background image
444
| AGUSTUS 2010
P
ada 1 April 2010 American Fam-
ily Physician mempublikasi pe-
doman bagi dokter keluarga
dalam mendiagnostik dan menskrin-
ing pasien diabetes.
Pencegahan, diagnostik akurat dan
terapi merupakan hal yang penting
bagi pasien diabetes karena begitu
luasnya kemungkinan komplikasi sep-
erti nefropati, retinopati, neuropati,
penyakit kardiovaskuler, stroke bah-
kan kematian; yang dapat diperlam-
bat bahkan dicegah dengan pemili-
han terapi yang sesuai.
Sejak tahun 1997 American Diabetes
Association (ADA) telah memperke-
nalkan etiologi diabetes berdasar-
kan klasifi kasi dan kriteria diagnostik,
yang di tahun 2010 kembali direvisi,
dan penting diketahui bagi para dok-
ter dokter keluarga.
Kriteria diagostik diabetes adalah
penilaian kadar hemoglobin A1c
(HbA1c), kadar gula darah puasa dan
kadar gula darah sewaktu atau hasil
pemeriksaan toleransi glukosa oral
(OGTT). ADA mendefi nisikan diabe-
tes dalam dua kondisi yaitu kadar glu-
kosa darah puasa (8 jam) di atas 126
mg/dL dan kriteria lain: kadar glukosa
darah sewaktu di atas 200 mg/dL den-
gan keluhan poliuria, polidipsi, penu-
runan berat badan dan karakterisktik
lainnya yang positif. Kadar glukosa
darah sewaktu dapat digunakan se-
bagai skrining dan diagnostik tetapi
sensitivitasnya hanya 39-55%.
Pemeriksaan lini pertama pasien dia-
betes adalah OGTT; pasien puasa
selama 8 jam dan diberi asupan glu-
kosa 75 g. ; didiagnosis diabetes jika
kadar glukosa di atas 199 mg/dL, dan
didiagnosis ada gangguan gula darah
puasa jika kadar glukosa 140-199 mg/
dL pasca asupan glukosa; kriteria lain
gangguan gula darah puasa jika kadar
gula darah puasa tanpa asupan glu-
kosa adalah 100-125 mg/dL.
Pemeriksaan kadar HbA1c tidak me-
merlukan puasa, dapat berguna se-
bagai diagnostik dan skrining diabe-
tes jika kadar HbA1c setidaknya 6,5%
dalam dua kali pemeriksaan, keter-
batasan pemeriksaan ini adalah sen-
sitivitasnya rendah dan dipengaruhi
oleh faktor di antaranya ras, anemia
dan terapi yang digunakan.
Pemberian larutan glukosa 50 g meru-
pakan skrining yang paling sering di-
lakukan untuk mendiagnosis diabetes
gestasional, meskipun pemberian 75
-100 g glukosa dibutuhkan untuk meng-
konfi rmasi hasil awal yang positif.
Diabetes ketoasidosis merupakan ke-
jadian yang sering terjadi pada pasien
diabetes tipe 1 atau kadang pasien
diabetes tipe 2 ; lebih sering pada
pasien obesitas dan warna kulit hitam;
dikatakan diabetes ketoasidosis jika
hasil pemeriksaan kadar gula darah
melebihi 250 mg/dL dengan pH arteri
< 7,3 dan keton darah meningkat.
Meskipun belum cukup konsisten,
skrining diabetes perlu dilakukan
pada pasien hipertensi dan hiperlipi-
demia untuk menentukan klasifi kasi
diabetes berdasarkan tipe, perlunya
pemberian insulin berkelanjutan da-
pat difasilitasi dengan pemeriksaan
kadar C peptide; sedangkan pemer-
iksaan autoantibodi terhadap sel islet,
insulin, glutamic acid decarboxylase
(GADA), tyrosine phosphatase (1A-2
dan 1A-2
) atau marker lainnya un-
Review Kriteria Diagnostik
dan Skrining DM bagi
Dokter Keluarga
tuk melihat adanya destruksi sel beta
pankreas.
Rekomendasi spesifi k bagi klinisi ber-
dasarkan bukti ilmiah adalah :
· Skrining diabetes harus dilaku-
kan pada pasien dengan tekanan
darah di atas 135/80 mmHg (level
of evidence A)
·
Skrining diabetes harus dilakukan
pada pasien hipertensi atau hip-
erlipidemia (level of evidence B)
· Kalkulasi risiko dapat digunakan
sebagai identifi kasi pasien yang
memerlukan skrining lebih lanjut
(level of evidence C)
· Diabetes dapat didiagnosis jika
kadar HbA1C > 6,5% dalam dua
kali pemeriksaan terpisah (level of
evidence C)
· Pada pasien dengan risiko tinggi
diabetes,
counseling
direko-
mendasikan untuk memberiksan
strategi yang efektif, mengu-
rangi risiko diabetes termasuk
penurunan berat badan dan lati-
han fi sik. (level of evidence C).
(ARI)
REFERENSI
1. L Barclay. Am Fam Physician 2010;81:863-70.
abstract.
2. Executive Summary : Standards of Medical
Care in Diabetes -2010
BERITA
TERKINI
CDK ed_179 Agustus-September'10 DR.indd 444
CDK ed_179 Agustus-September'10 DR.indd 444
7/23/2010 10:33:31 PM
7/23/2010 10:33:31 PM