ULASAN
Kartu Menuju Sehat Untuk Menilai
Cara Hidup Sehat
Andri Sudjatmoko
Puskesmas Bangil, Pasuruan, Jawa Timur
Dengan keberhasilan pembangunan bidang kesehatan se-
lama PJP I telah tampak berbagai keberhasilan dengan peme-
rataan pelayanan kesehatan dasar, dukungan peran serta masya-
rakat dalam daya dan dana misal Dana Sehat, Polindes. Upaya
upaya ini belum dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat
terutama yang berpenghasilan rendah, masyarakat daerah ku-
muh, masyarakat daerah terpencil. Yang terpenting menjadi
tujuan dalam kehidupan bermasyarakat di bidang kesehatan ter-
utama peran puskesmas untuk dapat menyehatkan lingkungan
serta masyarakat yang ada dalam wilayah kerjadapat berperilaku
hidup sehat.
Untuk menilai perilaku hidup sehat memang tidak mudah,
penulis mencoba membagi pengalaman sesuai pengetahuan dan
kemampuan dengan menggunakan kartu Swadarma 3 K yang
memuatberbagai informasi tentang program prioritas kesehatan,
kependudukan, kebersihan.
Kartu Swadarma 3 K mempunyai nilai dan merupakan ke-
butuhan cara hidup sehat, karena kartu Swadarma 3 K memuat
data kesehatan Calon Pengantin Wanita (CPW), Bumil, Bayi,
Balita, Pra Sekolah, Anak Sekolah, Buteki, PUS, Manula, Pro-
gram Imunisasi, Program Gizi, Program Kesling (Sarana), Pesan-
pesan yang disampaikan, Waktu pemakaian, Deteksi status ke-
luarga. Kartu Swadarma 3K adalah Kartu Menuju Sehat (KMS),
alat penilai perubahan keadaan sehat sejahtera. Kartu Swadarma
3 K perlu dibawa dalam setiap kegiatan Posyandu pelayanan
kesehatan seperti juga KMS, untuk diisi oleh petugas kesehatan/
kader kesehatan dalam wilayah kerja dengan memberi tanda
Centang (V) pada kolom yang telah tersedia pada saat pelayanan
kesehatan.
Kartu Swadarma 3 K dengan segi tiga emas sama sisi mem-
punyai arti yang sama-sama penting dan masing-masing pro-
gram kesehatan kependudukan, kebersihan serta warna emas/
logam mulia menandakan sampai kapan pun kartu ini tetap ber-
fungsi.
Kartu Swadarma 3 K diberikan kepada bayi dan ibu hamil
dalam satu keluarga mengingat angka kematian bayi/bumil men-
jadi prioritas utama; kartu ini diberikan pada sejumlah 190 kepala
keluarga dalain wilayah kerja. Kader mempunyai peran penting
dalam pelaksanaan kartu Swadarma 3 K sebagai motivator dan
juga sebagai dokter kecil dalam tugas upaya preventif, promotif,
kuratif yang sederhana misal penggunaan Oralit /LGC, peng-
obatan batuk pilek sederhana dan rehabilitatif sesuai pengetahu-
an pembinaan. Kartu Swadarma 3 K sebagai kartu potret diri
keluarga tentang gambaran keluarga sehat sejahtera; merupakan
alat menilai status kesehatan.dalam keluarga, diberikan secara
bertahap pada kepala keluarga dengan sasaran bumil/bayi. Ke-
luarga miskin/masyarakat daerah kumuh/terpencil dapat meng-
gunakan kartu Swadarma 3 K sebagai Kartu Sehat, juga kartu
menuju sehat. Kartu menuju sehat (KMS) atau kartu sehat ter-
masuk benda berharga yang memberi informasi pentmg tentang
gambaran potret diti sasaran yang ada artinya selama sasaran itu
menikmati kehidupan menuju sehat.
Jadi KMS berfungsi selama sasaran itu hidup sehat misal
KMS Bumil merupakan gambaran kehamilan yang berbeda
dalam keluarga anak ke 1 atau ke 2, termasuk juga KMS Balita
tidak untuk 5 tahun masa berlaku tetapi selama sasaran itu me-
nikmati kehidupan sehat. KMS sebagai bukti monitor, menilai
dan cara kebutuhan hidup sehat, merupakan benda berharga.
Kartu Swadarma 3 K merupakan KMS yang lebih lengkap
meskipun ada sedikit kekurangan termasuk pengadaannya.
Gambaran fungsi KMS yang ada
Yang menarik dari fungsi kartu Swadarma 3 K adalah se-
bagai berikut:
1) Data sasaran yang terperinci sesuai keperluan.
2) Deteksi risiko secara dini baik petugas ataupun kepala ke-
luarga.
3) Program kesling (sarana) juga merupakan prioritas.
4) Ada pesan yang sederhana dan punya makna penting.
Cermin Dunia Kedokteran No. 113, 1996
48
Fungsi Kartu Menuju Sehat
No. Indikator
Kartu
Swadarma
3K
Kartu
Balita
Kartu
Bumil
Kartu
Rumah
1
2
3
4
5
6
7
8
9
Identitas penduduk
Data sasaran
CPW
Bumil
Bayi
Anak balita
Anak pra sekolah
Anak sekolah
Ibu meneteki
PUS
Manula
Jumlah jiwa
Riwayat/latar belakang
sasaran
Riwayat kehamilan
Riwayat kelahiran
Riwayat gejala/kasus penyakit
Program imunisasi
CPW
Bumil
Bayi
Program gizi
Deteksi risiko bumil
Deteksi risiko bayi
Deteksi risiko buteki
Pemberian gizi
Program kesling (sarana)
Pendanaan (dana sehat/
jimpitan
Keadaan rumah
Sarana rumah
Pekerjaan KK
Sarana air bersih
Pemeriksaan
Ventilasi
rumah
Kelembaban
Kepadatan
penghuni
Kebersihan
pekarangan
Pesanpesan yang
disampaikan
Jangka waktu kegunaan
kartu
Satu tahun
Dua tahun
Tigatahun
Empat tahun
Lima tahun
Pendeteksian status
kesehatan
Perorangan/satu sasaran
Satu keluarga
+
+
+
+
+
+
+
+
+
+
+
+
+
+
+
+
+
+
+
+
+
+
+
+
+
+
+
+
+
+
+
+
+
+
+
(Vit A)
(PMT)
+
+
+
+
+
+
+
+
+
+
+
+
+
+
+
(Fe)
(PMT)
+
+
+
+
+
+
+
+
+
+
+
+
+
+
+
+ (27)
+ (12) + (15)
+ (11)
Jumlah
(11)
(26)
(18)
(26)
Dalam
prosentase
71% 31.5% 39% 29%
Keterangan
:
+
=
Ya/ada
=
Tidak
ada
5) Jangka waktu pemakaian kartu lebih dari 5 tahun sesuai
keperluan.
6) Pendeteksian status kesehatan keluarga atau perorangan ter-
masuk kesimpulan sehat sejahtera di dalam keluarga.
Kartu Swadarma 3 K sebagai kartu sehat dapat berfungsi
sebagai keterangan tidak mampu untuk keluarga yang kurang
mampu agar mendapatkan pelayanan kesehatan dasar secara
cuma-cuma, dengan tujuan dapat meningkatkan kemampuan
menuju hidup sehat serta lebih produktif dan aktif. Kepala ke-
luarga yang bertanggungjawab langsung kepada sasaran dibantu
oleh petugas kesehatan/kader kesehatan dalam wilayah kerja;
selain itu kartu Swadarma 3 K sebagai kartu sehat untuk mem-
bentuk dana sehat atau jimpitan; kartu Swadarma 3 K dapat men-
catat hasil kegiatan/partisipasi kegiatan bidang kesehatan/keada-
an keluarga.
Sebagai kartu yang baru (kartu Swadarma 3 K) dengan se-
gala keterbatasan cukup penting karena:
1) Seperti kartu keluarga dengan komponen sasaran program
prioritas, kepala keluarga dapat memantau status pada saat itu
dan gambaran yang akan datang.
2) Bentuk dan warna menarik seperti KMS yang dapat dipa-
sangldisimpan sesuai keperluan.
3) Pesan yang cukup sederhana dan Swadarma 3 K
a) Kewajiban sendiri melaksanakan kesehatan, kependuduk-
an, kebersihan dengan baik.
b) Perlu dibawa setiap kali kegiatan posyandu bersama KMS
sasaran.
c) Perintah untuk senantiasa minta nasihat/manfaat kegiatan
hari ini dan akan datang kepada petugas.
4) Mendapatkan kesimpulan yang sederhana tentang status
kesehatan keluarga sehat sejahtera.
PENUTUP
Kartu menuju sehat (KMS) penting untuk menilai cara hidup
sehat. Menuju sehat adalah harapan semua orang, KMS perlu
dimiliki oleh setiap sasaran dan dipergunakan sesuai keperluan
untuk menuju hidup sehat.
KMS adalah alat monitor/sumber data perorangan atau
kelompok terhadap program prionitas kesehatan, kependudukan,
kebersihan dengan jangka waktu yang tidak terbatas. KMS ini
adalah kartu Swadarma 3 K.
Kartu Swadarma 3 K sebagai KMS dapat juga sebagai kartu
sehat, dengan segala kelebihan dari kekurangannya; untuk itu
kartu Swadarma 3 K sebagai pendamping KMS yang telah ada
perlu dibawa dalam setiap kegiatan posyandu untuk memperoleh
pelayanan dasar sesuai jadual.
Cermin Dunia Kedokteran No. 113, 1996 49
No.
Urut
NAMA LENGKAP
(Kaum / Kecil)
JENIS
KELAMIN
HUBUNGAN
DENGAN
KELUARGA
KELAHIRAN
TGL. / BLN. / THN. TEMPAT
PENDIDIKAN
TERAKHIR
PEKERJAAN
JABATAN
AGAMA
1 2
3
4
5
6
7
8
1.
2.
3.
4.
5.
6.
CARA PENGISIAN KARTU SWADARMA 3 K
·
Isilah sesuai tanggal kegiatan posyandu seperti pada KMS.
·
Mintalah NASEHAT MANFAAT kegiatan Hari ini dan Akan datang.
KESIMPULAN SWADARMA 3 K SEBAGAI UPAYA MENILAI STATUS KESEHATAN
KELUARGA SEHAT SEJAHTERA
TANGGAL / BULAN / TAHUN
PETUGAS TANDA
TANGAN
PRA SEJAHTERA
KELUARGA SEJAHTERA TAHAP I
KELUARGA SFJAHTERA TAHAP II
KELUARGA SEJAHTERA TAHAP III
KELUARGA SEJAHTERA TAHAP III PLUS
............................................................
............................................................
............................................................
............................................................
............................................................
...........................
...........................
...........................
...........................
...........................
.................................
.................................
.................................
.................................
.................................