background image
ABSTRAK
ALERGI Zn
Dari Jepang dilaporkan satu kasus
perempuan 59 tahun yang mengalami
erupsi kulit telapak tangan dan kaki
berupa pustulae, vesikel dan eritema
yang mengelupas sesuai dengan
pustulosis palmoplantar (PPP). Semua
pemeriksaan laboratorium normal. Dia
pernah mendapatkan perawatan gigi
yang ekstensif kira-kira 5 tahun yang
lalu. Dilakukan patch-test terhadap
berbagai logam, dan setelah 48 jam
terlihat reaksi hebat terhadap Zn..
Semua tambalan gigi dibongkar
dan diganti dengan bahan bebas Zn;
dan dalam 4 minggu semua lesi kulit
hilang tanpa pengobatan apapun.
Lancet 2005;366:1050
brw
ASCOT-BPLA
Suatu
studi
multisenter,
prospektif, acak buta-ganda dilakukan
atas 19 257 pasien hipertensi berusia
40-79 tahun dan mengidap sedikitnya 3
risiko kardiovaskuler lain. Mereka
mendapat 5-10 mg. amlodipin,
ditambah 4-8 mg perindopril jika perlu
(n=9639), atau 50-100 mg. atenolol
ditambah 1.25 ­ 2.5 mg. bendroflu-
methiazide jika perlu (n=9618).
Studi ini dihentikan sebelum
waktunya setelah 5.5 tahun (median)
follow up dan 106 153 patient-years.
Meskipun tidak bermakna, diban-
dingkan dengan protokol atenolol,
pasien dengan protokol amlodipin
lebih sedikit yang menderita primary
endpoint (infark miokard non fatal dan
penyakit jantung koroner fatal) ­ 429
vs. 474 (unadjusted HR 0.90, 95%CI
0.79-1.02, p=0.1052), stroke fatal dan
non fatal ­ (327 vs. 422; 0.77, 0.66-
0.89, p=0.0003), kejadian dan tindakan
kardiovaskular total (1362 vs. 1602;
0.84; 0.78-0.90, p<0.0001) dan
mortalitas semua sebab (738 vs. 820;
0.89; 0.81-0.99, p=0.025). Kejadian
diabetes lebih sedikit di kalangan
amlodipin (567 vs. 799; 0,.70, 0.63-
0.78, p < 0.0001)
Lancet 2005;366::895-906
brw
SUPLEMENTASI SENG (Zn)
Suplementasi seng (Zn) telah
dilaporkan dapat mencegah infeksi
saluran pernapasan atas dan diare di
kalangan balita.
Di Bangla Desh, 1665 anak-anak
miskin perkotaan berusia 60 hari sd. 12
bulan secara acak menerima 70 mg. Zn
atau plasebo sekali seminggu selama
12 bulan.
Sejumlah 809 anak menerima Zn,
812 plasebo dan 34 lainnya tidak
diikutsertakan kerena mengidap tbc.
Selama percobaan 103 anak dari
kelompok Zn dan 44 dari kelompok
kontrol keluar dari percobaan.
Kejadian pneumonia di kalangan
Zn secara bermakna lebih rendah
dibandingkan kelompok kontrol (199
vs. 286; RR 0.83, 95%CI 0.73-0.95)
dan juga berpengaruh kecil tetapi
bermakna terhadap kejadian diare
(1881 kasus vs. 2407; 0.94, 0.88 ­
0.99).
Dijumpai 2 kematian di kelompok
Zn dan 14 di kelompok plasebo
(p=0.013). tidak dijumpai kematian
terkait penumonia di kalangan Zn, ada
10 di kelompok plasebo.
Kelompok Zn lebih tinggi tetapi
tidak lebih berat dibandingkan kelom-
pok plasebo. Kadar Cu dan Hb tidak
terpengaruh selama pengobatan Zn.
Para peneliti menyimpulkan
bahwa suplementasi 70 mg. Zn sekali
seminggu menurunkan insiden
penumonia dan kematian di kalangan
anak-anak; tetapi mereka meragukan
ketaatan berobat mengingat pembe-
riannya yang sekali seminggu.
Lancet 2005;366:999-1004
brw
MORTALITAS PASIEN HIV
Sejumlah 18 program HAART di
Afrika, Asia dan Amerika Selatan
(rata-rata berpendapatan rendah) yang
diikuti olah 4810 pasien HIV-1 (+)
baru dibandingkan dengan 12 studi
kohort di Eropa dan Amerika Utara
(rata-rata berpendapatan tinggi) yang
diikuti olah 22217 pasien serupa.
Semua pasien dari negara berpen-
dapatan tinggi dan 2725 (57%) pasien
dari negara berpendapatan rendah
dapat di follow-up dan datanya
dianalisis.
Dibandingkan dengan pasien yang
berasal dari negara berpendapatan
tinggi, pasien yang berasal dari negara
berpendapatan rendah rata-rata
mempunyai tingkat sel CD4 yang lebih
rendah (median 108 sel/ul vs. 234
sel/ul), lebih banyak perempuan (51%
vs. 25%) dan lebih sering memulai
pengobatannya dengan NNRTI (non-
nucleoside reverse transcriptase
inhibitor) (70% vs. 23%).
Setelah 6 bulan peningkatan rata-
rata (median) sel CD4 (106 sel/ul vs.
103 sel/ul) dan persentase pasien yang
mencapai kadar HIV-1 RNA < 500
copies/ml (76% vs. 77%) tidak
berbeda.
Mortalitas lebih tinggi di kalangan
berpendapatan rendah (124 kematian
selama follow up 2236 person-years)
dibandingkan dengan di kalangan
berpendapatan tinggi (414 kematian
selama 20532 person-years).
Hazard ratio mortalitas di
kalangan berpendapatan rendah
dibandingkan dengan kalangan
berpendapatan tinggi turun dari 4.3
(95%CI 1.6 ­ 11.8) dalam bulan
pertama menjadi 1.5 (0.7-3.0) dalam
bulan ke tujuh - duabelas.
Pengobatan gratis dikaitkan
dengan mortalitas yang lebih rendah
(adjusted HR 0.23; 95%CI 0.08-0.61).
Lancet 2006;367:817-24
brw
Cermin Dunia Kedokteran No. 154, 2007 55

Document Outline