SARI ILMU PENYAKIT MATA
Oleh : Sidarta Ryas dkk. Jakarta : Fakultas Kedokteran UI,
1981. 238 halaman.
Sesuai dengan judulnya, buku ini merupakan sari atau ring-
kasan dari ilmu penyakit mata. Namun pembahasan yang sing-
kat itu diimbangi dengan luasnya bahan yang dibicarakan.
Penulis telah berusaha memasukkan sebanyak mungkin judul
penyakit mata (182 buah), dari yang banyak ditemukan sam-
pai yang jarang terlihat seperti sindroma Marfan, sindroma
Marchesani dsb.
Penyusunan buku ini berdasarkan organ jaringan mata yang
terkena, dan dibagi dalam 12 bab : (i) refraksi, (ii) palpebra-
adneksa, (iii) konjungtiva-sklera, (iv) kornea. (v) uvea-pupil,
(vi) lensa, (vii) retina-badan kaca, (viii) saraf optik, (ix) glau-
koma, (x) orbita, (xi) strabismus, (xii) kelainan sistemik.
Walaupun buku ini dimaksudkan untuk konsumsi segala
golongan dari mahasiswa sampai ahli penyakit mata, tampak-
nya yang akan banyak mengambil manfaat darinya ialah maha-
siswa dan dokter umum. Oleh sebab itu ada baiknya bila
kelainan-kelainan yang banyak dijumpai mereka dibahas
secara lebih mendalam, misalnya masalah refraksi, pembedaan
berbagai konjungtivitis dsb. Defisiensi vitamin A banyak di-
jumpai di daerah-daerah, maka foto-foto kelainan ini ada
baiknya dicantumkan dalam edisi mendatang.
Dicetak diatas kerta HVS tebal, dengan mutu cetakan yang
bagus, buku ini juga dihiasi dengan 30 foto berwarna yang
sangat ilustratif.
KEDARURATAN DAN KEGAWATAN MEDIK
Editor : Dr. Arjatmo Tjokronegoro, Dr. AH Markum. Jakarta,
Fakultas Kedokteran UI, 1981. 170 halaman.
Buku ini merupakan kumpulan naskah simposium yang dise-
lenggarakan pada tanggal 28 Nopember 1981.
13 masalaah dibahas dalam buku ini, yaitu (i) resusitasi
kardiopulmonal dan serebral pada orang dewasa, (ii) resusitasi
kardiopulmonal dan serebral pada anak, (iii) koma, (iv) edema
otak, (v) pengobatan trauma kapitis, (vi) hiperpireksia, (vii)
status konvulsif, (viii) kedaruratan kardiosirkulasi, (ix) dengue
shock syndrome, (x) gambaran klinis payah jantung pada
bayi dan anak serta penatalaksanaannya, (xi) status asmatik,
(xii) kegawatan pernapasan pada anak, (xiii) gawat darurat
perut non-bedah.
Dapat dikatakan bahwa masalah yang dibahas dalam buku
ini umumnya dibahas secara mendalam dan sangat berguna
bagi para dokter, baik dalam praktek umum maupun di ru-
mah sakit, di daerah terpencil maupun dikota besar. Beberapa
contoh tindakan yang sangat perlu segera dilakukan (yang
mungkin belum diketahui oleh beberapa teman sejawat di
daerah) ialah :
Berikan 50 -- 100 ml larutan glukosa 20 -- 40 % pada
setiap penderita koma, bila penyebabnya belum diketahui.
Ini mengingat hipoglikemia merupakan salah satu penyebab
koma yang dapat diobati.
Keampuhan diazepam untuk status konvulsif kini tak perlu
dipersoalkan lagi. Tapi pemberian pada bayi yang kejang
pemberian sering sulit. Cara pemberian yang sederhana,
mudah dan efektif ialah per rektum. Dosisnya 5 mg untuk
berat badan kurang dari 10 kg dan 10 mg untuk yang
lebih dari 10 kg.
Pada status asmatikus sering diperlukan ekspektoran.
Yang termurah dan terbaik ialah air. Maka perlu dipasang
infus pada pasien.
Satu hal yang dapat mengiritasi sebagian dokter ialah disisip-
kannya banyak
iklan obat-obatan dalam buku ini, suatu hal
yang tidak begitu lazim dalam dunia perbukuan. Tapi secara
uraum dapat dikatakan bahwa buku ini pantas dimiliki oleh
setiap dokter.
OBESITAS
Editor : Dr. Arjatmo Tjokronegoro. Jakarta : Fakultas Kedok-
teran UI, 1981. 73 halaman.
Buku ini merupakan kumpulan naskah lengkap dari Simpo-
sium Obesitas tanggal 6 Juhi 1981. Tujuh aspek dibahas dalam
simposium tsb: (1) mekanisme dan patofisiologi obesitas,
(2) ketidakseimbangan energi dan obesitas, (3) pengaturan
diet, (4) obesitas pada anak, (5) obesitas pada orang dewasa,
(6) obat anti-obesitas, dan (7) aspek psikosomatik obesitas.
Dr. DB Lubis, salah seorang pembicara, menyatakan,
"Yang mengherankan pula ialah bahwa pengobatan terhadap
obesitas sebetulnya nampak mudah dan sederhana : mengu-
rangi makanan atau menambah gerakan fisik .............Tetapi
kenyataannya ialah bahwa banyak orang yang gemuk tidak
mempunyai ketahanan untuk melaksanakan itu secara disi-
plin dan konsekuen".
Oleh sebab itu dapat dikatakan bahwa simposium ini sebe-
narnya membahas masalah yang sederhana tapi sulit. Seder-
hana, karena terbukti orang yang kekurangan makanan (ta-
hanan kamp konsentrasi Nazi misalnya) tak mungkin gemuk.
Namun sulit, karena terbukti tidak banyak orang yang berhasil
mengatasi obesitasnya. Maka dokter-dokter yang tertarik
dengan masalah ini ada baiknya membaca buku ini, untuk
memahami persoalannya secara lebih mendalam. Itu saja.
PENATALAKSANAAN KEGAWATAN PEDIATRIK
Editor : Rusepno Hassan dkk. Jakarta : Fakultas Kedokteran
UI, 1981, 160 halaman.
Buku ini diterbitkan dalam rangka memperingati 5 tahun
berdirinya ICU Bagian Anak RS Cipto Mangunkusumo.
Sesuai dengan misinya, terutama
buku ini ditujukan bagi
dokter yang berminat atau bekerja di ICU.
Namun ada juga
bab yang berguna untuk dokter umum atau pun mahasiswa,
seperti cara penanggulangan shock dan hiperpireksia.
Cermin Dunia Kedokteran No. 25, 1982
57