background image
E
E
D
D
I
I
T
T
O
O
R
R
I
I
A
A
L
L
Ilmu kedokteran selalu berusaha untuk memperpanjang dan memperbaiki
kualitas kehidupan manusia; praktis seluruh penelitian dan usaha pengobatan
diarahkan untuk mencapai tujuan tersebut ­ antibiotika dikembangkan untuk
memerangi penyakit-penyakit infeksi, obat-obat antihipertensi, antidiabetik dan
lain-lain ditujukan untuk mengatasi kelemahan atau gangguan metabolisme
tubuh agar tetap optimal mendukung kehidupan; kanker terus menerus dicari
penyebabnya dan diperangi dengan obat-obat antikanker agar tidak merusak
sel-sel yang masih sehat dan penyakit Alzheimer sampai saat ini merupakan
target utama penelitian untuk dapat ditanggulangi.
Dalam semangat yang sama, dengan kemungkinan yang sangat besar dan
karenanya akan sangat menarik untuk diselidiki dan dikembangkan, adalah
bagaimana manusia bisa mencegah penuaan, bagaimana kita bisa
`meremajakan' kembali sel-sel yang sudah uzur sehingga dapat lebih lama
mendukung kehidupan dan bagaimana kita bisa mengatasi penyakit-penyakit
degeneratif yang juga berkaitan dengan penurunan fungsi tubuh.
Oleh karena itu penelitian stem cell sangat menarik untuk dicermati karena
membuka kemungkinan baru yang boleh dikatakan merupakan the new
frontier; yang mudah-mudahan juga the last frontier bagi usaha memelihara
dan mengisi kehidupan manusia agar tetap berhasil guna dan berdaya guna.
Naskah yang kami terbitkan dalam edisi khusus ini merupakan makalah
sebagian topik yang dibahas dalam simposium Stem Cell yang telah
diselenggarakan pada tanggal 2 September 2006 di Aula Fakultas Kedokteran
Universitas Indonesia, Salemba, Jakarta berkat kerjasama Unit Riset
Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, PT Kalbe Farma Tbk.,
dan majalah Cermin Dunia Kedokteran, ditambah dengan beberapa makalah
lain yang tidak termasuk dalam yang dibahas dalam simposium tersebut, tetapi
masih berkaitan dengan topik bahasan.
Semoga terbitan ini dapat bermanfaat, terutama bagi sejawat yang tidak
bisa hadir mengikuti simposium tersebut; tentu dengan harapan bisa membuka
cakrawala pemikiran baru mengenai bagaimana kita bisa mengatasi masalah-
masalah kesehatan di kemudian hari.
Selamat membaca,
Redaksi
Cermin Dunia Kedokteran No. 153, 2006
2