background image
ABSTRAK
Aplikasi Terapi Stem Cell
pada Luka Bakar
Nurhadi Ibrahim
Departemen Ilmu Fisiologi, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Jakarta, Indonesia
Luka bakar akan menimbulkan kelainan fisiologis dan psikologis. Luka
bakar yang luas memerlukan penanganan khusus dan terintegrasi untuk
mencegah timbulnya berbagai komplikasi yang berat bahkan sampai
menimbulkan kematian. Penyebab utama kematian pada luka bakar yang luas
adalah sepsis yang berkaitan dengan luka terbuka yang luas. Penutupan atau
penyembuhan luka terbuka yang cepat dan permanen merupakan faktor yang
paling penting untuk menurunkan risiko timbulnya komplikasi yang berat.
Penyembuhan luka merupakan proses biologis yang dinamis meliputi
berbagai mekanisme yang kompleks yaitu; berbagai fase pembekuan darah,
proses inflamasi, proliferasi sel, pertumbuhan atau pembentukan pembuluh
darah baru dan rekonstruksi matriks ekstrasel atau repair and remodeling.
Interaksi faktor-faktor pertumbuhan dan sel epitel fibroblas dan sel endotel
berperan penting dalam proses biologis penyembuhan luka. Transplantasi
jaringan kulit sampai saat ini masih merupakan pilihan utama untuk menutup
jaringan kulit yang terbuka luas. Metode transplantasi ini menimbulkan
berbagai masalah seperti timbulnya jaringan parut, nyeri permanen pada
bagian kulit yang diambil dan lain lain.
Teknologi stem cell atau teknologi kultur jaringan sangat memungkinkan
untuk diterapkan pada terapi luka bakar yang luas guna menghilangkan
komplikasi yang ditimbulkan metode transplantasi jaringan kulit. Oleh karena
itu sudah saatnya dikembangkan teknologi stem cell di Indonesia.
Keyword: Luka bakar, penyembuhan luka, faktor pertumbuhan, fibroblast,
keratinocyte, stem cell
Cermin Dunia Kedokteran No. 153, 2006
20

Document Outline