B E R I T A T E R K I N I
CDK 168/vol.36 no.2/Maret - April 2009
118
S
elain probiotik dan prebiotik yang saat ini telah banyak
diketahui manfaatnya untuk kesehatan dan fungsi saluran cerna,
beberapa komponen atau zat yang mampu memberikan
manfaat untuk saluran cerna di antaranya adalah :
a. Glutamin
Glutamin membantu sintesis nukleotida, dan sumber substrat
untuk proses glukoneogenesis dan fungsi lain. Dalam saluran
cerna glutamin berguna sebagai bahan bakar untuk mem-
bantu turn-over epitel saluran cerna, limfosit, fibroblast, dan
retikulosit. Sedangkan studi pada hewan coba menunjukkan
bahwa glutamin mampu menurunkan permeabilitas mukosa
saluran cerna, mencegah atrofi villi pada tikus yang diberi nutrisi
parenteral, meningkatkan ketersediaan antioksidan (GPx), dan
mencegah kerusakan molekul lemak (prooksidasi lemak).
Studi pada manusia cukup banyak, di antaranya adalah: untuk
mencegah atrofi mukosa pada pasien yang diberi nutrisi
parenteral, mempercepat penyembuhan mukosa pasien pasca
radioterapi, memperbaiki sistem imun, serta mencegah translo-
kasi bakterial dan sepsis.
b. Arginin
Arginin merupakan asam amino esensial, yang berguna di
antaranya untuk transportasi, penyimpanan, eksresi nitrogen.
Arginin juga merupakan prekursor NO yang mempunyai
banyak fungsi. NO berpotensi baik sebagai anti maupun
proinflamasi lemah, homeostatik; banyak ditemukan di ber-
bagai organ seperti makrofag, neutrofil, sel mast, sel hati dsb.
Studi pada hewan coba menunjukkan bahwa suplementasi
arginin mencegah kerusakan mukosa, memperbaiki perfusi
mukosa, menambah ketebalan mukosa usus.
Studi pada manusia menunjukkan kemampuan menghambat
pertumbuhan G. lamblia; suplementasi arginin pada bayi berat
badan lahir sangat rendah mampu mencegah NEC (necrotizing
enterocolitis) dan secara meta analisis suplementasi arginin
mampu memperpendek lama perawatan di rumah sakit, menu-
runkan terjadinya infeksi, dan menurunkan risiko kematian.
c. Vitamin A
Vitamin A yang merupakan vitamin larut dalam lemak, mem-
punyai fungsi utama menjaga integritas sel-sel epitel, fungsi
imunitas, dan fungsi retina. Defisiensi vitamin A akan menye-
babkan kerusakan epitel kolumna, keratinisasi sel-sel epitel
pada berbagai sistem tubuh manusia. Studi pada hewan coba
menunjukkan bahwa suplementasi vitamin A mampu mencegah
kerusakan mukosa usus pada tikus yang terinfeksi rotavirus;
suplementasi vitamin A juga mampu mecegah kerusakan
mukosa pada pemberian methotrexate.
d. Zinc
Zinc, trace mineral, merupakan komponen utama berbagai
metalloenzyme termasuk alkalifosfatase, karboksipeptidase,
DNA-RNA sintetase.
Studi manfaat zinc untuk saluran cerna sudah cukup banyak,
bahkan WHO saat ini juga merekomendasikan suplementasi
zinc 10 - 20 mg/hari selama 14 hari untuk menurunkan
kematian akibat diare dan mencegah kekambuhan diare.
(TMB)
Referensi:
1. Duggan C, Gannon J, Walker WA. Protective Nutrition and Functional Foods for the
Gastrointestinal
Tract.
AJCN
2002:75:789-808.
2. WHO-Unicef,. Joint Statement. Clinical Management of Acute Diarrhea. World Health
Organization,
2002.
Seperti diketahui bersama saluran cerna merupakan saluran yang mempunyai
fungsi selain sebagai tempat masuknya nutrisi ke dalam tubuh, juga sebagai barier
terhadap lingkungan luar tubuh. Kondisi tersebut memerlukan integritas dan daya
tahan mukosa saluran cerna sendiri.
Nutrisi untuk Saluran Cerna
Nutrisi untuk Saluran Cerna
Nutrisi untuk Saluran Cerna