background image
cdk vol.34 no.5/158 Sep-Okt 2007
274
Kegiatan
Ilmiah
Pertemuan Ilmiah Tahunan ke-16 Perkumpulan
Obstetri dan Ginekologi Indonesia PIT XVI POGI,
Mataram 9 ­ 11 Juli 2007
S
ebanyak lebih dari dua ribu peserta yang berasal dari se-
luruh Indonesia menghadiri Pertemuan Ilmiah Tahunan ke-16
Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (PIT POGI
XVI). Pertemuan ilmiah yang mengusung tema Peran
Obstetri dan Ginekologi dalam Penurunan Angka Kematian Ibu
ini diadakan selama 3 hari, sejak tanggal 9 hingga 11 Juli 2007
bertempat di Hotel Lombok Raya, Mataram.
Acara pembukaan yang berlangsung di Ballroom Hotel Lombok
Raya, dimulai pada pukul 08.00 WITA. Acara secara resmi di-
buka oleh Prof. dr. Biran Affandi SpOG(K) dan kemudian diikuti
oleh orasi ilmiah yang berjudul "Mengapa Angka Kematian Ibu
di Indonesia Masih Tertinggi di ASEAN" oleh Prof.dr. Untung
Praptoharjo, SpOG(K). Pada acara pembukaan ini juga dilaku-
kan pelantikan dokter-dokter spesialis Obstetri dan Ginekologi
baru dari seluruh Indonesia.
PIT ini merupakan pertemuan penting yang dihadiri oleh para
ahli di bidang obstetri dan ginekologi. Berbagai acara ilmiah
yang dilakukan bisa berdampak positif bagi kesehatan ibu dan
anak. Acara ini diharapkan bisa meningkatkan profesionalisme
dan wawasan para dokter peserta. Hal ini dapat tercipta me-
lalui kegiatan simposium, pemaparan hasil penelitian,
penyampaian pengalaman di lapangan oleh para pembicara.
Topik yang hangat dibicarakan dalam simposium yaitu
mengenai kontrasepsi pada abad ke-21. Pada simposium ini,
dijelaskan mengenai kontrasepsi terbaru yang mengandung
estrogen dan drospirenon yang memiliki profil yang lebih baik
dan memberikan banyak manfaat. Selain itu tema yang
hangat dibicarakan dan mengundang antusiasme banyak
peserta simposium yaitu mengenai pengaturan siklus haid se-
lama berhaji. Beberapa pembicara memaparkan penggunaan
beberapa jenis obat-obatan golongan hormonal termasuk
penggunaan obat suntikan leuprolide acetate untuk mencgah
dan mengatur haid.
Peran nutrisi pada pencegahan preeklampsia berat juga
merupakan topik yang hangat dibicarakan. Pada kesempatan
ini dipaparkan bahwa pemberian vitamin E dan C dosis tinggi
selama kehamilan tidak dapat mencegah terjadinya Pre-
eklampsia. Topik yang juga menarik banyak perhatian peserta
yaitu mengenai vaksin untuk mencegah kanker serviks yang
disebabkan oleh Human Papilloma Virus.
Pada simposium ini Prof Ferry Sandra PhD dari Stem Cell
and Cancer Institute juga memaparkan penggunaan stem
cell pada berbagai jenis penyakit. Pada kesempatan ini beliau
memaparkan penggunaan human umbilical cord blood yang
berpotensi untuk digunakan pada terapi masa depan, di
antaranya yaitu untuk stroke iskemik, diabetes mellitus,
infark miokard, cedera tulang belakang, Alzheimer, Parkinson,
luka bakar, iskemi pada anggota gerak, dan penyakit hati.
Pada PIT POGI ini para dokter juga memaparkan banyak hasil
penelitian dari berbagai pusat pendidikan. Topik yang menarik
di antaranya yaitu penelitian dr Angsu M, dkk yang menilai
manfaat jahe untuk mengatasi mual dan muntah dalam ke-
hamilan. Pada penelitian ini kapsul ginger root 550 mg
2 kali sehari selama lima hari dapat menurunkan keluhan mual
secara sangat bermakna.
PIT yang diselenggarakan selama kurang lebih 3 hari ini ber-
langsung sukses. Berbagai acara baik ilmiah maupun
program sosial berlangsung dengan baik. Simposium-simposium
yang diadakan diharapkan dapat memberikan wawasan dan
pengetahuan para peserta di bidang obstetri dan kandungan,
sekaligus sebagai wahana berbagi pengalaman berbagai
dokter obstetri dan ginekologi di seluruh Indonesia. PIT POGI
selanjutnya akan diselenggarakan di Balikpapan, Kalimantan
Timur tahun 2008. [WDA]
8th INSAR NATIONAL CONGRESS 2007,
Bali 12 ­ 14 Juli 2007
Pada tanggal 12-14 Juli 2007 di kawasan Sanur, Bali, tepat-
nya di Hotel Inna Grand Bali Beach, telah dilaksanakan acara
8th Indonesian Society of Anesthesiologists and
Reanimatologists (INSAR) National Congress 2007 atau
KONAS VIII IDSAI (Ikatan Dokter Spesialis Anestesi Indonesia).
Acara 8th INSAR Congress 2007 yang didahului dengan kursus
Pra KONAS (10-11 Juli 2007) tersebut mengambil tema
"Tracking with Competence" dengan topik yang beraneka
ragam di bidang anestesiologi khususnya mengenai Pain
Management, Perioperative Medicine, dan Critical Care Medicine
dengan pembicara terkemuka dari Indonesia dan juga beberapa
pembicara dari luar negeri. Acara ini diikuti sekitar 600 dokter
spesialis dan residen anestesi dari seluruh Indonesia.
Pembukaan acara pada 12 Juli 2007, diawali dengan Tarian
Sekar Jagad dan Paduan Suara IDSAI Yogyakarta yang mem-
bawakan lagu Himne IDSAI dan Mars IDSAI yang diciptakan
oleh Dr Bambang Suryono, SpAnKIC dan Mujiyono. Acara
sendiri dibuka oleh Wakil Gubernur Bali di Agung RoomHotel
background image
275
cdk vol.34 no.5/158 Sep-Okt 2007
vitas COX-1, mempunyai pKa asam, menembus sawar darah
otak, dan mempunyai efek samping minimal. [EKM]
R&D Merupakan Ujung Tombak Kemajuan Sebuah
Bangsa
Gabungan Perusahaan Farmasi Indonesia (GP Farmasi)
bekerjasama dengan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia
(LIPI) dan Kalbe menyelenggarakan "Dinner Talk" dengan tema
"Mempererat Kerja Sama A k a d e m i , B i s n i s d a n Gov-
ernment (ABG) untuk K e m a -
j u a n B a n g s a " d i Presiden-
tial Suite Four Season Hotel pada
Minggu malam, 22 Juli 2007.
Acara ini hanya dihadiri tamu un-
dangan terbatas setingkat CEO
dan para akademisi terkemuka.
Dalam acara tersebut tampil tiga
tokoh yang mewakili ABG yakni
Prof. Henk Timmerman dari Vrij
Universiteit Amsterdam dengan
presentasi "Some Observation
on Performing Research" me-
wakili dunia akademis, Menristek
Dr.Ir. Kusmayanto Kadiman den-
gan presentasi berjudul "Pro-
gram Inovasi Nasional Melalui R&D" mewakili kalangan
pemerintah dan dr. Boenjamin Setiawan, PhD mewakili
dunia usaha dengan materi presentasi "Inovasi Melalui R&D
dengan mempererat kerjasama ABG". Ingin mengetahui dan
berdiskusi lebih lanjut tentang topik ini, silakan akses http://ab-
gnet.blogspot.com
Peresmian PharmaMetricLabs, Jakarta 20 Juni 2007
Aturan yang ada saat ini, sebelum obat dipasarkan, wajib
dinilai efikasi, keamanan dan mutu. Demikian dipaparkan
Director for Standardization of Therapeutic Product &
Household Product, National Agency of Drug and Food Con-
trol (NADFC) / Badan Pengawasan Obat dan Makanan
(BPOM) Republik Indonesia, Bpk. Drs. Udjianto saat mem-
bawakan presentasi dengan judul Regulasi Uji BA/BE dan
Inna Grand Bali Beach. Sebelumnya juga disampaikan be-
berapa kata sambutan dari Ketua Panitia Dr. Made Wiryana,
SpAn KIC, dari Ketua IDSAI Pusat Dr. Erwin Siregar, SpAn
KIC, dari World Federation of Societies of Anaesthesiologists
Anneke EE Meursing MD PhD FRCA.
Sehubungan dengan tema kongres kali ini, Prof.Tatang Bisri,
SpAn KIC dalam presentasinya mengemukakan bahwa dasar
kompetensi seorang dokter adalah pengetahuan, keterampilan,
sikap, organisasi dan perbaikan sistem. Kompetensi merupakan
suatu fungsi integrasi dengan menggunakan data biomedik
dan psikologik dalam pertimbangan klinis, suatu fungsi relasional
dengan berkomunikasi secara efektif dengan pasien dan rekan
sejawat dan suatu fungsi afektif/moral dengan kerelaan,
kesabaran dan kesadaran emosional untuk menggunakan
keterampilan secara bijaksana dan manusiawi. Sebelumnya,
pada tanggal 8 Juli 2002, IDSAI telah mendiskusikan 3
dasar kompetensi dalam bidang anestesiologi yaitu: penun-
jang/bantuan hidup, penatalaksanaan stres nyeri serta men-
ciptakan kondisi tebaik untuk pembedahan.
Dalam kongres ini antara lain juga dibicarakan mengenai kon-
sep baru dalam penatalaksanaan nyeri pasca operasi. Dalam
presentasinya, Prof. Dr. Husni Tanra, SpAn KIC, PhD
menyampaikan bahwa prinsip dasar penatalaksanaan nyeri
pasca operasi adalah untuk mencegah, mengurangi
atau meminimalisasi kejadian sensitisasi perifer dan sentral,
atau mempertahankan sistem saraf dalam keadaan fisiologis.
Yang dimaksud dengan `konsep baru' dalam penatalaksanaan
nyeri pasca operasi adalah mengkombinasikan 3
strategi analgesia yaitu pre-emptive analgesia, multimodal
analgesia dan rehabilitasi pasca operasi dini. Pre-emptive
analgesia adalah pemberian analgesik sebelum prosedur
tindakan, biasanya menggunakan anestetik lokal, opioid, atau
AINS (penghambat COX-1 atau COX-2). Multimodal analgesia
adalah kombinasi analgesik yang bekerja dengan mekanisme
berbeda yang menghasilkan analgesia sinergis. Multi-
modal analgesia mempunyai manfaat mengurangi dosis ma-
sing-masing analgesik, meningkatkan analgesia karena efek
sinergistik atau aditif serta dapat mengurangi efek samping
masing-masing obat. Menurut Prof.Dr.Aznan Lelo, PhD, SpFK,
obat AINS analgesik terbaik adalah yang mempunyai nilai
ED50 minimal untuk efek analgesiknya, menghambat akti-
background image
cdk vol.34 no.5/158 Sep-Okt 2007
276
Harmonisasi ASEAN, pada acara Peresmian PharmaMetri-
cLabs, di Jakarta 20 Juni 2007. Selain pemaparan dari pejabat
POM, tampil juga secara memukau Dr Subowo dari Dewan Pe-
nasehat Gabungan Pengusaha Farmasi Indonesia (GPFI) yang
membawakan materi bertopik Bio Availability-Bio Equiva-
lensi, Masa Depan Industri Farmasi di Indonesia. Bertindak
selaku moderator adalah Bpk. Samsul Arifin, Direktur PT Kimia
Farma.IDI.
Seminar Sehari Stem Cell and Cancer, Jakarta, 25
Mei 2007
Kegiatan ilmiah yang diselenggarakan oleh Stem Cell and
Cancer Institute (SCI) ini dihadiri oleh sekitar 180 peserta
undangan dari kalangan dokter, peneliti, mahasiswa, univer-
sitas dan perusahaan farmasi/alat kesehatan. Acara seminar
diselenggarakan di ruang Auditorium, Gedung PT Bintang
Toedjoe, jalan Pulomas, mulai jam 08.00 sampai dengan jam
17.30 WIB. Di sela-sela acara diadakan plant tour mengelilingi
fasilitas SCI yang tersedia.
Seminar Fakta mengenai Penyakit Jantung Koroner
(pencegahan & pengobatan), Jakarta 16 Juni 2007
Seminar ini diselenggarakan oleh RS Mitra Keluarga Kelapa
Gading, pada Sabtu, 16 Juni 2007. Seminar ini menghadirkan
pembicara yaitu; Dr. A. Sari S. Mumpuni, SpJP. Hadir sebagai
peserta awam. Dalam seminar ini dibahas tuntas mengenai
Penyakit Jantung Koroner mulai dari: gejala-gejala yang sering
dijumpai pada penderita, faktor-faktor penyebab, serangan-
serangan yang sering terjadi serta upaya-upaya pencegahan
dan inovasi pengobatan.
Konsep ABG di kalangan industri Farmasi, Jakarta 13 Juli
2007
Pernah menden-
gar istilah ABG?
Secara umum jika
kita mendengar is-
tilah ABG, maka hal
tersebut dihubung-
kan dengan kelom-
pok remaja atau
Anak Baru Gede.
Namun jika itu di-
tanyakan kepada
Profesor Kusmayanto
Kadiman, Menristek
RI, maka ABG tersebut adalah kependekan dari 3 pihak yaitu:
Academia, Business dan Government. Konsep ABG menurut
Kusmayanto, adalah suatu pola kerjasama yang melibatkan aka-
demisi atau universitas, Bisnis atau industri dan Government /
pemerintah. Guna memantapkan konsep tersebut, GP Farma-
si telah berkunjung ke Menristek RI hari ini. Ingin mengeta-
hui dan berdiskusi lebih lanjut tentang topik ini, silakan akses
http://abgnet.blogspot.com.
Workshop Anti Aging: Bagaimana memulai pela-
yanan Anti Aging Medicine, Jakarta 18 Juni 2007
Jika diwaktu-waktu sebelumnya, seminar/workshop Anti Aging
Medicine, membahas perkembangan kemajuan teknologi
kedokteran khususnya dalam bidang Anti Aging Medicine, kali
ini Seminar yang diadakan oleh Victus Life & Wellness Indo-
nesia mengetengahkan topik yang berbeda. Dihadiri sekitar
100 peserta, acara dimulai dengan presentasi dari pakar in-
dustri wellness, Stephen Tjandra. Selanjutnya berturut-turut
tampil dr Suharto SpKO dari PERKAPI (Perhimpunan Kedok-
teran Anti Penuaan Indonesia) dan Mel Tjandra seorang
Bioteknologist.
ISPE Singapore Conference 2007
Illinois Society of Professional Engineers (ISPE) Singapore
Conference 2007
diadakan pada tanggal 10-12 Juni 2007 di
Suntec Singapura. Peserta yang hadir dalam acara ini sekitar
500 orang terdiri dari apoteker, engineer, dan tenaga farmasi
lainnya. ISPE 2007 kali ini dimulai dengan workshop pada hari
pertama dengan topik yaitu Facility Project Management dan
Risk Based Management.
Dalam ISPE kali ini, secara garis besar topik-topik yang dibahas
antara lain Certified Pharmaceutical Industry Professional
(CPIP), Regional Bussiness Focus, Risk Focused Priorization
in a Global Environment, Europe Regulatory Perspectives for
Continuos Improvement of GMP, Regulatory, Counterfieting
(pemalsuan obat), Manufacturing Excellence, Distribution, Bi-
opharma, Computer System dan Secondary Facility Design.
Pertemuan llmiah Dua Tahunan Perhimpunan Dokter
Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia (PIDT- PDSKJI),
Palembang, 3-5 Juli 2007
Pada tanggal 3 - 5 Juli 2007 yang lalu telah terselenggara
Pertemuan llmiah Dua Tahunan Perhimpunan Dokter Spesialis
Kedokteran Jiwa Indonesia (PIDT- PDSKJI) di Hotel Aston
- Palembang. Tema yang dipilih dalam pertemuan ilmiah di
Palembang kali ini adalah Collaboration in Psychiatry for
Better Patient Management in Indonesia.
Tema yang dipilih
ini merupakan sebuah harapan agar kolaborasi antara ilmu
kedokteran jiwa di Indonesia dapat berkembang dan dapat
saling bekerjasama dengan ilmu kedokteran lain; meningkat-
nya kerjasama ini harus disesuaikan dengan perkembangan
dunia kedokteran saat ini.
Konker XI PDPI 2007, Bali, 11-14 Juli 2007
Konferensi Kerja XI 2007 telah selesai diselenggarakan oleh
Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (Konker XI PDPI 2007)
di pulau dewata, Bali, pada tanggal 11-14 Juli 2007 yang lalu.
Konker yang dihadiri kurang lebih 350 orang ini diadakan
selama 4 hari di Hotel Discovery Kartika Plaza, Kuta Bali,
diawali dengan adanya workshop pada tanggal 11 Juli
kemudian dilanjutkan dengan simposium pada tanggal 12-14
Juli 2007. Peserta Konker yang hadir terdiri dari dokter spesialis
paru, spesialis penyakit dalam, dan dokter umum. Acara pem-
bukaan Konker XI 2007 sendiri baru dimulai tgl 12 Juli 2007
pukul 08.00 WITA dan bertempat di Ruang Kharisma Hotel
Discovery Kartika Plaza, dibuka dengan pertunjukan seni tari
tradisional Bali.
PIN PPHI & KONAS PGI-PEGI, Surabaya, 12 - 13 Juli 2007
Kurang lebih enam ratus peserta yang berasal dari seluruh
Indonesia menghadiri Pertemuan Ilmiah Nasional - XIV PPHI
dan Kongres Nasional ­ XIII PGI-PEGI. Pertemuan yang
background image
277
cdk vol.34 no.5/158 Sep-Okt 2007
Redaksi yth.,
Terima kasih atas kiriman Cermin Dunia
Kedokteran ke alamat kami secara teratur;
i s i n y a d a p a t m e n a m b a h w a w a s a n &
pengetahuan kami.
Untuk edisi mendatang mohon diterbitkan
artikel mengenai Masalah Penyakit Anak dan
Gizi, mengingat masalah tersebut masih tetap
penting untuk ditanggulangi.
Wassalam,
Nani
Semarang
Jawaban
Redaksi bersyukur karena majalah ini bisa ber-
guna bagi sejawat. Topik-topik tadi sudah dalam
rencana penerbitan mendatang.
Redaksi yth.,
Pada artikel Hipertensi dan Komplikasi
Serebrovaskuler yang dimuat pada edisi no.
157/vol. 34 no. 4 dicantumkan dua klasifi-
kasi hipertensi menurut JNC VI dan JNC VII :
hal ini bisa membingungkan karena yang saat ini
digunakan sepengetahuan saya ialah klasifikasi
menurut JNC VII.
Terima kasih.
Dr. Andreas
Jakarta
Jawaban :
Terima kasih atas komentar Sejawat : Memang
saat ini yang digunakan adalah panduan menu-
rut JNC VII. Penatalaksanaan Stroke/Gangguan
Peredaran Darah Otak yang lebih lengkap dapat
dibaca pada Panduan Penatalaksanaan yang
dikeluarkan oleh Perdossi Pusat, Jakarta.
bertema PPHI-PGI-PEGI menyiapkan Pelayanan Paripurna
dan Peningkatan Mutu dalam Menyongsong Era Globalisasi
ini dilaksanakan selama 4 hari sejak tanggal 12 hingga 15
Juli 2007 bertempat di Hotel Shangri-La, Surabaya. Sebagian
besar peserta adalah anggota PGI,PEGI dan PPHI. Peserta
lain adalah internis, dokter umum, dokter anak dan residen
penyakit dalam. Pertemuan ilmiah ini tidak hanya berisi
simposium tetapi juga Kuliah Tamu, Kuliah Umum, Temu Ahli,
Debat, Makalah Bebas dan Poster, serta yang tidak ketinggalan
adalah kegiatan Endoscopy Workshop, seperti yang
disampaikan oleh Prof. DR. Dr. Hernomo O Kusumobroto,
SpPD ­ KGEH yang bertindak sebagai Ketua Umum dalam
sambutannya. Sebelumnya telah disampaikan Kuliah
Umum dengan judul: Functional Gastrointestinal Disorder:
New Definition ROME III".
Challenges, Opportunities and Innovation through
R&D in the Pharmaceutical Industries, Jakarta,
Senin 23 Juli 2007
Dinamika ekonomi di pasar, dinamika internal ilmu pengetahuan
mengenai produksi serta peran pemerintah sebagai peng-
hubung di berbagai tingkatan berbeda telah memicu terjadinya
kerjasama Triple Helix yang melibatkan tiga sektor yakni institusi
akademis (A, Academic), kalangan bisnis (B, Business) dan
pemerintah (G, Government). Demikian dikemukakan Ketua
LIPI Prof. Drs. Umar Anggara Jenie, Apt dalam seminar
sehari bertema "" yang diselenggarakan Gabungan Pen-
gusaha Farmasi Indonesia (GP Farmasi) di Gedung Widya
Graha LIPI, Senin, 23 Juli 2007. Seminar yang dibagi dalam
tiga sesi tersebut menampilkan pembicara: Prof. Dr.
Henk Timmerman dari Belanda, Prof. Dr. Amin Soebandrio
dari Kantor Menristek, Ir. Arief Budi Witarto, PhD dari LIPI,
dr. Boenjamin Setiawan, PhD dari Kalbe, Ir. Dudi Hidayat,
MSc dari LIPI, Dr. Adi Santoso dari Bioteknologi LIPI, Dr. Agus
Haryono dari Puslit Kimia LIPI dan Dr. Tenny Mart dari FMIPA
Fisika UI Ingin mengetahui dan berdiskusi lebih lanjut tentang
topik ini, silakan akses http://abgnet.blogspot.com
Laporan lengkap dari pelbagai simposium di atas (dalam Ba-
hasa Indonesia/English), bisa diakses pada http://www.kalbe.
co.id/seminar.