apsul
MRI
Saat ini sudah banyak alat pemeriksaan MRI tersedia di Indonesia; selain itu makin banyak keadaan/penyakit yang
dapat diperiksa dengan cara ini.
Meskipun demikian, mengingat MRI bekerja berdasarkan prinsip medan magnit, beberapa hal/keadaan harus
diperhatikan agar tidak membahayakan pasien yang diperiksa maupun petugas yang ada di sekitarnya.
Di dalam ruang MRI tidak boleh ada benda logam, bahkan klip atau jepit rambut sekalipun karena benda-benda
tersebut dapat tertarik dengan kecepatan sampai 60 km/jam di dalam medan magnit 1,5 Tesla; apalagi gunting, klem
atau alat bedah logam lain; bahkan tangki oksigen tidak boleh berada di dalam ruangan.
Lalu bagaimana dengan implan atau klip atau alat elektronik yang tertanam di dalam tubuh seseorang ?
Implan logam dan prostesis
Implan logam dapat bergeser kedudukannya, atau menjadi panas di dalam medan magnit dan menyebabkan artefak.
Implan bukan logam tidak berubah kedudukannya, tetapi dapat memanas dalam medan magnit.
Klip aneurisma intrakranial
Kedudukan klip dapat bergeser menyebabkan robekan pembuluh darah, menyebabkan perdarahan, iskemi, bahkan
kematian; meskipun terbuat dari bahan nonmagnetik, tetap dapat bergeser dalam medan magnit.
Alat pacu jantung
Sangat sensitif terhadap medan magnit, dapat bergeser dan menyebabkan kekacauan program. Pada pasien/orang
yang alat pacu jantungnya telah diangkat, masih mungkin tertinggal serpihan kabelnya yang dapat menyebabkan
fibrilasi jantung.
Prostesis katup jantung
Dapat bergeser dalam medan magnit, tetapi umumnya minimal dibandingkan dengan gerak jantungnya sendiri;
meskipun demikian tetap perlu diwaspadai.
Implan kokhlea
Dapat tertarik dan teraktivasi dalam medan magnit.
Benda asing logam dalam bola mata
Pada pekerja logam, sering terdapat/tertinggal serpihan halus logam di sekitar mata, yang dapat tertarik/bergeser
dalam medan magnit sehingga mencederai jaringan di sekitarnya. Semua pasien dengan dugaan trauma/perlukaan mata
sebaiknya di foto Ro biasa terlebih dulu sebelum menjalani MRI.
Implan ortopedik
Sebagian besar implan ortopedik aman dalam medan magnit; meskipun demikian, prostesis yang besar seperti
untuk sendi panggul dapat memanas dalam pengaruh medan magnit. Umumnya implan ortopedik dapat diperiksa
dengan MRI tanpa bahaya.
Klip abdomen
Klip yang digunakan untuk menutup luka abdomen pasca operasi umumnya aman karena tertanam di dalam
jaringan ikat, tetapi menyebabkan artefak sesuai dengan kalibernya dan dapat mempengaruhi mutu gambar yang
dihasilkan.
Sumber : Westbrook C. MRI at a Glance. Blackwell Science, 2002 brw
Cermin Dunia Kedokteran No. 153, 2006 43