100
cdk 161/ vol. 35 no. 2 Mar - Apr 2008
Berita Terkini
Kopi dan teh dapat menurunkan risiko kanker ginjal
Pecinta kopi dan teh,
menurut para peneliti di
Harvard Medical School di
Boston, mempunyai risiko
sedikit lebih kecil terhadap
kanker ginjal. Temuan ini
berdasarkan analisis 13
studi sebelumnya yang
menjelaskan bahwa kopi
dan teh dapat memberi-
kan perlindungan terhadap
kanker ginjal, sementara
susu, soda dan jus tam-
paknya tidak ada efeknya.
Temuan ini dipublikasikan
dalam
International Jour-
nal of Cancer, edisi 15 No-
vember 2007.
Berdasarkan studi tersebut, orang
yang minum tiga cangkir kopi atau
lebih sehari berkurang 16% risikonya
menga lami kanker ginjal dibanding-
kan yang rata-rata minum kurang
dari 1 cangkir sehari. Untuk yang me-
minum hanya satu cangkir teh setiap
hari mempunyai 15% risiko lebih ren-
dah kanker ginjal dibandingkan yang
bukan peminum teh.
Menurut Dr. Jung Eun Lee, pimpinan
para peneliti, walaupun studi tidak
menunjukkan kopi atau teh secara
langsung menurunkan kanker ginjal,
ada bebera pa alasan mengapa minu-
man ini bermanfaat. Contohnya, kopi
dan teh dapat meningkatkan sensitivi-
tas tubuh terhadap hormon pengatur
gula darah, insulin. Para peneliti men-
curigai kadar insulin berlebih menim-
bulkan risiko kanker ginjal. Kopi dan
teh juga mengandung antioksidan
yang dapat membantu melindungi
sel-sel dalam ginjal dari kerusakan
yang menimbulkan kanker.
Untuk studi ini, para peneliti meng-
gabungkan hasil 13 studi jangka pan-
jang yang mencakup 530.469 wanita
dan 244.483 pria. Setiap studi meng-
umpulkan informasi dari diet para
partisipan pada saat awal dan diikuti
selama 7-20 tahun. Konsumsi kopi
dan teh dihubungkan dengan risiko
kanker ginjal yang lebih rendah
walaupun para peneliti sudah
menghitung sejumlah faktor lain
yang diketahui orang mempen-
garuhi penyakit ini seperti obesi-
tas, merokok dan tekanan darah
tinggi.
Tim peneliti mencatat bahwa
konsumsi teh dan kopi dapat
berkaitan dengan penurunan
risiko kanker ginjal secara mod-
erat, sementara susu, jus dan
soda tidak berkaitan dengan
dengan risiko ini. Diperlukan stu-
di lebih lanjut diperlukan untuk
memahami mengapa kopi dan
teh dapat memberikan perlind-
ungan terhadap penyakit.
Sumber :
International Journal of Cancer, 15 No-
vember 2007