background image
Informasi Obat
Produk Baru :
Reotal
Nama dagang : Reotal
Bahan aktif : Pentoksifilin
Bentuk sediaan :
­ Dragee 100mg (Box isi 10 X 10's)
­ Ampul 100 mg/5 cc (Box isi 10 amp)
INDIKASI
1. Penderita claudicatio intermittent karena penyumbatan
pembuluh darah yang kronis pada tungkai.
2. Penyakit-penyakit pembuluh darah perifer yang lain.
KONTRA INDIKASI
1. Hipersensitif terhadap Pentoksifihin atau golongan metil-
xantines yang lain seperti kafein, teofilin dan teobromin.
2. Miokard infark yang baru.
3. Perdarahan hebat.
4. Sklerosis arteri koronaria dan serebral dengan hiper-
tensi dan aritmia adalah ku relatif untuk pengobatan paren-
teral.
5. Hindari pemakaian pada kehamilan.
EFEK SAMPING
Pada umumnya ditoleransi dengan baik. Gejala-gejala pada
umumnya ringan, meliputi mual, malaise, rasa tidak enak pada
lanibung, vertigo dan flushing. Bila pemberian per oral menye-
babkan gangguan pada lambung, sebaiknya diberikan setelah
makan. Dilaporkan juga reaksi hipersensitif seperti pruritus,
kemerahan kulit, urtikaria dan angioneurotik udem.
DOSIS DAN CARA PEMAKAIAN
1. Infus
­ Pemberian infus i. v:
Dosis awal 100 mg (1 ampul) dalam 250 ­ 500 ml larutan
infus (0,9% sodium klorida, 5% fruktosa atau glukosa) diberikan
dalam 90 ­ 180 menit. Dosis dapat ditingkatkan dengan 50 mg
perhari sampai dosis harian maksimum sebesar 400 mg.
­ Infus intra arteri:
100­ 300mg (1 ­ 3 ampul) perhari dalam 20­50 ml dari
0,9% sodium kiorida diberikan dalam 10­ 30 menit. (10 menit
per 100 mg Reotal).
2. Injeksi
Dosis 100mg (1 ampul) secara i.v atau intra arterial perhari.
Injeksi harus diberikan secara lambat (paling lambat 5 menit) dan
pasien harus berbaring. Dianjurkan memberikan dosis awal 50
mg yang dilarutkan dalam 5 ml 0,9% sodium klorida.
3. Oral
Dosis awal : 200 mg s/d 400 mg tiga kali sehari.
Dosis pemeliharaan: 100 ­ 200 mg, 3 X sehari.
Man doth what he can, and God what he will
Cermin Dunia Kedokteran No. 102, 1995 61