background image
HUMOR
ILMU KEDOKTERAN
TARIP DOKTER
Pasien : Wah, dokter, biaya peme-
riksaan sebesar ini terlalu
mahal! Dokter di tempat lain
paling-paling hanya sepa-
ruhnya.
Dokter : Lho,untuk lulus menjadi dok-
ter kan tidak gampang dan
biayanyapun tidak murah;
apalagi saya sekolah dokter
dua kali lebih lama daripada
rekan-rekan saya yang lain.
Pasien : ????
Hk
Jakarta
KOK TAHU ?
Satu keluarga humoris datang ber-
obat.
Keluarga penderita : Dokter kasih obat
yang manjur ya!
Dokter : (masih sibuk menulis resep).
Keluarga penderita : Resepnya boleh
dipakai terus kan?
Dokter : (masih menulis resep dan
hanya bisa senyum).
Keluarga penderita : Eh, jangan lho,
kasihan dokternya rugi!
Pasiennya nanti nggak datang
lagi! dan sekolah dokter kan
mahal! He .... he .... he ....
(serentak)
Dokter : Kok tahu??
Emiliana Tjitra
Jakarta
PENGALAMAN DI BAGIAN KEBIDANAN
Suatu malam ketika bertugas jaga di bagian Kebidanan, saya mengawasi kemajuan
proses persalinan seorang ibu; di atas meja terlihat selintas satu botol yang berisi penuh
minyak kelapa. Mula-mula saya tidak memperhatikan botol tersebut; tetapi setelah be-
berapa kali saya memeriksanya, isi botol tersebut makin lama makin berkurang, sampai
akhimya tinggal kira-kira sepertiganya.
Karena ingin tahu, saya bertanya:
"
Bu, botol minyaknya tadi masih penuh, mengapa
sekarang tinggal sedikit ?"
"Sudah saya minum, dok. Supaya jalan lahimya licin sehingga melahirkan bisa
lebih lancar."
Dr. I.N. Sutresna
Singaraja, Bali
INDIKASI RAWAT
Seorang pasien pergi ke psikiater dan mengeluh, "Saya sekarang malas kerja dan
pusing terus karena sepanjang hari pikiran saya tertuju untuk menebak kode SDSB."
"Itu 'kan salah Saudara sendiri. Coba perlihatkan contoh kode itu," kata dokter
tersebut agak marah.
"Ini, Dok !"
Setelalr melihatkode SDSB itu, dokter tersebut termenung beberapalama. Akhirnya
ia menarik napas dalam-dalam dan berkata "Saudara harus segera dirawat."
"Apakah penyakit saya begitu berat sehingga harus dirawat ?"
"Oh, bukan begitu. Maksud saya kalau Saudara dirawat kita akan punya banyak
waktu untuk berdiskusi mengenai bagaimana caranya memecahkan kode yang sangat
menarik ini," bisik dokter dengan penuh minat.
R. Setiabudy
Jakarta
LOGIKA
Seorang ilmuwan ingin mengetahui apa penyebab "teler". Mula-mula ia mencoba
meminum Nitrazepam dengan air jeruk, ternyata tcicr. Bcbcrapa hari kcmudian ia
meminum Diazepam dcngan air jeruk, merasa Icier. Akhirnya ia mcminum Lorazepam
dengan air jeruk, dan teler jugs. Setelah sadar is berpikir agak lama ...lalu mengambil
kesimpulan bahwa air jeruklah penyebab teler.
Sudibyo Supardi
Jakarta
Cermin Dunia Kedokteran No. 79, 1992 61