
Obat baru ini "berpotensi sangat bermanfaat" untuk te-
kanan darah tinggi yang resisten, menurut Dr Kirk Garratt,
direktur klinis penelitian jantung intervensi di Lennox Hill
Hospital, New York City.
Menurut Garratt, penurunan tekanan darah yang terlihat
dalam studi ini sangat menggembirakan; dan hanya mem-
butuhkan perubahan kecil untuk memberikan manfaat pada
pasien. Obat ini berpotensi mengurangi risiko orang-orang
yang sulit diobati.
Menurut Nathan Kaiser, juru bicara Gilead Sciences, per-
usahaan yang sedang mengembangkan obat, hasil kajian akan
diserahkan kepada US Food and Drug Administration sebagai
bagian dari permohonan untuk persetujuan pemasaran.
Uji coba yang lebih besar telah selesai awal tahun ini un-
tuk pendaftaran. Data uji klinis diharapkan ada pada akhir
tahun. Sambil menunggu hasil studi kedua, mereka dapat
mengajukan permohonan untuk mendapatkan persetujuan
paling cepat pada kuartal keempat tahun 2010.
Beberapa studi mengatakan 30 persen orang dengan te-
kanan darah tinggi ­ faktor risiko utama untuk masalah-
masalah kardiovaskular seperti serangan jantung dan
stroke ­ yang resisten, tekanan darah tidak dapat mencapai
tingkat yang diinginkan meskipun menggunakan tiga atau
lebih obat-obatan.
Darusentan bertindak memblokir aktivitas endotelin,
molekul yang menyebabkan penyempitan arteri. Cara ker-
janya melibatkan jalur molekuler yang berbeda dari yang
ditargetkan oleh obat tekanan darah konvensional, seperti
penghambat kanal kalsium dan diuretik.
Penelitian dilakukan di 117 lokasi di seluruh dunia, pada
379 orang dengan tekanan darah sistolik 140 mmHg (130
mmHg untuk orang-orang dengan diabetes atau penyakit
ginjal kronis). Tekanan darah yang direkomendasikan adalah
120/80. Semua pasien menerima 14 minggu pengobatan
dengan dosis harian 50, 100 atau 300 mg. darusentan atau
plasebo.
Rata-rata, tekanan darah sistolik peserta turun 17 poin
dengan 50 mg. darusentan dan 18 poin dengan 100 mg.
dan 300 mg darusentan. Penurunan 9 poin tercatat dalam
kelompok plasebo.
Penulis utama studi Dr Michael A. Weber, profesor kedok-
teran di divisi kardiologi dari State University of New York,
Downstate College of Medicine menjelaskan bahwa pe-
nurunan tekanan darah ini sangat bermakna; bahkan jika
Anda memperhitungkan yang terjadi di kelompok plasebo,
masih ada penurunan sekitar 10 poin, yang penting secara
klinis karena mengurangi kemungkinan stroke dan kardio-
vaskular lainnya.
Efek samping utama adalah edema, akumulasi kelebihan cairan,
yang terjadi pada 27 persen dari orang yang memakai obat ak-
tif dan 14 persen dari mereka yang memakai plasebo. Karena
edema ini, "agar benar-benar efektif, mungkin darusentan
harus digunakan bersama-sama diuretik," kata Weber.
Jika darusentan bekerja sebagaimana yang diharapkan,
maka akan sangat berguna bagi orang tua dengan tekanan
darah tinggi resisten, kata Weber. Mereka cenderung sete-
ngah baya atau lebih tua, sering dengan gangguan fungsi
ginjal.
(NFA)
BERITA TERKINI
Obat Baru Memberi Harapan dalam
Melawan Hipertensi yang Sulit Diatasi
IMAGE BANK
CDK Maret April DR.indd 129
CDK Maret April DR.indd 129
2/23/2010 4:16:04 AM
2/23/2010 4:16:04 AM