background image
292
| MEI - JUNI 2010
O
bat-obat golongan statin
dapat mengurangi kejadian
stroke pada pasien-pasien
dengan risiko kardiovaskular. Namun
apakah obat-obat golongan statin
juga dapat mengurangi risiko stroke
pada pasien-pasien yang baru menga-
lami stroke atau TIA (Tansient Ichemic
Attack)?
Penelitian SPARCLE (The Stroke Pre-
vention by Aggressive Reduction in
Cholesterol Levels) yang dilakukan
oleh para ahli yang tergabung dalam
SPARCL Investigators, merupakan
sebuah penelitian besar yang melibat-
kan 4731 pasien
stroke atau TIA dalam
jangka waktu 1 hingga 6 bulan sebe-
lum penelitian. Pasien-pasien dalam
penelitian ini memiliki kadar kolesterol
LDL (low-density lipoprotein) 100 hing-
ga 190 mg/dL (2.6 hingga 4.9 mmol/L)
dan tidak memiliki penyakit jantung
koroner. Pasien secara acak diberi
terapi 80 mg atorvastatin sehari atau
plasebo. Endpoin primer penelitian ini
adalah kejadian
stroke baru non-fatal
atau stroke fatal.
Hasil penelitian SPARCL memperlihat-
kan bahwa kadar kolesterol LDL rata-
rata pasien selama penelitian lebih
rendah pada kelompok atorvastatin
daripada kelompok plasebo. Pasien
yang menderita stroke fatal atau stroke
non-fatal lebih sedikit pada kelompok
atorvastatin. Kejadian stroke iskemik
lebih banyak pada kelompok plasebo,
namun stroke hemoragik sedikit lebih
banyak pada kelompok atorvastatin.
Angka kejadian kematian antara ked-
ua kelompok penelitian tidak berbeda
bermakna (p=0,98)
Selain itu, angka kejadian efek sam-
ping antara kedua kelompok pene-
litian juga tidak berbeda bermakna.
Walau demikian, peningkatan enzim
hati lebih sering pada pasien-pasien
yang diberi atorvastatin.
Para ahli penelitian SPARCL meny-
impulkan bahwa pada pasien-pasien
dengan stroke baru atau TIA, tanpa
penyakit jantung koroner, pemberian
atorvastatin 80 mg sehari mengurangi
kejadian stroke dan kejadian kardio-
vaskular secara keseluruhan, walau
terjadi sedikit peningkatan kejadian
stroke hemoragik.
sIMPulan:
Pada pasien-pasien stroke yang baru
terjadi atau TIA, dan tanpa penyakit
jantung koroner, pemberian atorvasta-
tin 80 mg sehari mengurangi kejadian
stroke dan kejadian kardiovaskular se-
cara keseluruhan. n (YYA)
referensI :
1. Kelly MA. Hemorrhagic Stroke in an Ator-
vastatin Stroke-Prevention Trial. Abstract.
[citied 2009 november 30]. Available from:
http://neurology.jwatch.org/cgi/content/
full/2008/1021/1
2. The Stroke Prevention by Aggressive Reduc-
tion in Cholesterol Levels Investigators. High-
Dose Atorvastatin after Stroke or Transient
Ischemic Attack. NEJM 2006; 6(355): 549-59.
Kelompok atorvastatin 80 mg
Kelompok plasebo
Keterangan
Kadar kolesterol
ldl rata-rata
selama penelitian
73 mg/dL (1,9 mmol/L)
129 mg/dL (3,3 mmol/L)
Pasien yang
menderita stroke
fatal atau stroke
non-fatal
265 pasien (11,2%)
311 pasien (13,1%)
Pengurangan risiko
absolut dalam 5
tahun 2,2%.
Adjusted hazard
ratio 0,84
95% CI (0,71-0,99,
p=0,03)
Kejadian stroke
iskemik dan
hemoragik
274 stroke iskemik
55 stroke hemoragik
218 stroke iskemik
33 stroke hemoragik
Pengurangan risiko
absolut dalam 5
tahun adalah 3,5%,
dengan HR 0,80;
95CI 0,69 hingga
0,92; p=0,002
angka kejadian
kematian
216 kematian
211 kematian
P=0,98
tabel 1. Perbandingan kadar LDL, stroke fatal dan non-fatal, stroke hemoragik stroke iskemik
dan kejadian kematian, pada pasien-pasien yang diterapi dengan atorvastatin 80 mg dan
plasebo.
sParCle: atorvastatin dosis tinggi Pasca
stroke atau tIa Mengurangi Kejadian stroke
dan Kardiovaskular
BERITA
TERKINI
CDK ed_177 mei ok2.indd 292
4/25/2010 7:43:08 PM