background image
264
cdk vol.34 no.5/158 Sep-Okt 2007
Anak-anak dari orang tua perokok mempunyai
kadar nikotin lima kali lebih tinggi
M
enurut studi dari Universitas
Leicester yang dipublikasi-
kan online pada Archives of
Diseases in Childhood 2007,
anak-anak yang mempunyai
paling sedikit salah satu orang
tua yang merokok, memiliki
kadar nikotin 5,5 kali lipat lebih
tinggi.
Ibu yang merokok merupakan
faktor independen terbesar ter-
hadap kotinin dalam urin sebe-
sar 4 kali lipatnya. Memiliki ayah
yang merokok menjadikan kadar
kotinin menjadi dua kali lipatnya.
Kotinin adalah metabolit nikotin
yang dihasilkan tubuh.
Tidur bersama orang tua dan suhu
ruangan yang lebih rendah juga
berkaitan dengan meningkatnya
kotinin. Kotinin diukur dari sampel
urin yang diambil dari bayi berumur
12 minggu. Tujuh puluh satu bayi
mempunyai paling sedikit satu
orang tua yang merokok.
Peneliti dari Leicester Medical
School bekerjasama dengan Uni-
versitas Warwick mengatakan
bahwa bayi yang terkena asap ro-
kok cenderung berasal dari ke-
luarga miskin yang memiliki ruang-
an lebih sempit dan pemanasan
yang tidak cukup.
Kadar kotinin yang lebih tinggi di
musim dingin merupakan refleksi
faktor-faktor kunci lain yang
mempengaruhi paparan merokok
pasif, seperti ventilasi yang buruk
atau kecenderungan para orang
tua untuk merokok di dalam ruangan
selama musim dingin.
Tidur bersama orang tua meru-
pakan faktor risiko untuk kematian
di tempat tidur. Penulis menjelaskan
salah satu alasan untuk hal ini
mungkin menghirup partikel asap
selama tidur atau dekatnya pakaian
dan benda lain yang terkontami-
nasi asap rokok.
Hampir 40% anak di bawah 5 tahun
dipercaya terpapar asap tem-
bakau di rumah dan rokok
bertanggung jawab terhadap
lebih dari 6.000 kematian anak-
anak muda per tahun di Amerika.
Tetapi penulis memahami kesulitan
praktis untuk melarang merokok
di rumah pribadi karena tergan-
tung pada sikap orang tua atau
perawat masing-masing.
Sumber : Archives in Childhood 2007 online
BERITA TERKINI