443
| AGUSTUS 2010
E
protirome (hormon tiroid analog)
menambah penurunan kadar le-
mak darah pada pasien-pasien
dislipidemia yang telah diterapi den-
gan statin. Simpulan ini merupakan
hasil penelitian dr. Paul Ladenson dan
rekan dari Johns Hopkins University
School of Medicine, Baltimore, Ameri-
ka Serikat. Dr. Paul mengatakan bahwa
berdasarkan penelitian ini, eprotirome
menurunkan kadar kolesterol total dan
kolesterol LDL (Low Density Lipopro-
tein). Selain itu, tidak seperti statin,
eprotirome efektif menurunkan kadar
trigliserida, sehingga dapat diberikan
sebagai terapi pasien dislipidemia
campuran. Hasil penelitian dr. Paul
dan rekan ini telah dipublikasikan da-
lam the New England Journal of Medi-
cine edisi bulan Maret 2010.
Penelitian ini bertujuan untuk menel-
iti apakah pemberian eprotirome da-
pat memberikan manfaat tambahan
dalam menurunkan kadar kolesterol
total, trigliserida dan kolesterol LDL,
yang merupakan lipoprotein yang ber-
sifat artherogenik serta meneliti efek
samping yang mungkin terjadi. Pene-
litian efek samping ini penting, karena
eprotirome, sebagai hormon tiroid
analog dikhawatirkan memiliki efek
samping terhadap organ tubuh yang
sensitif terhadap hormon tiroid, yaitu
jantung dan otot skeletal. Penelitian
merupakan penelitian kontrol plase-
bo, multisenter melibatkan 137 pasien
yang telah mendapatkan terapi statin
paling tidak selama 3 bulan. Pasien se-
cara acak dibagi menjadi 3 kelompok
terapi, yang diberi terapi eprotirome
25 g, 50 g, atau 100 g.
Hasil penelitian memperlihatkan bah-
wa pemberian eprotirome pada pasi-
en-pasien yang telah diterapi dengan
statin secara bermakna menambah
penurunan kadar kolesterol total, ko-
lesterol LDL dan trigliserida. Penuru-
nan ini semakin nyata pada kelompok
dengan dosis eprotirome yang lebih
besar.
Selain itu tidak dijumpai tanda mau-
pun gejala akibat pemberian hormon
tiroid analog seperti tirotoksikosis/
hipertiroidisme, peningkatan denyut
jantung per-menit atau aritmia, penu-
runan berat badan, maupun gangguan
pembentukan tulang (dari pemerik-
saan marker serologik dan penekanan
terhadap tirotropin). Dr. Ladenson
mengatakan bahwa eprotirome ini
dapat menjadi terapi tambahan bagi
pasien-pasien yang telah diterapi den-
gan statin namun tidak mencapai tar-
get terapi.
SIMPULAN:
· Eprotirome merupakan hormon
tiroid analog yang dalam peneli-
tian dapat menambahkan penu-
runan kadar lemak darah pada
pasien-pasien yang telah diterapi
dengan statin.
· Walau merupakan hormon tiroid
analog, tanda dan gejala efek
samping tirotoksikosis/ hipertor-
oidisme tidak dalam penelitian ini.
(YYA)
REFERENSI:
1. Ladenson P, Kristensen JD, Ridgway C, Olsson
AG, Carlsson B, Klein I, et al. Use of the Thy-
roid Hormone Analogue Eprotirome in Statin-
Treated Dyslipidemia. NEJM 2010; 362 (10):
906-16.
2. Medscape. Eprotirome Further Reduces Cho-
lesterol Levels in Statin-Treated Patients. [cited
2009 March 23]. Available from: http://www.
medscape.com/viewarticle/718099?src=mpne
ws&spon=2&uac=117092CG
Fariabel per dosis
eprotirome (µg)
Garis dasar
(baseline)
Minggu ke-12
Perubahan rata-
rata dibanding
baseline (mg/dL)
p
Kolesterol Total (mg/dL)
25
214
178
-36
<0.001
50
211
166
-45
<0.001
100
215
158
-57
<0.001
Kolesterol LDL (mg/dL)
25
144
113
-32
<0.001
50
138
99
-39
<0.001
100
141
94
-47
<0.001
Trigliserida (mg/dL)
25
140
112
-29
<0.01
50
141
106
-34
<0.01
100
155
93
-61
<0.001
Tabel 1. Perbandingan kadar lemak serum sebelum dan sesudah terapi eprotirome.
Eprotirome, Hormon Tiroid Analog, Menurunkan
Kadar Kolesterol Pasien Dislipidemia
yang Diterapi dengan Statin
BERITA
TERKINI
CDK ed_179 Agustus-September'10 DR.indd 443
CDK ed_179 Agustus-September'10 DR.indd 443
7/23/2010 10:33:29 PM
7/23/2010 10:33:29 PM