Indonesian Peritoneal Dialysis College 2007, Jakarta 16 - 17
Maret 2007
Sejak tahun 1977 terdapat 465 pasien telah melakukan
transplantasi ginjal di Indonesia dan ada 1.000 lebih pasien Indonesia
lainnya melakukan hal ini di luar negeri, demikian dikemukakan DR
Dr Suhardjono SpPD-KGH, K-Ger saat presentasinya yang berjudul
'Treatment for End Stage Renal Diseases in Indonesia', pada acara
Indonesia PD College 2007. Acara yang diselenggarakan oleh Kalbe
bersama Baxter ini, dihadiri sekitar 200-an dokter dan tenaga medis
yang berkecimpung dalam perawatan pasien ginjal dari seluruh
Indonesia.
KPPIK FKUI 2007, Jakarta 17 - 18 Maret 2007
Saat ini pelbagai informasi terutama informasi kesehatan
terbuka sangat lebar untuk diakses orang, termasuk oleh pasien. Oleh
karena itu, dokter harus selalu mengupdate ilmunya. Demikian
himbauan Dr Menaldi Rasmin kepada sekitar 1.300 peserta (sebagian
besar dokter umum) Simposium & Kursus Penyegar dan Penambah
Ilmu Kedokteran (KPPIK) 2007 yang berlangsung di Jakarta selama
2 hari. KPPIK tahun ini didahului oleh 6 kursus yang diikuti oleh
sekitar 250 dokter.
Simposium Deteksi Dini dan Management Radang Sendi,
Jakarta 17 Maret 2007
Menurut Dr. Zuljasri Albar, SpPD, Radang Sendi
(osteoartritis/OA) adalah sekelompok penyakit yang tumpang tindih
dengan penyebab berbeda-beda. Hal ini disampaikan dokter dari
Divisi Reumatologi Departemen Ilmu Penyakit Dalam
FKUI/RSUPN-CM ini di depan sekitar 350-an dokter yang
menghadiri Simposium mengenai Radang Sendi dalam rangka
KPPIK 2007 di Hotel Borobudur Jakarta. Acara yang disponsori oleh
FlexasurŽ (salah satu produk original andalan Kalbe untuk gangguan
persendian, otot & tendon) ini, selain menghadirkan dr. Zuljasri, juga
mengundang pakar lainnya seperti: Prof. Harry Isbagio dan Dr. Yoga
Kasjmir (foto).
Pengumuman Lomba Penulisan Kanker yang diselenggarakan
DETAK, RSK Dharmais, 21 Maret 2007
Lomba Penulisan Kanker yang dibuka pada saat peresmian
DETAK yang diikuti
oleh 24 tulisan telah
ditutup pada 28
Februari 2007.
Dewan juri yang
terdiri dari Prof. DR.
Dr. Samsuridjal
Djauzi, SpPD, Dr.
Kartono Mohamad,
Drs. Irwan Julianto,
MPH, telah me-
Cermin Dunia Kedokteran No. 154, 2007
164
ngumumkan pemenang Lomba Penulisan Kanker untuk Wartawan
pada 21 Maret 2007 di RS. Kanker Dharmais. (foto sebelum
pengumuman, ki-ka: Dr Sri Hartini SpPK MARS, Direktur RS
Kanker Dharmais, Ibu Adiati Arifin Siregar, Ketua Umum Yayasan
Kanker Indonesia, Bpk Fuad Hamzah, PT Kalbe Farma Tbk).
Seminar IKCC Maret 2007: Swa Analisa Hasil Laboratorium,
Jakarta 24 Maret 2007
Beberapa manfaat pemeriksaan laboratorium, menurut Ibu Tri
Hastuti dari Laboratorium Klinik Prodia, adalah untuk mencari
penyakit, memantau penyakit maupun hasil pengobatan. Namun yang
harus diingat, hasil laboratorium di luar hasil normal belum tentu
berarti seseorang menderita sakit. Penjelasan ini disampaikan Tri di
depan sekitar 80 peserta seminar IKCC di gedung Graha Bethel
Jakarta Pusat. Pada acara ini juga diundang Bpk Benny Judiawan,
donatur ginjal setelah 13 tahun mendonorkan ginjalnya.
Seminar Prospek Bisnis Suplemen Makanan dan Multivitamin
dalam Industri Penjualan Langsung, Jakarta 5 April 2007
Health Food atau suplemen makanan tidak bisa diklaim
mempunyai khasiat mengobati, mencegah maupun mendiagnosis. Hal
ini dikemukakan Reginald Wuisan, Vice Chairman ASEAN Alliance
of Health Supplement Association di depan para wartawan di Jakarta,
5 April 2007. Acara yang diselenggarakan oleh PT Amway Indonesia
itu menghadirkan para pakar seperti: Dr Samuel Oentoro SpGK, Bpk.
Helmy Attamimi (APLI), dan Bpk. Umar Faruq Marketing Manager
perusahaan MLM tersebut.
Simposium CCIM 2007, Jakarta, 9 - 11 Maret 2007
Di Indonesia kebanyakan kasus Flu Burung terlambat ditangani.
Hal ini diungkapkan Dr Santoso Soeroso, mengawali acara
Simposium Chest & Critical in Internal Medicine (CCIM) 2007 di
Hotel Borobudur Jakarta Sabtu, 10 Maret 2007. Acara yang
diselenggarakan oleh Divisi Paru & Perawatan Kritis Departemen
Penyakit Dalam FKUI ini, berlangsung selama 2 hari, diikuti oleh
sekitar 460 peserta dari seluruh Indonesia. Simposium didahului
dengan Workshop sehari.
Laporan lengkap dari pelbagai simposium di atas (dalam Bahasa
Indonesia / English), bisa diakses pada
http://www.kalbe.co.id/seminar.
Sambungan dari halaman 163
Jika dikelompokkan ke dalam modul-modul sub-sistem, maka
sistem informasi rumah sakit dapat dikelompokkan sebagai berikut :
Front Office
ˇ
Reservasi/Registrasi Pasien
ˇ
Informasi/Public Relation/Marketing
ˇ
Medical Record/Rekam Medik
Patient Care
ˇ
UGD / IGD
ˇ
Rawat Jalan / Poliklinik / One Day Care
ˇ
Rawat Inap (Perawatan, Tindakan, Visit Dokter dll)
Medical Support/Penunjang Medis
ˇ
Apotik/Farmasi & Laboratorium
ˇ
Radiologi & Fisioterapi
Back Office
ˇ
Cashier / Billing & Payment
ˇ
HRD / Kepegawaian & Payroll
ˇ
Finance & Akuntansi (Akuntansi dan Keuangan)
ˇ
Inventory / Gudang Stock Alkes/Non-Alkes Farmasi
ˇ
Bagian Gizi / Dapur / Pantry
y Cleaning
erupakan suatu
stand
dalah bahwa
mem
ˇ
Housekeeping / Laundry & Dr
Apakah pengelompokan tersebut di atas m
ar framework dari suatu sistem informasi rumah sakit yang
sudah baku? Saya sendiri belum yakin, itu hanyalah pengelompokan
sub sistem yang memang sudah banyak dipakai oleh institusi medis.
Karena hingga saat ini belum ada kesepakatan resmi dari para praktisi
yang terkait untuk menentukan pengelompokan sub sistem yang
benar-benar tepat maka tiap-tiap institusi medis akan berjalan sendiri-
sendiri sesuai dengan kesepakatan institusi mereka. Jika diteliti lebih
lanjut bagaimana dengan standarisasi teknis dari proses kegiatan
sebuah institusi rumah sakit sampai ke hal-hal yang bersifat detail?
Jawabannya pun hingga saat ini masih bersifat ambigu.
Maka kesimpulan yang dapat saya rangkum a
ang sudah selayaknyalah jika istilah dalam dunia informatika
kedokteran mulai diarahkan kepada satu istilah yang baku, setelah itu
barulah kita bisa berbicara mengenai standarisasi teknis lainnya yang
sebenarnya masih banyak dan bersifat kompleks. Dengan demikian
masyarakat peminat informatika kedokteran akan dapat melihat visi
dan misi yang terkandung dari istilah tersebut.
Cermin Dunia Kedokteran No. 142, 2004 165